Claim Missing Document
Check
Articles

Found 9 Documents
Search

ANALISIS CEMARAN LOGAM BERAT TIMBAL (Pb) PADA MAKANAN DAN MINUMAN : STUDI LITERATUR Audi Ichsani Aribowo; Bunga Nur Annisa; Nena Vauziah Sary; Lina Nurfadhila; Marsah Rahmawati Utami
Jurnal Penelitian Farmasi & Herbal Vol 5 No 1 (2022): JURNAL PENELITIAN FARMASI & HERBAL
Publisher : Fakultas Farmasi Institut Kesehatan DELI HUSADA Deli Tua

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36656/jpfh.v5i1.1038

Abstract

Heavy metals are defined as the transition elements that have a high atomic mass, are toxic, and cannot be broken down by living organisms. Metal Lead (Pb) is one of the heavy metals which are widely distributed in the environment. Heavy metal lead is one of the causes of serious health problems because it can cause disturbances to the human body. Therefore, the aim of this literature review is to present an illustration and up-to-date data on the analytical methods used for food and beverages contaminated with lead heavy metal (Pb). The methodology of this research is a literature review study from several databases such as Science Direct, Pubmed, and Google Scholar with a limitation of publication in the last 10 years. The results of a literature review from the analysis of Pb metal contamination in food and beverages, there are several techniques that can be utilized to analyze and various factors that cause the amount of lead (Pb) levels such as the atomic absorption spectrophotometer (AAS) method.
Review Artikel: Identifikasi Pemanis Sintetis Sakarin dan Siklamat pada Minuman Ringan Menggunakan Berbagai Metode Nuraenah Nuraenah; Diba Masyrofah; Gita Kurniawati Putri; Putri Wulanbirru; Marsah Marsah; Rahmawati Utami; Lina Nurfadhila
Jurnal Farmasetis Vol 12 No 1 (2023): Jurnal Farmasetis: Februari 2023
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kendal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (182.404 KB)

Abstract

Penggunaan pemanis sintesis atau buatan sudah diizinkan penggunaannya serta tercantum dalam Peraturan Menteri Kesehatan RI No. 208/MenKes/Per/IV/1985 yaitu aspartame, sakarin dan siklamat. Pemanis buatan banyak digunakan oleh produsen minuman dikarenakan memiliki harga yang lebih murah serta tingkat kemanisannya lebih tinggi. Tetapi penggunaan pemanis buatan yang berlebihan atau melebihi batas aman akan memicu berbagai masalah kesehatan. Tujuan studi review artikel ini untuk mengetahui kadar pemanis sakarin dan siklamat yang digunakan pada minuman ringan. Review Jurnal ini menggunakan studi literature dengan menggunakan Google Scholar berupa jurnal nasional dan internasional dari tahun 2011 – 2022. Berdasarkan hasil yang diperoleh ditemukannya pemanis buatan sakarin dan siklamat pada beberapa minuman kemasan dengan kadar yang berbeda – beda dari setiap sampelnya. Maka dapat disimpulkan bahwa pemanis buatan masih banyak yang digunakan dengan melebihi batas aman dengan diperoleh 15 sampel yang dianalisis 5 diantaranya tidak mengandung atau negative sakarin.
Literature Review: Cemaran Kadar Logam Berat Merkuri (Hg) pada Beberapa Jenis Ikan di Wilayah Nusantara Apriza Yuswan; Bismar Al Bara; Deviana Farhani; Nur Sa’diyyah; Marsah Rahmawati Utami; Lina Nurfadhila
Jurnal Farmasetis Vol 12 No 1 (2023): Jurnal Farmasetis: Februari 2023
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kendal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (207.398 KB)

