Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

PENGEMBANGAN MODEL PARTISIPATIF MASYARAKAT DALAM MENCIPTAKAN LINGKUNGAN YANG SEHAT, BERKUALITAS DAN PRODUKTIF (SEMADU) BAGI MASYARAKAT DI MASA PANDEMI COVID-19 DI DESA SUKADAMAI CIKUPA Yuliati; Abdurrasyid; Rian Adi Pamungkas
JURNAL ANTARA ABDIMAS KEPERAWATAN Vol 6 No 1 (2023): Jurnal Antara Abdimas Keperawatan
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37063/abdimaskep.v6i1.814

Abstract

Pendahuluan: Keadaan sehat adalah kehendak semua pihak, tidak hanya di dominasi oleh perorangan, akan tetapi juga harus dimiliki oleh kelompok dan bahkan oleh masyarakat. Desayang bersih menjadi sebuah cerminan bagi setiap individu dalam menjaga kesehatan jasmani dalam kehidupan sehari-hari. Sebagaimana diketahui bahwa kehidupan manusia sendiri tidak bisa dipisahkan baik lingkungan alam maupun lingkungan sosial. Maka seharusnya segala aspek yang ada dalam masyarakat dapat menjaga kebersihan lingkungan. Metode: Metode yang digunakan yaitu survey, sosialisasi kepada masyarakat, dan memberikan edukasi pada waega desa Hasil: Masyarakat yang peduli akan desanya untuk menjadi seterkait Sehat, Produktif dan Berkualitas bagi masyarakat di masa pandemi COVID-19 Desa Sukadamai, melalui Senam kaki diabetes pada Lansia, didapatkan data 40 % masyarakat LANSIA mengikuti kegiatan edukasi dan demonstrasi dalam melakukan Senam kaki diabetes dengan baik dan antusias. Kesimpulan: Masyarakat memberikan respon yang baik dan berkomitmen ikut serta dalam membentuk desa Sehat dan Mandiri
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DALAM PENANGANAN KESEHATAN KORBAN BENCANA GEMPA CIANJUR JAWA BARAT Abdurrasyid Abdurrasyid; Rian Adi Pamungkas; Budi Mulyana; Sri Teguh Rahayu; Evi Medina Oktavia
Jurnal Abdimas Bina Bangsa Vol. 5 No. 1 (2024): Jurnal Abdimas Bina Bangsa
Publisher : LPPM Universitas Bina Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46306/jabb.v5i1.935

Abstract

Earthquakes are genuine disasters that occur due to the movement of the earth's plates, causing vibrations and even shaking. One of the impacts that occurred from the earthquake disaster in Cianjur Regency was the health care for the victims. Community empowerment in health care needs to be carried out as an effort to speed up health care for disaster victims in Cianjur Regency. The method for implementing empowerment is through 5 stages; 1) preparatory stage; 2) assessment stage; 3) activity planning stages; 4) implementation stages; and 5) termination stage. Empowerment activities speed up the community in collecting information on problem conditions and handling them. Volunteer officers who are members of the empowerment team for handling disaster victims need to have special emergency skills, wound care, and survival and safety skills
Pengaruh Stress Kerja, Kompensasi Dan Kepuasan Kerja Terhadap Kinerja Dokter: Studi Kasus di RSUD Dr. Soeroto Ngawi Sofia Tresia; Rokiah Kusumapradja; Rian Adi Pamungkas
COMSERVA : Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 4 (2024): COMSERVA : Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/comserva.v4i4.1418

Abstract

Kinerja yang menjadi fokus utama dalam mengelola sumber daya manusia oleh perusahaan dalam hal ini rumah sakit berusaha untuk itu mendorong kinerja untuk mencapai tingkat terbaik sehingga rumah sakit mencapai tujuan yang telah ditetapkan dalam rencana strategis. Tujuan penelitian adalah untuk menganalisis pengaruh stress kerja, kompensasi dan kepuasan kerja terhadap kineraj. Model yang digunakan untuk menguji penerimaan teknologi adalah teori Quality of work. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain penelitian explanatoris causalitas. Tenik pengambilan data dengan kuesioner dan diuji menggunakan regresi berganda. Berdasarkan hasil penelitian diatas dapat dirangkum bahwa temuan pada penelitian ini adalah sejalan dengan teori Quality of work dengan variabel stress kerja, kompensasi dan kepuasan kerja terhadap kinerja baik secara simultan. Selain itu, secara parsial stress kerja dan kompensasi tidak berpengaruh terhadap kinerja. Penelitian ini membantu manajemen rumah sakit dalam mengembangkan sistem untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia khususnya dokter dalam kesehatan mental seperti halnya regulasi sehingga dapat meningkatkan kualitas kerja dokter itu sendiri dan mereduksi tingkat sress dalam bekerja
Sistem Manajemen Risiko Berbasis ISO 31000:2018 di RS Khusus Tumbuh Kembang GSH Titi Anggraeni Nasution; Rhian Indradewa; Tantri Yanuar Rahmat Syah; Rian Adi Pamungkas
Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 5 No. 5 (2025): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/cerdika.v5i5.2593

