Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

Design And Development Of Programminglearning Platform Based On Heuristicapproach In Gamification Module Withiterative And Incremental Method(case Study : Information System Major Telkomuniversity) Adelia Chitra Sazkia; Soni Fajar Surya Gumilang; Muhammad Azani Hasibuan
eProceedings of Engineering Vol 2, No 2 (2015): Agustus, 2015
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract - e-learning usually managed with administrator. They cannot easily to edit e-learning with their perspective. The research aims to develop a platform learning based on heuristic approach focussed on gamification especially in programming algorithm course. For this platform development, it will use iterative and incremental methodology. By using the learning platform, lecturer and student can joy experience learn programming algorithm with attractive course. Keyword : Gamification, Heuristic Learning, Iterative and Incremental, Programming Algorithm
DIGITALISASI SISTEM PEMANGGILAN PASIEN DI KLINIK PRATAMA AS-SALAM PURWAKARTA BERBASIS AUDIO VISUAL Arif Rahman Hakim; Dewi Marini Umi Atmaja; Adelia Chitra Sazkia; Deny Haryadi; Al Zena Ismail; Netanel Danur Wendra
Jurnal Pengabdian Masyarakat FKIP UTP Vol 7 No 1 (2026): PROFICIO : Jurnal Abdimas FKIP UTP
Publisher : FKIP UNIVERSITAS TUNAS PEMBANGUNAN SURAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/jpf.v7i1.5917

Abstract

Pelayanan kesehatan memerlukan digitalisasi pelayanan yang mampu menciptakan proses antrean yang tertib dan mudah dipahami oleh pasien. Klinik Pratama As-Salam Purwakarta menghadapi permasalahan pemanggilan pasien yang masih dilakukan secara lisan, sehingga menimbulkan kebingungan dan ketidakteraturan dalam ruang tunggu. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk menerapkan sistem pemanggilan pasien berbasis audio dan visual sebagai bentuk penerapan teknologi informasi yang mendukung peningkatan kualitas layanan. Metode pelaksanaan meliputi observasi awal, perancangan sistem, instalasi perangkat, pelatihan petugas, serta pengujian langsung di area pelayanan klinik. Hasil implementasi menunjukkan bahwa digitalisasi pelayanan melalui sistem audio visual memberikan informasi antrean yang lebih jelas, meningkatkan keteraturan ruang tunggu, dan mempercepat proses pemanggilan. Petugas dapat mengoperasikan sistem dengan mudah, dan pasien dapat memantau giliran secara mandiri melalui tampilan digital. Simpulan kegiatan ini adalah bahwa penerapan teknologi informasi pada layanan klinik mampu meningkatkan kualitas pelayanan, menciptakan suasana ruang tunggu yang lebih teratur, serta memberikan pengalaman pelayanan yang lebih baik bagi masyarakat.
DIGITALISASI PROSES PENDAFTARAN PASIEN SUNAT BERBASIS WEBSITE DI KLINIK AS-SALAM PURWAKARTA Dewi Marini Umi Atmaja; Arif Rahman Hakim; Adelia Chitra Sazkia; Deny Haryadi; Haikal Apriandi; Netanel Danur Wendra
Jurnal Pengabdian Masyarakat FKIP UTP Vol 7 No 1 (2026): PROFICIO : Jurnal Abdimas FKIP UTP
Publisher : FKIP UNIVERSITAS TUNAS PEMBANGUNAN SURAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/jpf.v7i1.5918

Abstract

Pelayanan sunat atau khitan di Klinik Pratama As-Salam Purwakarta sebelumnya menggunakan mekanisme pendaftaran manual yang menimbulkan berbagai kendala, seperti antrean panjang, ketidakpastian jadwal, serta tingginya beban administrasi bagi staf. Kegiatan pengabdian ini bertujuan mengembangkan sistem pendaftaran pasien sunat berbasis website sebagai solusi untuk meningkatkan efisiensi dan ketertiban alur pelayanan. Metode yang digunakan meliputi asesmen kebutuhan, perancangan sistem, pengembangan aplikasi, implementasi di lingkungan klinik, pelatihan staf, serta evaluasi awal performa sistem. Hasil pelaksanaan menunjukkan bahwa aplikasi pendaftaran berbasis web mampu mempercepat proses registrasi, meningkatkan akurasi data, serta mengurangi penumpukan pasien karena pendaftar dapat memilih dan menyesuaikan jadwal tindakan secara mandiri. Selain itu, staf dapat mengelola data pendaftar dengan lebih terstruktur melalui dashboard admin yang telah disediakan. Evaluasi awal menunjukkan respons positif dari staf dan orang tua pasien, dengan peningkatan kenyamanan, efisiensi, dan kejelasan informasi. Secara keseluruhan, digitalisasi pendaftaran sunat ini terbukti efektif dalam meningkatkan mutu layanan dan memiliki potensi untuk dikembangkan sebagai bagian dari transformasi layanan digital klinik.
User-centric Mental Health Solutions: Analyzing Bright’s Impact On Emotional Resilience Ramadhan, Yumna Zahran; Kurniawan, Muhammad Aziz; Solehuddin, Muhammad; Sazkia, Adelia Chitra; Juliantara, I Putu Eka
JIPI (Jurnal Ilmiah Penelitian dan Pembelajaran Informatika) Vol 10, No 4 (2025)
Publisher : STKIP PGRI Tulungagung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29100/jipi.v10i4.9374