Abstract

Kebutuhan bahan pangan sangat tergantung pada ketersediaanya di lingkungan. Bahan pangan yang diperlukan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari harus sehat dan bebas dari bahan pencemar, termasuk logam berat. Menurut FAO, diperkirakan dunia mengonsumsi sekitar 154 juta ton ikan pada tahun 2011 dan sekitar 50% berasal dari akuakultur. Menurut data BPS sepanjang tahun 2021 terdapat 10.683 desa/kelurahan yang mengalami pencemaran air. Salah satu pencemaran air adalah logam berat merkuri yang dapat terakumulasi dalam tubuh melalui beberapa jalur, antara lain melalui makanan yang dikonsumsi dari tumbuhan maupun hewan. review ini dilakukan dengan pencarian artikel ilmiah menggunakan search engine Google Scholar, PubMed dan ScienceDirect dengan kata kunci “Analisis Merkuri pada Pangan”. Total artikel yang digunakan dalam review ini adalah 14 artikel ilmiah. Tujuan kajian dari penelitian ini adalah untuk mengetahui jenis ikan yang tercemar merkuri di wilayah Nusantara dengan menggunakan metode spektrofometer, hasilnya akan dibandingkan batas maksimum merkuri yang diperbolehkan oleh BPOM dan WHO. Pencarian literatur dilakukan dengan memperhatikan kriteria data inklusi dan eksklusi pada 10 tahun terakhir terpublikasi baik nasional maupun internasional yang digunakan berupa data. Beberapa jenis ikan yang berada di wilayah Nusantara positif mengandung merkuri yang diuji dengan menggunakan metode spektrofotometer AAS (Atomic Absobtion Spectrophotometer) dan ICP-OES.
Literature Review: Molecular Docking Aktivitas Senyawa Antioksidan Alami pada Beberapa Tanaman di Indonesia Angel Novia Fransiska; Febry Nola Odhia; Gita Kurnawati Putri; Putri Setya Tyasna; Tintia Rafika Putri; Lina Nurfadhila
Jurnal Farmasetis Vol 12 No 1 (2023): Jurnal Farmasetis: Februari 2023
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kendal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (193.63 KB)

Abstract

Antioksidan penting dan sangat diperlukan oleh tubuh kita, yaitu untuk mengatasi dan mencegah stres oksidatif. Dalam sistem pertahanan antioksidan tubuh dapat menjaga keseimbangan dinamis dari radikal bebas, mengaktifkan sistem pertahanan antioksidan tubuh, menjaga keseimbangan antara kerusakan oksidatif dan pertahanan antioksidan, serta mengurangi kerusakan stres oksidatif. Efek farmakologis yang dimiliki antioksidan diantaranya antikanker, antibakteri, antiinflamasi dan antivirus. Salah satu sumber antioksidan adalah tanaman. Tanaman adalah sumber dari antioksidan eksogen yang bersifat alami. Antioksidan yang terkandung pada tanaman yaitu senyawa polifenol, karotenoid dan vitamin. Tujuan dari review artikel ini yaitu, untuk mengetahui pembahasan lebih dalam mengenai molecular docking aktivitas senyawa antioksidan alami pada beberapa tanaman yang ada di Indonesia. Metode yang digunakan dalam review ini yaitu menggunakan studi literatur dari google scholar atau artikel ilmiah yang berupa artikel jurnal nasional 10 tahun terakhir. Adapun proses nelaah dimulai yang dengan cara mencari jurnal dengan kata kunci yang fokus pada kata molecular docking aktivitas senyawa antioksidan alami pada beberapa tanaman di Indonesia, kemudian memilih sumber yang spesifik dan sesuai dengan tujuan review. Kemudian dilanjutkan dengan nelaah masing - masing artikel dan diakhiri dengan proses review. Berdasarkan hasil literatur pustaka yang digunakan di ketahui teknologi docking molekuler memiliki prospek aplikasi yang potensial, yang banyak digunakan untuk mempelajari interaksi antara peptida antioksidan dan radikal bebas, penelitian, desain dan sintesis obat antioksidan.
Studi Literatur : Identifikasi Cemaran Tembaga Cu Pada Makanan Dan Minuman Marsah Rahmawati Utami; Lina Nurfadhila; Putri Mutiara Iskandar; Sekar Ayu Maharani; Ajeng Nita Aryani
PharmaCine : Journal of Pharmacy, Medical and Health Science Vol. 3 No. 2 (2022): PharmaCine : Journal of Pharmacy, Medical and Health Science
Publisher : Bachelor of Pharmacy Study Program, Faculty of Health Sciences, Universitas Singaperbangsa Karawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35706/pc.v3i2.7891

Abstract

Tembaga (Cu) adalah logam dengan nomor atom 29, massa atom 63,546, titik lebur 1083 °C, titik didih 2310 °C, jari-jari atom 1,173 A° dan jari-jari ion Cu2+ 0,96 A°. Tembaga adalah logam transisi (golongan I B) yang berwarna kemerahan, mudah regang dan mudah ditempa. Tembaga (Cu) juga merupakan logam berat golongan essensial, namun dalam konsentrasi tinggi dapat menyebabkan toksisitas seperti nekrosis hati. Sehingga yang perlu dilakukan adalah menjaga agar konsentrasi tembaga di dalam tubuh tidak melebihi ambang batas normal. Logam berat merupakan salah satu sumber pencemar terhadap makanan dan minuman. Metode penelitian yang digunakan yaitu menggunakan metode studi literature dalam bentuk referensi berupa jurnal nasional 10 tahun terakhir yang dicari pada database Google Scholar dengan bahan acuan 15 jurnal yang berkaitan dengan Identifikasi Cemaran Tembaga Cu Pada Makanan Dan Minuman. Berdasarkan studi literatur didapatkan hasil bahwa setiap sampel uji positif mengandung tembaga (cu). Kata Kunci : Tembaga, Cu, Logam
Studi Literatur : Analisis Kadar Kalium Pada Makanan Dan Minuman Irene Virda Sakina; Cantika Dewi Berliana Aprida; Syfa Dwi Andini; Marsah Rahmawati Utami; Lina Nurfadhila
PharmaCine : Journal of Pharmacy, Medical and Health Science Vol. 3 No. 2 (2022): PharmaCine : Journal of Pharmacy, Medical and Health Science
Publisher : Bachelor of Pharmacy Study Program, Faculty of Health Sciences, Universitas Singaperbangsa Karawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35706/pc.v3i2.7938