Abstract

Rumah Sakit Khusus Tumbuh Kembang adalah fasilitas pelayanan kesehatan yang terdiri dari pelayanan multidisiplin yang memantau dan menangani masalah pertumbuhan dan perkembangan anak sejak lahir sampai berusia18 tahun atau pengobatan terhadap anak yang mengalami gangguan pada tumbuh kembang. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana manajemen risiko diterapkan sesuai dengan standar ISO 31000:2018. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode kualitatif deskriptif, para peneliti mengumpulkan data yang relevan melalui studi literatur dan tinjauan pustaka yang berkaitan dengan masalah atau topik penelitian. Hal ini dilakukan dengan mengidentifikasi dan mengevaluasi risiko di RS Khusus Tumbuh Kembang GSH dengan menggunakan model yang telah dikembangkan sebelumnya, dan menyarankan tindakan manajemen risiko yang sesuai untuk mengatasi risiko yang telah teridentifikasi dalam kasus studi di RS Khusus Tumbuh Kembang GSH. Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan di RS Khusus Tumbuh Kembang GSH menggunakan metode ISO 31000 : 2018 didapatkan kesimpulan bahwa analisis risiko pada fasilitas pelayanan Kesehatan yaitu Rumah Sakit dikategorikan menjadi empat tahapan. Tahap pertama adalah identifikasi, kedua adalah analisis Risiko, ketiga Evaluasi Risiko, dan Perlakuan Risiko. Dengan metode yang digunakan didapatkan hasil bahwa terdapat 2 jenis risiko yaitu risiko internal dan risiko eksternal. Risiko internal terdiri dfari risiko pemasaran, risiko operasional, risiko human capital, risiko keuangan. Sedangkan risiko eksternal terdiri dari risiko politik, risiko ekonomi, risiko social, risiko teknologi dan risiko lainnya. Diberikan juga rekomendasi mitigasi yang tepat untuk 35 risiko untuk tingkat low, moderate, high dan extreme.
Due Diligence in Financial Aspects for Remedies Postpartum Care Center Saptiangga Sartono; Rhian Indradewa; Unggul Kustiawan; Rian Adi Pamungkas
Return : Study of Management, Economic and Bussines Vol. 4 No. 3 (2025): Return: Study of Management, Economic and Business
Publisher : PT. Publikasiku Academic Solution

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57096/return.v4i3.349

Abstract

This study evaluates the financial feasibility of the Remedies Postpartum Care Center, which aims to provide holistic health services for postpartum mothers during the critical period of 0-14 days after delivery. The purpose of this study is to assess the feasibility of investment by conducting a financial due diligence analysis, including revenue projections, Return on Investment (ROI), Net Present Value (NPV), and Internal Rate of Return (IRR) calculations. The results showed that the average ROI reached 16.93%, with a positive NPV and a payback period of four years. In addition, the IRR was recorded at 44% in the fifth year, indicating that the project was feasible. The findings also showed that Remedies had no short- or long-term debt, with a current ratio of 2.64 times. The Remedies Postpartum Care Center has good prospects based on the financial analysis conducted. With a solid risk management strategy and significant revenue projections, the project is feasible for implementation. This research provides guidance for investors and entrepreneurs in assessing the feasibility of healthcare projects. The results can be used as a reference for policy development to support postpartum care centers in Indonesia.
Air Management in Chemistry Laboratories to Prevent Sick Building Syndrome (SBS): A Mixed-Method Approach Abdurrasyid; Helmi Geisfarad; Rian Adi Pamungkas; Aprilita Rina Yanti; Duan Elnastio; Diman Wahyudin
Jurnal Penelitian Pendidikan IPA Vol 11 No 4 (2025): April
Publisher : Postgraduate, University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppipa.v11i4.10799

Abstract

Chemistry laboratories are inherently high-risk environments where poor Indoor Environmental Quality (IEQ) can contribute to Sick Building Syndrome (SBS)—a condition marked by symptoms such as headaches, respiratory irritation, and reduced concentration, which negatively affect user productivity and well-being. Ensuring optimal air circulation is critical to maintaining thermal comfort, air quality, and compliance with occupational health and safety standards. This study adopts a mixed-method approach using a sequential exploratory design to investigate user comfort perceptions in chemistry laboratories. Data were collected through surveys of 50 respondents from five educational institutions to capture the Voice of Customer (VoC) regarding environmental comfort. Qualitative findings were enriched through benchmarking and further analyzed using the House of Quality (HoQ) method to identify air circulation deficiencies and prioritize improvements. The analysis revealed that educational laboratories underperform in temperature control, humidity regulation, and air freshness when compared to industrial and training laboratories. Key factors affecting comfort include air circulation pathways (score = 42) and air regulation mechanisms (score = 36), followed by circulation points (score = 21) and air conditioning systems (score = 11). The proposed solution involves integrating cassette-type air conditioners with a Louver Fresh Air (LFA) system to enhance thermal stability and ensure fresh air exchange. These improvements are vital for preventing SBS, enhancing user well-being, and supporting effective laboratory-based learning.