Jufri
Program Studi Kesehatan Masyarakat, Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Makassar

Published : 8 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 8 Documents
Search

Simulation Game to Improve Knowledge and Attitude of Female Students Regarding Personal Hygiene During Menstruation Andi Yulia Kasma; Marisna Eka Yulianita; Jufri Jufri; And Ayumar
Jurnal Keperawatan Vol 14 No S2 (2022): Jurnal Keperawatan: Supp Juni 2022
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kendal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (284.905 KB)

Abstract

Personal hygiene during menstruation is crucial and should be carefully considered by every female student since poor personal hygiene can lead to disorders of the reproductive tract and organs. According to the 2020 Population Census results, Indonesia's population in 2020 was 270,203,917 (as of September 2020), with female adolescent aged 10 to 19 years by 22.73 million, or 48.49 percent of the overall youth population. This study aims to recognize the impact of simulation game approach to female adolescents’ knowledge and attitudes regarding personal hygiene during menstruation. This study is Quasi Experiment with Pretest-Posttest Nonequivalent Control Group Design. The participants were all female students in that number of samples was 64 respondents selected by purposive sampling. Snakes and ladders online games and true-false games are among the simulation games applied. The results of statistical tests obtained p = 0.000 (p<0.05) for knowledge variable and p = 0.000 (p<0.05) for attitude variable, indicated that there was a significant difference in the average score of respondents' knowledge and attitudes before and after they participate in a simulation game. It concluded that health education regarding personal hygiene during menstruation for female adolescent through simulation game (Persimu) may improve the knowledge and attitudes of female students at SMPN 12 Makassar so that they can behave in excellent menstrual hygiene. It is encouraged to school to provide frequent health education concerning personal hygiene during menstruation so that students can practice adequate menstrual hygiene.
Karakteristik dan Persepsi Ekonomi Pekerja Tambang yang Terlibat pada Pertambangan Emas Skala Kecil di Area Bombana Basri Basri; Asriani Achmad; Jufri Jufri; Sulaiman Sulaiman; Waode Alkamalia
Jurnal Promotif Preventif Vol 6 No 2 (2023): April 2023: JURNAL PROMOTIF PREVENTIF
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Pancasakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47650/jpp.v6i2.754

Abstract

Kegiatan Pertambangan Emas Skala Kecil (PESK) dilakukan secara illegal yang berdampak pada penurunan kualitas lingkungan akibat dari pembukaan lahan tidak terkendali menyebabkan kontaminasi logam berat yang memberi gangguan Kesehatan pada pekerja tambang, dan polusi logam berat terhadap ternak, tumbuhan, tanah dan air. Tujuan penelitian ini adalah mengidentifikasi persepsi ekonomi pekerja tambang berdasarkan lama keterlibatan dalam aktivitas PESK. Desain penelitian menggunakan metode survey dengan pendekatan deskriptif untuk mendapatkan data kuantitatif. Populasi sejumlah 250 keluarga dan sampel sebanyak 100 rumah yang ditentukan dengan pendekatan purpossive sampling. Pengumpulan data menggunakan keusioner kemudian diverifikasi dan diolah menggunakan SPSS dan dianalisa menggunakan statistik deskriptif frekuensi. Karakteristik responden lebih banyak perempuan, dengan kelompok umur didominasi 26-45 tahun, pendidikan terakhir sampai pada lulusan SD saja, dan status maritalnya lebih banyak telah menikah. Responden umumnya di area tambang di atas 20 tahun yang mana sebanyak 41% diantaranya telah terlibat dalam aktivitas PESK. Persepsi ekonomi dari warga yang terlibat dalam aktivitas PESK mengindikasikan 50% merasa lebih miskin meskipun ada yang merasa kondisi ekonomi biasa saja dan merasa lumayan (masing-masing 41% dan 9%).
PENINGKATAN MINAT ANAK MENGKONSUMSI MAKANAN TINGGI PROTEIN MELALUI PROGRAM “KREASI PANGAN LOKAL” DALAM UPAYA PENCEGAHAN STUNTING Nurfitri; Muh. Hatta; Renaldi M; Jufri
Jurnal Pengabdian Masyarakat Gerakan Aksi Sehat (GESIT) Vol. 3 No. 2 (2023): Jurnal Pengabdian Masyarakat Gerakan Aksi Sehat (GESIT)
Publisher : LPPM STIK Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51171/jgs.v3i2.389

