Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

PENCEGAHAN STUNTING DENGAN PENINGKATAN MITRA ASI EKSKLUSIF DI WILAYAH PONDOK PESANTREN HIDAYATULLOH AL MUHAJIRIN BANGKALAN Mery Susantri; Nailul Huda; Farah Nuriannisa; Nur Hidaayah; Quddus Salam; Iga Sukmawati; Retno Diah Putri Ekayanti
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 5 (2023): Volume 4 Nomor 5 Tahun 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v4i5.21800

Abstract

Menurut survey masih terdapat kader atau mitra ASI eksklusif di PP Hidayatulloh Al-Muhajirin Bangkalan yang masih belum menguasai dan memahami dengan baik bagaimana cara mencegah terjadinya stunting. Berangkat dari permasalahan yang ada tersebut, tim pengusul berencana untuk mengadakan kegiatan pengabdian masyarakat dengan mengangkat topik pembahasan yaitu “Pencegahan Stunting dengan Peningkatan Mitra ASI Eksklusif” dengan harapan para terdapat kader atau mitra ASI eksklusif di ponpes mampu menguasai dan memahami dengan baik bagaimana cara mencegah terjadinya stunting. Metode Penyuluhan tentang ASI Eksklusif dan pencegahan stunting ini dilakukan secara offline di ruang pertemuan dengan mengundang beberapa pengurus dan santri sebanyak 48 santri. Sebelum dan sesudah dilaksanakan penyuluhan peserta diberikan kuesioner untuk mengetahui tingkat pengetahuan ASI eksklusif sekaligus sebagai tolak ukur pemahaman peserta. Hasil dan Pembahasan Terdapat 11 responden (22,92%) yang memiliki penilaian post test yang baik, 25 responden (56,25%) memiliki penilaian post test yang cukup dan 10 responden (20,83%) memiliki penilaian post test yang kurang. Hal tersebut menunjukkan bahwa terdapat peningkatan pengetahuan responden sebelum dan setelah dilakukan pemaparan materi penyuluhan. Saat pelaksanaan kegiatan ini terlihat para peserta terlihat antusias dan menyimak materi dengan seksama. Kesimpulan Kegiatan ini berdampak positif. adanya peningkatan pengetahuan terhadap ASI Eksklusif dan pencegahan stunting sehingga diharapakkan kedepannya para kader atau Mitra ASI Eksklusif turut pro aktif dalam mensosialisasikan manfaat ASI Eksklusif kepada masyarakat sekitar ponpes sehingga mampu menekan angka stunting.
PENGENALAN MANFAAT BAWANG PUTIH DALAM PENANGANAN INFEKSI JAMUR CANDIDA DI PP HIDAYATULLOH AL MUHAJIRIN BANGKALAN Ratna Sofaria Munir; Handayani Handayani; Ary Andini; Chilyatuz Zahroh; Fitria Agustina; Muhammad Raffli; Retno Diah Putri Ekayanti
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 5 (2023): Volume 4 Nomor 5 Tahun 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v4i5.21803