Abstract

Latar Belakang : Kalium adalah salah satu unsur-unsur mineral yang diperlukan tubuh dalam jumlah tertentu disamping kalsium, fosfor, besi, magnesium, sulfur, natrium dan klor. Jika kekurangan kalium dalam tubuh manusia menyebabkan abnormalitas metabolisme terutama pada usia dini, gangguan pertumbuhan seperti tulang kurang kuat, mudah bengkok dan rapuh. Tujuan: menganalisis kadar kalium pada buah, sayur dan ikan. Metode: literature review pencarian literature acuan dengan menggunakan database yaitu google scholar, dan research gate. Dengan literatur artikel yang dipakai ke dalam penelitian merupakan literature yang terbit pada 10 tahun terakhir (2012-2022) yang berkaitan dengan Analisis kadar kalium pada makanan dan minuman Hasil: penelitian pengujian pada kadar kalium pada makanan ataupun minuman dengan menggunakan spektrofotometri dengan menunjukan hasil yang baik dan sesuai dengan hasil yang didapatkan. Walaupun metode lain juga dapat digunakan untuk melalukan pengujian kadar kalium pada makanan dan minuman. Kata kunci : Kalium, Makanan, Minuman
Studi Literatur : Kandidat Obat Baru Dan Target Kerja Obat Penyakit Systemic Lupus Erythematosus Audi Ichsani Aribowo; Lestari Mahardika Urbaningrum; Cantika Nurul Sa'adah; Bunga Nur Annisa; Nena Vauziah Sary; Christina Febiola Lubis; Lina Nurfadhila; Marsah Rahmawati Utami
PharmaCine : Journal of Pharmacy, Medical and Health Science Vol. 3 No. 2 (2022): PharmaCine : Journal of Pharmacy, Medical and Health Science
Publisher : Bachelor of Pharmacy Study Program, Faculty of Health Sciences, Universitas Singaperbangsa Karawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35706/pc.v3i2.7973

Abstract

Latar Belakang: Systemic lupus erythematosus (SLE) ialah penyakit dengan kerusakan pada sistem kekebalan tubuh, terutama dalam imunitas seluler dan humoral. SLE terjadi pada individu dengan predisposisi genetik, terutama pada gen HLA yang dipicu oleh faktor lingkungan. Pada kebanyakan kasus, SLE muncul akibat efek dari banyak varian gen. Ada banyak golongan obat yang biasa digunakan untuk pengobatan SLE seperti kortikosteroid, imunosupresan, NSAID, atau antibodi monoklonal spesifik yang diarahkan terhadap reseptor permukaan sel atau sitokin  Tujuan: memberikan gambaran dan informasi terkini tentang kandidat obat baru dan target kerja obat penyakit lupus. Metode: studi tinjauan pustaka dari Google Scholar, Science Direct, dan PubMed dengan kriteria inklusi dan eksklusi. Hasil target kerja obat tersebut melalui tiga jenis penelitian berupa in vivo, in vitro, dan in silico. Berdasarkan tinjauan pustaka yang sudah dilakukan, terdapat beberapa target kerja obat pada penyakit lupus/SLE yaitu reseptor PI3Kδ, Enzim NF-κB inducing kinase, IFN-γ, IL-3, TNF-α, TP53, VEGFA, IL6, CD4, CCR1, JAK2, XRCC5, XRCC6, RB1, MYC, TP53, IL-1 alpha, IL-5, IL-6, IL-17, Limfotoxin-alpha, IL-21, TLR7, TLR9, CAPS3, STAT3, STAT1, IFNα, FcγR2A, CD22, CD20. Lalu untuk hasil beberapa kandidat obat baru terdapat pada ekstrak daun Bryophyllum pinnatum, curcumin, Langchuangding, Hedyotis diffusa Willd, dan BIIB059. Semua target atau kandidat senyawa pengobatan lupus yang diteliti memiliki hasil yang baik untuk pengobatan lupus. Kata Kunci : Kandidat Obat Baru, Target Kerja Obat, Systemic Lupus Erythematosus.
Studi Literatur : Molekular Docking Senyawa Anti Covid-19 terhadap Enzim 3c-Like Protease Cantila Dewi Berliana; Nurma Dwi Rahmawati; Regita Nailuvar; Sridevi Anggraini; Syfa Dwi Andini; Lina Nurfadhila
PharmaCine : Journal of Pharmacy, Medical and Health Science Vol. 3 No. 2 (2022): PharmaCine : Journal of Pharmacy, Medical and Health Science
Publisher : Bachelor of Pharmacy Study Program, Faculty of Health Sciences, Universitas Singaperbangsa Karawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35706/pc.v3i2.8034

