Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Jurnal Kesehatan

EXPERIENCES OF COVID-19 CONFIRMED PATIENT DURING TREATMENT IN A COVID-19 ISOLATION ROOM: SYSTEMATIC REVIEW Siregar, Rafika Nur; Tarigan, Mula; Jenny Marlindawani
Jurnal Mal el Hayat Vol. 2 No. 1 (2024): Jurnal Mal el Hayat : Januari
Publisher : STIKes Malahayati Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Isolation is an unpleasant experience. Changes in the environment, physical isolation from loved ones and boredom cause negative effects that can deteriorate the health of confirmed COVID-19 patients. Explorasi of the experiences of COVID-19 confirmed patient from several research articles aims to help identify the quality of life of patient with confirmed COVID-19. Methods: PRISMA is used for evaluation of research results. SPIDER to formulate research question with the database used by PubMed, CINAHL, Proquest, and Google Scholar. JBI is used to extract analyze data. Results: 6 qualitative studies included in the review. The experiences of 108 COVID-19 confirmed patients with 32 findings resulted in 7 categories based on similarities in meaning and three themes that were synthesized from categories, namely the physiological response of patients with confirmed COVID-19, the psychological response of patients with confirmed COVID-19, and treatment in health fasilities. Conclusion: patients with a confirmed COVID-19 experience various responses while undergoing treatment in the COVID-19 isolation room. In response to this response, patients with confirmed COVID-19 apply different coping mechanisms. In this condition, social support is an important factor in supporting the recovery of patients with confirmed COVID-19. Providing services in the COVID-19 isolation ward needs to rely on and understand the natural condicions of patients with confirmed COVID-19 by developing appropriate intervention strategies.
IMPLEMENTASI TERAPI DZIKIR DALAM ASUHAN KEPERAWATAN PADA PASIEN DENGAN HALUSINASI PENDENGARAN DI RUMAH SAKIT JIWA PROF. DR. M. ILDREM SUMATERA UTARA Irma Widya Putri; Rafika Nur Siregar; Rahmiwati
Jurnal Mal el Hayat Vol. 3 No. 2 (2025): Jurnal Mal el Hayat : July
Publisher : STIKes Malahayati Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65187/cvknjm79

Abstract

Halusinasi pendengaran adalah gangguan persepsi sensori yang umum pada pasien gangguan jiwa. Halusinasi pendengaran menimbulkan distres, risiko perilaku berbahaya, dan beban perawatan; intervensi non-farmakologis terstruktur seperti terapi dzikir berpotensi menjadi adjuvan untuk menurunkan intensitas gejala dan meningkatkan kontrol diri. Terapi dzikir sebagai intervensi nonfarmakologis terbukti memberikan efek menenangkan dan membantu pasien lebih fokus pada realita. Tujuan studi kasus ini untuk Mendeskripsikan perubahan skor Audiotory Hallucination Rating Scale (AHRS) setelah penerapan terapi dzikir terstruktur yang diintegrasikan dengan strategi SP1–SP4 pada seorang pasien dengan halusinasi pendengaran. Studi kasus dilakukan pada satu pasien di RSJ Prof. Dr. M. Ildrem Sumatera Utara selama tujuh hari menggunakan pendekatan proses keperawatan. Hasil evaluasi dengan skala AHRS menunjukkan penurunan skor dari 25 menjadi 13. Pasien mengalami penurunan intensitas halusinasi dan peningkatan kontrol diri. Kesimpulan dari studi kasus ini adalah terapi dzikir efektif diterapkan dalam asuhan keperawatan jiwa sebagai intervensi nonfarmakologis untuk membantu pasien mengontrol halusinasi pendengaran. Temuan ini mendukung integrasi terapi dzikir terstruktur sebagai adjuvan dalam SOP perawatan standar dengan pemantauan AHRS pra–pasca, disertai pelatihan singkat bagi perawat dan pelibatan keluarga untuk teknik menghardik, interaksi suportif, dan penjadwalan aktivitas; ke depan, uji terkontrol bersampel lebih besar dengan penilaian tersamar serta pencatatan waktu sesi (pagi/siang) diperlukan untuk menguatkan evidensi dan mengoptimalkan implementasi klinik.