Abstract

Latar belakang: Pengurangan stunting pada anak merupakan tujuan pertama dari enam tujuan dalam target gizi global untuk tahun 2025. Prevalensi stunting secara global pada tahun 2022 pada semua anak yang berusia kurang dari 5 tahun berkisar 22.3% Prevalensi stunting pada anak di Indonesia masih tetap tinggi selama satu dekade terakhir, dan pada tingkat nasional adalah sekitar 37%. Edukasi dan pemilihan pangan yang tepat sangat diperlukan untuk memenuhi kebutuhan gizi anak pada masa ini guna mencegah terjadinya stunting. Tujuan: kreasi pakan lokal untuk meningkatkan minat anak mengonsumsi makanan tinggi protein dalam upaya pencegahan stunting Metode: yang digunakan pada program kreasi makanan lokal yaitu metode demonstrasi pembuatan makanan berupa puding daun kelor, bubur jagung manis, bakso ikan tenggiri dan puding kacang hijau. Hasil: kegiatan yaitu kreasi pangan lokal dilakukan di empat wilayah kerja puskesmas tamalatea kabupaten jeneponto, demonstrasi kreasi pangan lokal meliputi pembuatan makanan berupa puding daun kelor, bubur jagung manis, bakso ikan tenggiri dan puding kacang hijau yang dihadiri oleh para kader, ibu hamil dan ibu yang memiliki bayi dan balita. Kreasi bentuk makanan sangat efektif untuk meningkatkan pemahaman gizi seimbang anak. Bekal kreasi membentuk makanan yang terdiri menu-menu dengan gizi yang seimbang, akan menambah pengetahuan dan pemahaman anak, sehingga anak akan lebih senang memakan makanan sehat serta menghindari makanan yang dapat berdampak buruk bagi kesehatan. Selain itu, implementasi pengenalan gizi seimbang melalui kreasi bentuk makanan menunjukkan dampak baik pada perkembangan dan pertumbuhan anak Kesimpulan: Para kader dan ibu berpartisipasi aktif dalam pembuatan kreasi pangan lokal ini dan menjadi lebih sadar akan manfaat pangan lokal untuk diolah makanan untuk meningkatkan minat anak mengonsumsi makanan tinggi protein dalam upaya pencegahan stunting.
Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Pemanfaatan Pelayanan Kesehatan Ibu Dan Anak Di Puskesmas Batauga Kecamatan Batauga Kabupaten Buton Sulaiman; Usti Syah Putri; Jufri
Jurnal Mitrasehat Vol. 12 No. 2 (2022): Jurnal Mitrasehat
Publisher : LPPM STIK Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51171/jms.v12i2.336

Abstract

Pelayanan kesehatan ibu dan anak merupakan salah satu program prioritas di Puskesmas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi pemanfaatan pelayanan kesehatan ibu dan anak di Puskesmas Batauga Kecamatan Batauga Kabupaten Buton. Metodologi penelitian ini adalah analisis survei dengan pendekatan cross sectional. Teknik pengambilan sampel adalah total sampling. Jumlah sampel penelitian ini adalah 45 responden. Penelitian ini menemukan bahwa ada hubungan antara pendidikan dengan pemanfaatan pelayanan kesehatan ibu dan anak dengan P-value = 0,04, ada hubungan antara pengetahuan dengan pekerjaan pelayanan kesehatan ibu dan anak dengan P-value = 0,024, ada hubungan antara kinerja tenaga kesehatan dengan pemanfaatan pelayanan kesehatan ibu dan anak dengan P-value = 0,024, dan ada hubungan antara jarak dan pemanfaatan pelayanan kesehatan ibu dan anak dengan P-value = 0,009. Kesimpulannya adalah masing-masing variabel yang terlibat dalam penelitian ini; pendidikan, pengetahuan, kinerja tenaga kesehatan, dan jarak berhubungan dengan pemanfaatan pelayanan kesehatan ibu dan anak. Disarankan kepada paramedis diharapkan dapat meningkatkan lapangan kerja pelayanan kesehatan ibu dan anak melalui sosialisasi dan masyarakat dapat berpartisipasi dalam memanfaatkan pelayanan kesehatan ibu dan anak.
HUBUNGAN LAMA PENGGUNAAN HANDPHONE PADA ANAK DENGAN GANGGUAN PENGLIHATAN MIOPIA DI JAKARTA EYE CENTER ORBITA MAKASSAR Muhammad Sahlan Zamaa; Basri; Renaldi M; Jufri; Lenni Agus
Jurnal Mitrasehat Vol. 13 No. 1 (2023): Jurnal Mitrasehat
Publisher : LPPM STIK Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51171/jms.v13i1.395

