Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pemberdayaan Masyarakat Melalui Pembuatan Buket Bunga untuk Menunjang Eksistensi Desa Wisata Banabungi Tri Astuti; Husnah Katjina; Wa Ode Adriani Hasan; Fandi Setiawan; Dita Safitri
Jurnal Abdimas Adpi Sosial dan Humaniora Vol. 4 No. 2 (2023): Jurnal Abdimas ADPI Sosial dan Humaniora (Future Issue)
Publisher : Asosiasi Dosen Pengabdian kepada Masyarakat Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47841/jsoshum.v4i2.285

Abstract

The ecotourism concept was formulated by the government in the mid-1990s. The stretch of ecotourism began to be felt when tourism villages popped up everywhere. Banabungi Village, which is located in Pasarwajo District, has an icon of pride in Buton Regency, namely the asphalt mining company PT. WIKA BITUMEN and Banabungi port. Banabungi Village has many attractive locations, such as the Kali Lakua and Kali Sollo tourist parks, Rainbow Bridge, and the Dive Center. The community are mostly high school graduates and work as fishermen and traders. The natural conditions and environment are still very natural, with many ethnic plants typical of the coastal area, such as weeds and other shrubs. These plants have not been used economically and grow wild everywhere. The purpose of this community service activity is to utilize the potential of endemic plants so that they can have high economic value. The method used is to provide counseling about the importance of utilizing the natural potential around us to increase family income and provide training in making flower bouquets from dried and fresh plants. The community members were very enthusiastic and very interested in the training on how to dry wild plants and arrange them into beautiful flower bouquets that are marketable.
Pendampingan Strategi Pendapatan Asli Daerah Berbasis Data bagi Pemerintah Kota Baubau: Indonesia Eko Satria; Anwar Sadat; Wa Ode Adriani Hasan; Herman Lawelai; La Ode Sardiman
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Vol. 7 No. 2 (2026): Edisi Mei - Agustus
Publisher : Lembaga Dongan Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55338/jpkmn.v7i2.8876

Abstract

Pengelolaan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Baubau masih menghadapi berbagai kendala, seperti belum optimalnya pemetaan potensi pajak daerah, keterbatasan integrasi data antar perangkat daerah, serta rendahnya penggunaan analisis fiskal dalam penyusunan target pendapatan daerah. Kegiatan pengabdian ini bertujuan memperkuat kapasitas aparatur pemerintah daerah melalui pendampingan penyusunan dokumen strategis potensi PAD berbasis data. Metode pelaksanaan dilakukan secara partisipatif melalui tahapan persiapan, pengumpulan data, analisis fiskal, dan Focus Group Discussion (FGD) bersama Badan Pendapatan Daerah dan perangkat daerah terkait. Kegiatan ini melibatkan aparatur dari beberapa organisasi perangkat daerah yang berkontribusi terhadap pengelolaan PAD Kota Baubau. Hasil kegiatan menunjukkan tersusunnya dokumen kajian potensi PAD yang memuat analisis potensi pajak daerah, proyeksi penerimaan, identifikasi sektor prioritas, dan rekomendasi kebijakan peningkatan PAD. Pendampingan juga meningkatkan pemahaman aparatur mengenai penggunaan instrumen analisis fiskal, seperti elastisitas PAD, analisis kontribusi sektor ekonomi, dan proyeksi penerimaan daerah dalam penyusunan target pendapatan daerah. Kegiatan ini memperkuat kolaborasi antara perguruan tinggi dan pemerintah daerah dalam mendukung tata kelola fiskal yang lebih efektif dan berkelanjutan.