Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Journal of Innovative and Creativity

Pengaruh Substitusi Nasi Putih dengan Nasi Singkong terhadap Karakteristik Tekstur dan Penerimaan Konsumen Terhadap Organoleptik Nasi Goreng Jordan Fernando; Eva Amalia
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i3.5044

Abstract

Penelitian ini mengkaji pengaruh penggantian sebagian beras putih dengan beras singkong terhadap karakteristik sensorik dan penerimaan konsumen terhadap nasi goreng. Tiga tingkat penggantian 50%, 60%, dan 70% beras singkong diformulasikan untuk mengevaluasi pengaruhnya terhadap atribut penampilan, aroma, rasa, dan tekstur. Sebanyak 38 panelis, yang terdiri dari evaluator terlatih dan tidak terlatih, berpartisipasi dalam penilaian sensorik. Uji hedonik dan kualitas hedonik dianalisis menggunakan uji ANOVA satu arah untuk menentukan perbedaan signifikan antar perlakuan, diikuti dengan uji rentang ganda Duncan untuk perbandingan lebih lanjut jika diperlukan. Hasil menunjukkan bahwa penambahan beras singkong secara signifikan mempengaruhi atribut tekstur, sementara warna, aroma, dan rasa tetap berada dalam rentang sensorik yang dapat diterima di semua formulasi. Tingkat penggantian 50% menunjukkan kinerja sensorik yang paling stabil, sedangkan proporsi yang lebih tinggi, terutama formulasi 70%, memperkenalkan karakteristik singkong yang lebih khas, terutama tercermin dalam kelembutan tekstur dan aroma singkong yang sedikit lebih kuat. Secara keseluruhan, temuan ini menunjukkan bahwa nasi singkong dapat berfungsi sebagai pengganti parsial yang layak untuk nasi putih dalam masakan nasi goreng tanpa menyebabkan penurunan yang signifikan dalam penerimaan sensorik secara keseluruhan. Hal ini mendukung potensi penggunaan singkong sebagai sumber karbohidrat alternatif lokal, yang dapat mempromosikan diversifikasi pangan sambil menawarkan keunggulan nutrisi, terutama bagi individu yang mencari makanan pokok dengan indeks glikemik rendah. Studi ini menekankan pentingnya memanfaatkan bahan baku lokal yang tersedia untuk meningkatkan keragaman diet dan mengurangi ketergantungan pada karbohidrat olahan.
Analisis Informasi, Referensi, Persepsi Dan Respons Kaum Muda Terhadap Manfaat Diet Keto Di Kota Batam Mishaly Humayrah; Eva Amalia; Miratia Afriani; Arina Luthfini Lubis
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i3.6570

Abstract

Diet keto diartikan sebagai pola makan asupan rendah karbohidrat tinggi dan rendah karbohidrat, serta protein dalam jumlah seimbang untuk mencapai ketosis. Pada awalnya diet ini diterapkan untuk menagani pasien epilepsi pada anak-anak dan dewasa, kemudian mulai diterapkan untuk penderita kardiovaskular, diabetes, obesitas, serta dikenal efektif dalam menurunkan berat badan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis informasi, referensi, persepsi, dan respons kaum muda terhadap manfaat diet keto di Kota Batam. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan sumber data yang diperoleh melalui observasi dan kuesioner. Hasil penelitian menujukan sebagian besar respons kaum muda memilik pandangan positif terhadap diet keto dan menyatakan setuju dengan indikator yang telah diberikan. Dari segi informasi dan referensi mengenai diet keto, kaum muda mudah mengakses dan memverifikasi kebenaran informasi mengenai diet keto melalui berbagai media, terutama media sosial. Dari segi persepsi dan respons sebagian besar responden memiliki ketertarikan yang tinggi untuk mengenai terhadap manfaat diet keto sebagian besar kaum muda memiliki pandangan yang positif dan memiliki ketertarikan yang tinggi untuk lebih mengenal dan mencoba menerapkan diet keto sebagai bagian dari gaya hidup sehat modern. Meskipun demikian, penerapan pola makan diet keto di kota Batam perlu disesuaikan dengan kebiasaan dan gaya kaum muda setempat, agar manfaatnya dapat dirasakan secara optimal tanpa menimbulkan risiko bagi kesehatan.