Abstrak— Vertical direct chill (VDC) casting memegangperanan penting dalam menentukan keberhasilan dan efisiensiproduksi aluminium billet. Pengendalian parameter proses,khususnya suhu, sangat penting untuk memastikan konsistensidalam proses casting. Suhu yang terlalu tinggi dapatmemperlambat proses pendinginan sehingga menyebabkanketidakseimbangan pada proses pendinginan dalam aluminium.Ketidakseimbangan ini penting karena pendinginan yang terlalulambat atau tidak merata dapat memengaruhi keseragamanstruktur mikro. Studi ini memanfaatkan model matematikauntuk menggambarkan hubungan parameter seperti waterflow,gas pocket flow, level metal, billet length, dan casting speedterhadap suhu. Model regresi linear berganda dibangunmenggunakan parameter yang paling berkorelasi terhadap suhu.Hasil korelasi menunjukkan bahwa level metal dan gas pocketflow memiliki hubungan paling kuat dengan suhu dibandingkanparameter lainnya. Evaluasi model memberikan nilai kesalahanRoot Mean Squared Error (RMSE) sebesar 37,24, Mean AbsoluteError (MAE) sebesar 27,90 dan R-squared sebear 0,82, yangmenunjukkan bahwa model mampu menjelaskan 82% darivariabilitas dalam data suhu. Namun, meskipun modelmenunjukkan bahwa regresi linear berganda mampumemberikan pemahaman mengenai pengaruh level metalterhadap suhu, hasil untuk gas pocket flow menunjukkan adanyaketidaksesuaian. Kata kunci— Suhu, Aluminium billet, Korelasi, RegresiLinear Berganda, Vertical Direct Chill Casting