Abstract

Latar belakang: Rabun jauh atau miopia merupakan kesalahan refraksi paling terkenal pada anak-anak di seluruh dunia. Rabun jauh atau Miopia merupakan salah satu pemicu berkurangnya penglihatan pada anak-anak dan dewasa berumur 8-12 tahun, antara usia 13-19 tahun. Penyesuaian miopia sebagian besar adalah dengan menggunakan kacamata atau lensa kontak, namun bukan itu jawaban untuk kasus ini, karena kacamata atau lensa kontak tidak dapat memperbaiki kerusakan mata namun hanya membantu menjelaskan penglihatan dengan mengarahkan cahaya sehingga dibiaskan tepat di retina. Di Indonesia prevalensinya mencapai 10% dari 66 juta anak Indonesia pada tahun 2015 dan meningkat pada tahun 2019 sebanyak 22,1%. Tujuan: Untuk mengetahui ada hubungan lama penggunaan handphone pada anak dengan gangguan penglihatan myopia. Metode: Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kuantitatif dengan pendekatan Analitik dengan desain penelitian cross sectional. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah teknik Purposive Sampling dengan jumlah sampel sebanyak 61 responden. Hasil: Penelitian menggunakan uji ststistik Pearson Chi Square menunjukkan nilai p = 0,051 (p >0,05) yang berarti tidak ada hubungan antara lama penggunaan handphone dengan gangguan penglihatan Miopia. Kesimpulan: Dari penelitian ini yaitu tidak ada hubungan antara lama penggunaan handphone dengan gangguan penglihatan Miopia. Diharapkan hasil dari penelitian ini dapat dijadikan sebagai bahan informasi dan masukan bagi peneliti selanjutnya agar terus mengembangkan ide terbaru untuk penelitian selanjutnya.
HUBUNGAN KUALITAS PELAYANAN KESEHATAN DENGAN KEPUASAN PASIEN RAWAT JALAN DI PUSKESMAS BINAMU KOTA KABUPATEN JENEPONTO Sulaiman; Jufri; Irwan; Dhea Setyaningsih Putri
Jurnal Mitrasehat Vol. 14 No. 1 (2024): Jurnal Mitrasehat
Publisher : LPPM STIK Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51171/jms.v14i1.436

Abstract

Latar belakang: Bertambahnya kesadaran masyarakat tentang kesehatan mengakibatkan tuntutan untuk meningkatkan pelayanan kesehatan. Salah satu upaya mengantisipasi keadaan tersebut dengan menjaga kualitas pelayanan, sehingga perlu dilakukan upaya terus menerus agar dapat diketahui kelemahan atau kekurangan jasa pelayanan kesehatan. Tujuan: Untuk mengetahui hubungan kualitas pelayanan kesehatan dengan kepuasan pasien rawat jalan di Puskesmas Binamu Kota Kabupaten Jeneponto. Metode: Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan rancangan cross sectional study. Pengambilan sampel menggunakan teknik accidental sampling dan diperoleh sampel sebanyak 99 responden. Pengumpulan data dilakukan secara wawancara dengan alat bantu kuesioner. Hasil: Analisis bivariat dari 99 responden yang diteliti, diketahui hasil analisis statistik menggunakan uji fisher di dapatkan nilai 0,000 pada semua dimensi maka di peroleh ada hubungan pada dimensi hubungan antar manusia, kenyamanan, keamanan dan ketepatan waktu dengan kepuasan pasien di Puskesmas Binamu Kota Kabupaten Jeneponto. Kesimpulan: Ada hubungan yang signifikan antara dimensi hubungan antar manusia, kenyamanan, keamanan dan ketepatan waktu dengan kepuasan pasien. Di sarankan kepada pihak puskesmas, agar dapat melakukan evaluasi dan perbaikan manajemen kualitas pelayanan sehingga kepuasan pasien terkait dengan hasil penelitian yaitu pada komponen kenyamanan pasien dan ketepatan waktu sehingga diharapkan dapat meningkatkan kepuasan pasien.
HUBUNGAN INDEX ENTOMOLOGI DENGAN KEJADIAN DEMAM BERDARAH DENGUE DI KECAMATAN RAPPOCINI KOTA MAKASSAR Jufri; Ilham Syam; Muhammad Hatta; Sulaiman; Aminullah
Jurnal Mitrasehat Vol. 14 No. 2 (2024): Jurnal Mitrasehat
Publisher : LPPM STIK Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51171/jms.v14i2.487

