Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : WASANA NYATA

Pentingnya Pemasaran Digital Marketing Bagi UMKM di Desa Tegalombo Kabupaten Sragen Yulia, Yosephine Angelina; Wahyuningsih, Hartati Dyah; Wardhana, Galih Wisnu; Widianto, Tri
WASANA NYATA Vol 7, No 2 (2023)
Publisher : STIE AUB Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36587/wasananyata.v7i2.1602

Abstract

Di era sekarang ini, para pelaku UMKM harus dapat memanfaatkan media digital sebagai salah satu upaya pemasaran produknya sehingga konsumen lebih mengenal barang yang dibuat oleh UMKM tersebut. UMKM yang memiliki akses online, terlibat di media sosial, dan mengembangkan kemampuan e-commerce-nya biasanya akan menikmati keuntungan bisnis yang signifikan dari segi pendapatan, kesempatan kerja, inovasi, dan daya saing, tetapi masih banyak UMKM yang belum melakukannya. Namun, faktanya masih banyak UMKM yang tidak menggunakan digital marketing sebagai cara untuk memasarkan barang mereka. Karena sebagian besar UMKM melakukan pemasaran produknya secara spontan, tidak terarah, fleksibel, dan apa adanya. Ini menyebabkan usaha kecil dan menengah (UMKM) gagal, bahkan tidak dapat bersaing di pasar. Untuk itu, mitra harus dilatih tentang pentingnya menggunakan digital marketing untuk meningkatkan sistem pemasarannya dan memperluas cakupan target usahanya dan meningkatkan kegiatan penjualan. Pelatihan juga harus diberikan tentang cara membuat akun di media digital dan mengelola media digital secara efektif untuk mempromosikan bisnis UMKM.
Implementasi Program Kampung Iklim: Budi Daya Ikan Dalam Ember (BUDIKDAMBER) Untuk Ketahanan Pangan di Desa Wonorejo, Kecamatan Kedawung, Kabupaten Sragen Yulia, Yosephine Angelina; Awatara, I Gusti Putu Diva; Widianto, Tri; Wardhana, Galih Wisnu; Riana, Dinna
WASANA NYATA Vol 8, No 2 (2024)
Publisher : STIE AUB Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36587/wasananyata.v8i2.1873

Abstract

Program kampung iklim memberikan banyak manfaat bagi masyarakat. Salah satu cara untuk mendukung peningkatan ketahanan pangan dalam adaptasi perubahan iklim adalah dengan menerapkan urban farming, suatu konsep pertanian atau perkebunan yang dilakukan dengan memanfaatkan lahan yang terbatas. Metode pelaksanaan Kegiatan Pemberdayaan Masyarakat adalah melalui pelatihan dan pendampingan praktek langsung. Desa Wonorejo, Kecamatan Kedawung Kabupaten Sragen secara umum memiliki potensi yang besar dalam mengimplementasikan program kampung iklim melalui budikdamber untuk ketahanan pangan, hanya saja belum cukup edukasi dan motivasi sehingga masyarakat belum mengetahui manfaat dari budikdamber. Seiring dengan berkembangnya teknologi, penurunan produksi akuakultur diantisipasi sebagai hasil dari berkurangnya lahan pertanian dan kualitas perairan. Diharapkan teknologi baru ini akan mengurangi sampah dan meningkatkan produktivitas unit lahan garapan. Budidaya aquaponik, yang menggabungkan ikan dengan tanaman, adalah salah satu inovasi teknologi yang dapat diterapkan. Pada prinsipnya, metode ini menghemat lebih banyak lahan dan meningkatkan daya guna pemanfaatan hara dari sisa pakan dan metabolisme ikan. Melalui pengabdian masyarkat di Desa Wonorejo ini, warga desa mendapat pemahaman tentang manfaat, teknis pelaksanaan, jenis tanaman dan ikan yang sesuai. Warga Desa Wonorejo, Kecamatan Kedawung, Kabupaten Sragen, setelah memahami tentang penerapan BUDIKDAMBER dan manfaatnya bagi kesehatan dan ekonomi tingkat rumah tangga, bersemangat untuk memulai dan menerapkannya di rumah mereka sendiri.
Pelatihan dan Pendampingan Peningkatan Strategi Pemasaran Produk Kue Klepon sebagai Ikon Jajan Pasar di Kota Surakarta Wardhana, Galih Wisnu; Nugroho, Anggoro Panji; Sutanto, Yusuf
WASANA NYATA Vol 9, No 1 (2025)
Publisher : STIE AUB Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36587/wasananyata.v9i1.1986

Abstract

Kue klepon merupakan salah satu jajanan tradisional yang memiliki potensi besar untuk dikembangkan sebagai ikon kuliner daerah. Namun, pelaku usaha masih menghadapi kendala seperti strategi pemasaran konvensional, kemasan produk kurang menarik, dan minimnya pemanfaatan media digital. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan pemasaran digital, memperbaiki desain kemasan, serta memperluas jangkauan pasar produk kue klepon. Metode pelaksanaan meliputi pelatihan strategi pemasaran digital, pendampingan pembuatan konten promosi, dan perancangan desain kemasan yang modern dan higienis. Kegiatan dilaksanakan selama tiga hari, diikuti 20 pelaku UMKM kue klepon di wilayah binaan Kota Surakarta.  Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan peserta dalam memanfaatkan media sosial untuk promosi, peningkatan kualitas desain kemasan, dan bertambahnya jumlah pesanan setelah promosi digital dilakukan. Kegiatan ini berkontribusi positif pada peningkatan daya saing UMKM dan pelestarian kuliner tradisional.