Abstract

Latar Belakang : Organization (WHO) menyatakan COVID-19 sebagai pandemi pada 11 Maret 2020 (Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, 2020). COVID-19 menyebar dengan cepat melalui transmisi kontak, aerosol, dan droplet). SARS-CoV-2 adalah virus beta-korona yang menginfeksi saluran pernapasan bagian atas (yaitu sinus, hidung, dan tenggorokan) dan saluran pernapasan bagian bawah (yaitu tenggorokan dan paru-paru). Pasien biasanya mengalami gejala mulai dari ringan hingga berat yang mengancam jiwa, termasuk batuk, sakit tenggorokan, demam, dispnea, kelelahan, diare, sindrom gangguan pernapasan akut, sepsis dan syok septik Tujuan: mengetahui interaksi senyawa anti virus dengan enzim papain-like protease pada covid-19 melalui penambatan molecular untuk memprediksi sifat makromolekul protein Metode: studi literatur. Hasil: beberapa tumbuhan memiliki sifat anti covid, 9 senyawa uji anti virus yang di docking dengan enzim Papain-like protease menghasilkan senyawa uji terbaik yaitu umifenovir. Catechin gallat (CG) memiliki score docking -11,407 dan epicatechin gallat (ECG) memiliki score docking -111.391. Kedua senyawa ini memiliki potensi sebagai alternative pengganti remdesivir dalam menghambat main protease SARS-CoV-2. Kata Kunci : Anticovid-19, Molecular docking, covid.
Studi Literatur : Analisis Kandungan Pengawet Formalin Pada Makanan yang Terjual di Pasaran Lina Nurfadhila; Marsah Rahmawati Utami; Adella Aisiyah; Diva Rizqi Salsabilla; Silvana Lestari Irwansyah
PharmaCine : Journal of Pharmacy, Medical and Health Science Vol. 3 No. 2 (2022): PharmaCine : Journal of Pharmacy, Medical and Health Science
Publisher : Bachelor of Pharmacy Study Program, Faculty of Health Sciences, Universitas Singaperbangsa Karawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35706/pc.v3i2.8040

Abstract

Penambahan bahan tambahan pangan diperbolehkan untuk digunakan jika bahan tersebut memenuhi batas standar yang telah ditentukan dan tidak berbahaya bagi konsumen. Formalin adalah salah satu bahan tambahan pangan yang dilarang oleh pemerintah. Formalin yang terkandung dalam makanan dapat berbahaya bagi orang yang mengkonsumsinya. Berbagai bahan pangan yang banyak dikonsumsi masyarakat banyak ditemukan mengandung formalin. Tujuan: untuk menganalisis kandungan formalin dan tingkat cemarannya pada makanan yang terjual di Pasaran. Metode: Literature review dengan menggunakan database yaitu google scholar, dan research gate mengenai penelitian terkait makanan yang mengandung formalin. Metode pada beberapa penelitian menggunakan analisis kualitatif yaitu metode asam kromatofat, pereaksi Tollens, KMnO4, pereaksi Schiff, pereaksi Fehling dan uji KIT formalin. Sedangkan untuk analisis kuantitatif menggunakan metode spektrofometri. Hasil: menunjukkan bahan pangan seperti mie basah, tahu, bakso dan aneka jenis ikan bahkan buah-buahan banyak mengandung formalin didalamnya agar makanan dapat bertahan lebih lama dan tidak cepat membusuk. Kesimpulan: didapatkan banyaknya produsen yang menggunakan formalin sebagai bahan pengawet makanan agar makanan yang dijual tetap terlihat menarik, tahan lama dan ekonomis. Namun, hal tersebut sangatlah berbahaya bagi kesehatan konsumen sehingga penggunaan formalin sebagai bahan pengawet makanan harus dihentikan. Kata Kunci : Formalin, Makanan, Pasar