Abstract

Latar Belakang: Demam Berdarah Dengue merupakan penyakit yang disebabakan oleh virus dengue dan ditularkan melalui gigitan nyamuk Aedes Aegypti. Berdasarkan data Puskesmas Minasa Upa, pada tahun 2019 tercatat 19 kasus DBD, tahun 2020 terjadi penurunan dengan 8 kasus, namun meningkat kemabli pada tahun 2021 dengan 32 kasus. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara house index, container index, dan bretau index dengan kejadian DBD. Metode: Penelitian ini menggunakan metode analitik dengan desain cross-sectional, dimana populasi dan sampel terdiri dari 96 rumah. Pengambilan sampel menggunakan Total Sampling, instrument penelitian berupa kuesioner dan lembar observasi. Hasil: Analisis univariat yakni HI berisiko sedang 39,6%, CI berisiko sedang 18,5% BI berisiko tinggi 52%. Hasil analisis bivariat melalui uji chi-square menujukan adanya hubungan signifikan antara house index dengan kasus DBD (P=0,000), serta antara Container index dengan kasus DBD (P=0,0001), namun, tidak ditemukan hubungan signifikan antara Bretau index dan kasus DBD (P=1,000). Kesimpulan: Terdapat hubungan signifikan anatar House Index (HI) dan Container Index (CI) dengan kejadian DBD, namun tidak ditemukan hubungan signifikan antara Bretau Index (BI) dengan kejadian DBD. Di sarankan bagi masyarakat melaksanakan kegiatan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) secara rutin menggunakan metode 3M plus, guna mengurangi populasi jentik nyamuk penyebab penularan DBD.
HUBUNGAN GAYA KEPEMIMPINAN KEPALA PUSKESMAS DENGAN MOTIVASI KERJA PERAWAT DI PUSKESMAS MANNANTI KABUPATEN SINJAI Sulaiman; Muhammad Hatta; Jufri; Basri; Andi Ayumar; Hamzah Tasa; Dian Adriana Amri
Jurnal Mitrasehat Vol. 15 No. 4 (2025): Jurnal Mitrasehat
Publisher : LPPM STIK Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51171/jms.v15i4.638

Abstract

Latar belakang: Untuk mencapai tujuan organisasi, diperlukan adanya motivasi yang mampu memengaruhi dan membimbing sekelompok individu dalam lingkungan kerja. Salah satu faktor kunci yang berperan dalam meningkatkan motivasi kerja pegawai adalah gaya kepemimpinan. Gaya kepemimpinan yang diterapkan oleh kepala puskesmas dapat memberikan pengaruh terhadap tingkat motivasi kerja perawat dalam menjalankan tugas dan tanggung jawabnya di tempat kerja. Tujuan: Untuk menganalisis hubungan antara gaya kepemimpinan dengan motivasi kerja perawat di Puskesmas Mannanti. Metode: Penelitian ini menggunakan desain cross sectional. Populasi dalam penelitian berjumlah 33 orang, adapun teknik pengambilan sampel menggunakan metode total sampling. Hasil: Gaya kepemimpinan di Puskesmas Mannanti tergolong dalam kategori sesuai (66,7%), dengan gaya kepemimpinan yang paling dominan diterapkan adalah gaya demokratis dan/atau liberal. Tingkat motivasi kerja perawat di Puskesmas Mannanti sebagian besar termasuk dalam kategori tinggi, yaitu sebanyak 18 orang (54,5%). Berdasarkan hasil analisis menggunakan uji Chi-Square, diperoleh nilai ρ = 0,026 < α = 0,05. Kesimpulan: Terdapat hubungan yang signifikan antara gaya kepemimpinan kepala puskesmas dengan motivasi kerja perawat di Puskesmas Mannanti, Kabupaten Sinjai. Oleh karena itu, disarankan agar pihak Puskesmas Mannanti, khususnya kepala puskesmas, menerapkan gaya kepemimpinan demokratis dan/atau liberal guna meningkatkan motivasi kerja perawat sehingga kinerja dan pencapaian tujuan organisasi dapat lebih optimal.