Abstract

Menurut survey sementara yang telah dilakukan di Pondok Pesantren Hidayatullah Al Muhajirin banyak santri yang belum mengetahui manfaat bawang putih yang dapat digunakan sebagai penanganan infeksi jamur candida. Dengan adanya permasalahan tersebut, tim pengusul akan melakukan pengabdian masyarakat dengan judul “Pengenalan Manfaat Bawang Putih dalam Penanganan Infeksi Jamur Candida di PP Hidayatulloh Al Muhajirin Bangkalan” dengan harapan para santri mampu mengetahui manfaat dan mengaplikasikan bawang putih sebagai pengobatan herbal untuk menanggulangi infeksi jamur candida. Metode Penyuluhan ini dilakukan secara offline di ruang pertemuan PP Hidayatulloh Al Muhajirin Bangkalan dengan mengundang beberapa pengurus dan santri sebanyak 48 santri. Sebelum dan sesudah dilaksanakan sosialisasi peserta diberikan kuesioner untuk mengetahui tingkat pengetahuan terhadap budidaya tanaman obat keluarga sekaligus sebagai tolak ukur pemahaman peserta. Hasil dan Pembahasan Terdapat 12 responden (25,00%) yang memiliki penilaian post test yang baik, 29 responden (60,42%) memiliki penilaian post test yang cukup dan 7 responden (14,58%) memiliki penilaian post test yang kurang. Hal tersebut menunjukkan bahwa terdapat peningkatan pengetahuan sebelum dan setelah dilakukan pemaparan materi penyuluhan. Saat pelaksanaan kegiatan ini terlihat para peserta terlihat antusias dan menyimak materi dengan seksama. Kesimpulan Kegiatan ini berdampak positif dan adanya peningkatan pengetahuan terhadap manfaat bawang putih dalam kesehatan. adanya peningkatan pengetahuan ini diharapakkan kedepannya para santriwati dapat memperbaiki pola hidup bersih agar terhindar dari infeksi jamur candida serta mampu menerapkan apa yang telah disampaikan.
COMMUNITY EMPOWERMENT THROUGH CULTIVATION TRAINING AND HERBAL DRINK POWDER PRODUCTION IN THE LEPROSY PATIENT FAMILY COMMUNITY Handayani; Renny Novi Puspitasari; Gatot Kustyadji; Irvan Adhin Cholilie; Surya Iryana Ihsanpuro; Zahwa Salsabila; Rizka Ayu Salsabilla; Aina Izzatun Naila; Falih Dhiya’ulhaq; Muhammad Hefdi; Kurnia Farisya; Zumrotul Farikhah; Adityas Sabrina; Elysia Rahmayanti; Delivia Putri; Nur Vadiya; Adimas Indrayana; Muhammad Abadiyyusya; Muhammad Irfan Adi; Shabrina Zharfa; Retno Diah Putri Ekayanti
Community Service Journal of Indonesia Vol. 8 No. 1 (2026): Community Service Journal of Indonesia
Publisher : Institute for Research and Community Service, Health Polytechnic of Kerta Cendekia, Sidoarjo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36720/csji.v8i1.848

Abstract

Social stigma still attached to the families of leprosy patients in Sumber Glagah Hamlet, Pacet, Mojokerto, causes limited access to education, employment, and social interaction. This condition has led to a decrease in family income, even though leprosy is curable. To overcome this, community empowerment was carried out through cultivation training and the production of herbal drink powder as an effort to improve the economy and quality of life. The activity was conducted in Sumber Glagah Hamlet, Pacet District, Mojokerto. The methods used were counseling and training on the archipelago herbal drink (Serbat Nusantara) and the cultivation of herbal ginger plants. The total number of participants was 23 leprosy patient family members. The increase in participant knowledge was measured by giving a pre-test before the activity and a post-test after the training. The results showed a significant increase in knowledge, reaching a "Good" category score of 86.95%. Participants were very enthusiastic, demonstrated by their activeness during the discussion and question-and-answer session. This activity concludes that skill-based training, such as making herbal drink powder, can significantly increase the knowledge and morale of leprosy survivor families in economic empowerment efforts. It is suggested that similar programs be carried out sustainably and collaboratively to reduce stigma and strengthen local economic independence.
A Socialization of the Benefits of Brotowali for Health at the Bringkan Lestari Nursing Home in Gresik RATNA SOFARIA MUNIR; Handayani Handayani; Renny Novi Puspitasari; Nihazzatuzai Nihazzatuzai; Amalia Tauziah; Retno Diah Putri Ekayanti
Journal of Health Community Service Vol. 5 No. 2 (2025): Journal of Health Community Service: 2025 May Editor's Choice
Publisher : UNUSA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Lestari Nursing Home is an active nursing home located in Bringkan village, Menganti sub-district, Gresik district. There are 40 elderly people who are permanent residents. Nursing homes often receive assistance in the form of food or basic necessities. Based on survey results, many elderly people do not know the benefits of the brotowali herbal plant. In fact, brotowali infusion and decoction have been used to treat high blood sugar. Due to the lack of knowledge among the elderly about the benefits of the brotowali herbal plant, the drafting team will hold outreach activities at the Lestari Nursing Home. The aim of this community service activity is to increase the knowledge of the elderly about the benefits of brotowali for health, and increase the awareness of the elderly to use brotowali herbal drinks for natural (herbal) health.  The method used is counseling. The topic given was about the benefits of brotowali for health with a target of 20 elderly people. The results of the counseling showed an increase in knowledge of 84%. The elderly seemed enthusiastic in this outreach activity as seen from their activeness when the question and answer discussion session was opened by the resource person.