Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Pengetahuan Pemberian Suplemen Vitamin dan Pemantauan Minum Obat pada Ibu Hamil Untuk Pencegahan Anemia di Indonesia: Literature Review Irene Virda Sakina; Indah Laily Hilmi; Salman Salman
Jurnal Farmasetis Vol 11 No 3 (2022): Jurnal Farmasetis: November 2022
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kendal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (171.637 KB)

Abstract

Pravalensi anemia di dunia masih mencapai 41,8% dan 11,9% di Indonesia. Anemia adalah suatu penyakit kekurangan sel darah merah. Pada ibu hamil anemia di sebabkan oleh kekurangan nutrisi atau defisiensi mikronutrion (besi, folat, dan vitamin B12, vitamin C). Ibu hamil dapat mengalami kegugura, cacat bawaan, berat badan bayi lahir rendah (BBLR) apabila kekurang zat besi. Di Indonesia pravelensi anemia masih tinggi dan banyak di temukan efek keguguran (10,2%), prematuritas (4,3%) dan retardasi pertumbuhan (7,8%). Oleh karna itu keikutsertaan petugas kesehatan, kader dan keluarga untuk meningkatkan kepatuhan ibu hamil dalam mengkonsumsi suplemen vitamin dan makanan itu penting. Dengan review artikel ini dapat mengetahui pengaruh pemberian suplemen vitamin pada ibu hamil serta pemantauan minum obat berdasarkan hasil dari penelitian terdahulu. Menggunakan metode literature riview bersifat deskriptif terhadap beberapa artikel nasional dengan menggunakan media elektronik data based yaitu Google Scholar, PubMed, Scien Direct yang dibatasi 10 tahun terakhir yaitu (2011-2022). Dari 10 artikel yang digunakan sebagai literature didapat hubungaan yang signifikan antara pengaruh pemberian suplemen, pemantauan minum obat serta, pencegahan anemia pada kehamilan. Tenaga kesehatan dapat meningkatkan kualitas dan kuantitas dalam memberikan konseling tentang suplemen vitamin pada kehamilan, dan ibu hamil hal ini di harapkan untuk dapat meningkatkan kesadaran diri ibu hamil untuk patuh minum suplemen dan vitamin selama kehamilan.
Efektivitas Senyawa Antioksidan dalam Saffron (Crocus Sativus L) Wildani Zakiyah; Anisa Fauziah; Siti Farikha; Nurlaela Nurlaela; Irene Virda Sakina; Lely Sulfiani Saula
PharmaCine : Journal of Pharmacy, Medical and Health Science Vol. 2 No. 1 (2021): PharmaCine : Journal of Pharmacy, Medical and Health Science
Publisher : Bachelor of Pharmacy Study Program, Faculty of Health Sciences, Universitas Singaperbangsa Karawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35706/pc.v2i1.5579

Abstract

Crocus sativus L atau dikenal di masyarakat sebagai saffron atau kuma-kuma yang berasal dari marga crocus dengan famili iridaceae. Kandungan utama di dalam saffron yaitu Crocin, Crocetin, Picrococin, dan safranal yang memiliki khasiat sebagai anti kanker, anti inflamasi, dan anti artritis. Kandungan antioksidan yang ada pada saffron diantaranya adalah senyawa fenolik dan karotenoid. Metode yang digunakan dalam pembuatan review artikel ini adalah pengumpulan literatur dari sumber jurnal yang ada yang berkaitan dengan safron (Crocus Sativus L), dimana pencarian literature jurnal yang bersumber dari Google, google scholar, libgen, dan pubmed. Pengujian antioksidan saffron menggunakan sel A549, crocin, dimethylcrocetin, crocetin, dan crocin. Selain iu ada pula apocarotenoid, cocetin, safranal. Eksrak saffron secara in vitro diuji dengan konsentrasi 200-2000 microgram/ml dapat menurunkan viabilitas sel MCF-7 dengan dosis waktu IC50 400 +/- 18,5 mikrog / ml setelah 48 jam.
Studi Literatur : Analisis Kadar Kalium Pada Makanan Dan Minuman Irene Virda Sakina; Cantika Dewi Berliana Aprida; Syfa Dwi Andini; Marsah Rahmawati Utami; Lina Nurfadhila
PharmaCine : Journal of Pharmacy, Medical and Health Science Vol. 3 No. 2 (2022): PharmaCine : Journal of Pharmacy, Medical and Health Science
Publisher : Bachelor of Pharmacy Study Program, Faculty of Health Sciences, Universitas Singaperbangsa Karawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35706/pc.v3i2.7938

Abstract

Latar Belakang : Kalium adalah salah satu unsur-unsur mineral yang diperlukan tubuh dalam jumlah tertentu disamping kalsium, fosfor, besi, magnesium, sulfur, natrium dan klor. Jika kekurangan kalium dalam tubuh manusia menyebabkan abnormalitas metabolisme terutama pada usia dini, gangguan pertumbuhan seperti tulang kurang kuat, mudah bengkok dan rapuh. Tujuan: menganalisis kadar kalium pada buah, sayur dan ikan. Metode: literature review pencarian literature acuan dengan menggunakan database yaitu google scholar, dan research gate. Dengan literatur artikel yang dipakai ke dalam penelitian merupakan literature yang terbit pada 10 tahun terakhir (2012-2022) yang berkaitan dengan Analisis kadar kalium pada makanan dan minuman Hasil: penelitian pengujian pada kadar kalium pada makanan ataupun minuman dengan menggunakan spektrofotometri dengan menunjukan hasil yang baik dan sesuai dengan hasil yang didapatkan. Walaupun metode lain juga dapat digunakan untuk melalukan pengujian kadar kalium pada makanan dan minuman. Kata kunci : Kalium, Makanan, Minuman