Abstract

Mental health is a fundamental aspect of human well being, yet it often faces persistent barriers such as stigma, high treatment costs, and limited access to professional psychological services. This study addresses these challenges by designing the Bright for Mental Health application, developed through the Design Thinking framework encompassing empathy, problem definition, ideation, prototyping, and evaluation. The usability of the application was assessed using the System Usability Scale–Positive (SUS-P) method. The evaluation involved user testing, which resulted in an average score of 79.7, placing the application in the “Good” usability category. This outcome suggests that the system demonstrates strong levels of effectiveness, efficiency, and user satisfaction, although certain aspects still require further refinement. By integrating AI-driven features, the application expands the potential for inclusive and accessible digital mental health support, reducing barriers to care and offering an alternative for individuals with limited access to professional services. The findings highlight the significance of combining user-centered design principles with technological innovation to create impactful digital health solutions. Future studies are recommended to engage a more diverse range of respondents and enhance collaboration with mental health professionals to strengthen the application’s effectiveness and adoption in broader communities.
IMPLEMENTASI SMART HYDROPONIC SYSTEM BERBASIS IOT SEBAGAI MODEL PEMBERDAYAAN SMART COMMUNITY DI PERUMAHAN GRIYA KREASI AQILLA Arif Rahman Hakim; Dewi Marini Umi Atmaja; Widang Muttaqin; Deny Haryadi; Adelia Chitra Sazkia; Daniswara Rafi Pandora
Jurnal Pengabdian Masyarakat FKIP UTP Vol 7 No 2 (2026): PROFICIO : Jurnal Abdimas FKIP UTP
Publisher : PROFICIO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/.v7i2.6664

Abstract

Perkembangan kawasan perumahan perkotaan menyebabkan keterbatasan lahan produktif yang berdampak pada meningkatnya ketergantungan rumah tangga terhadap pasokan sayuran dari pasar, serta berkurangnya aktivitas produktif berbasis komunitas di lingkungan perumahan. Program Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan mengimplementasikan Smart Hydroponic System berbasis Internet of Things (IoT) di Perumahan Griya Kreasi Aqilla, RT 03/RW 20, Desa Sukajaya, Kecamatan Cibitung, Kabupaten Bekasi sebagai solusi pertanian perkotaan sekaligus sarana pemberdayaan smart community. Sistem hidroponik memungkinkan budidaya tanaman tanpa tanah pada lahan terbatas seperti teras rumah atau halaman sempit, sedangkan teknologi IoT digunakan untuk membantu pemantauan kondisi tanaman secara lebih mudah dan terukur. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan partisipatif melalui tahapan persiapan dan identifikasi kebutuhan, perancangan solusi, implementasi sistem, pelatihan dan pendampingan, serta monitoring dan evaluasi. Masyarakat dilibatkan secara aktif dalam setiap tahapan agar mampu mengoperasikan sistem secara mandiri. Program ini diharapkan meningkatkan literasi teknologi masyarakat, kemandirian pangan, dan mendorong terciptanya ekosistem pembelajaran dan pemberdayaan yang berkelanjutan
PENGUATAN LITERASI AI UNTUK PENCEGAHAN HOAKS DAN PENIPUAN DIGITAL PADA IBU PKK CIRIUNG-CIBINONG Yulianti; Aries Saifudin; Annisa Desianty; Adelia Chitra Sazkia; Ahmad Ridwan Fauzi
Jurnal Pengabdian Masyarakat FKIP UTP Vol 7 No 2 (2026): PROFICIO : Jurnal Abdimas FKIP UTP
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Tunas Pembangunan Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/jpf.v7i2.6857

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilatarbelakangi oleh pesatnya penyebaran hoaks dan penipuan digital berbasis Artificial Intelligence (AI) yang mengancam kelompok dengan literasi digital rendah, khususnya ibu-ibu Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK). Mitra sasaran dalam kegiatan ini adalah anggota PKK RT 004 RW 003, Ciriung, Cibinong, Bogor, yang berperan sebagai manajer informasi keluarga namun rentan terhadap konten deepfake, penipuan voice cloning, serta hoaks produk kesehatan. Program dilaksanakan melalui penguatan kognitif mengenai literasi AI dan pelatihan praktis enam aplikasi verifikasi, yaitu Turn Back Hoax, Cekfakta.com, BPOM Mobile, WizeUp, Google News, dan Aplikasi Mastel, serta penerapan prosedur sederhana S.A.R.I.N.G. (Stop, Check, Evaluate, Action) sebelum membagikan informasi. Workshop dilaksanakan pada 28 April 2026 menggunakan pendekatan Participatory Technology Appraisal dan andragogi. Evaluasi dilakukan melalui kuesioner kepuasan lima pernyataan yang diisi oleh 37 responden mitra menggunakan skala Likert lima poin. Hasil evaluasi menunjukkan tingkat kepuasan yang sangat tinggi, dengan skor rata-rata keseluruhan 4,63 dari 5,00 (kategori “Sangat Baik”) dan 99,46% jawaban berada pada kategori Setuju hingga Sangat Setuju, terutama pada aspek kesesuaian materi dengan kebutuhan masyarakat serta harapan keberlanjutan kegiatan. Kegiatan ini membuktikan bahwa pelatihan literasi digital yang sederhana dan aplikatif diterima dengan sangat baik oleh masyarakat dan mampu memperkuat ketahanan keluarga terhadap misinformasi dan penipuan berbasis AI.