Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

DIVERSITY AND ROOSTING CHARACTERISTIC OF BATS IN BUNI AYU CAVE, SUKABUMI LIMESTONE AREA, WEST JAVA Wiantoro, Sigit
ZOO INDONESIA Vol 21, No 1 (2012): Juli 2012
Publisher : Masyarakat Zoologi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (572.425 KB)

Abstract

  Penelitian keanekaragaman dan karakteristik tempat bertengger kelelawar di Gua Buni Ayu, Desa Cipicung, Kecamatan Nyalindung, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat dilakukan untuk mengetahui keanekaragaman jenis kelelawar dan karakter spesifik tempat bertenggernya. Metode yang digunakan dalam penelitian ini antara lain jaring kabut, jaring bertangkai dan observasi. Selain itu, pengukuran suhu dan kelembaban relatif juga diukur di setiap tempat bertengger. Dari penelitian ini diketahui sebanyak 504 indi-vidu kelelawar yang terdiri dari empat jenis yaitu Hipposideros diadema, Hipposideros galeritus, Rhi-nolophus affinis dan Miniopterus magnater berada di Gua Buni Ayu. Bentuk fisik lorong gua diketahui meru-pakan faktor penting yang mempengaruhi jenis-jenis kelelawar dalam menentukan tempat bertenggernya. Rerata suhu udara berkisar antara 26.67-28.46 0C, sedangkan kelembaban udara berkisar antara 81.5-84.48%. Perbedaan suhu dan kelembaban udara yang relatif kecil tersebut tidak mengindikasikan adanya pengaruh terhadap perilaku pemilihan tempat bertengger di Gua Buni Ayu dan kisaran tersebut masih dalam kisaran normal bagi kelelawar untuk tetap bisa bertahan hidup. 
Keanekaragaman Jenis dan Karakteristik Bertengger Kelelawar Goa Di Stasiun Pusat Penelitian dan Pelatihan Konsewasi Wav Can-gu k Taman Nasional Bukit Barisan Selatan, Lampung Wiantoro, Sigit
JURNAL BIOLOGI INDONESIA Vol 4, No 3 (2007): JURNAL BIOLOGI INDONESIA
Publisher : Perhimpunan Biologi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2006.953 KB) | DOI: 10.14203/jbi.v4i3.3263

Abstract

TULISAN PENDEKKeanekaragaman Jenis dan Karakteristik Bertengger Kelelawar GoaDi Stasiun Pusat Penelitian dan Pelatihan Konsewasi Wav Can-gu kTaman Nasional Bukit Barisan Selatan, Lampung
KEANEKARAGAMAN JENIS DAN KARAKTERISTIK BERTENGGER KELELAWAR GOA DI STASIUN PUSAT PENELITIAN DAN PELATIHAN KONSEWASI WAV CAN-GU K TAMAN NASIONAL BUKIT BARISAN SELATAN, LAMPUNG Wiantoro, Sigit
JURNAL BIOLOGI INDONESIA Vol 4, No 3 (2007): JURNAL BIOLOGI INDONESIA
Publisher : Perhimpunan Biologi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14203/jbi.v4i3.3263

Abstract

TULISAN PENDEKKeanekaragaman Jenis dan Karakteristik Bertengger Kelelawar GoaDi Stasiun Pusat Penelitian dan Pelatihan Konsewasi Wav Can-gu kTaman Nasional Bukit Barisan Selatan, Lampung
Brief Report on The Population Survey Long-tailed Macaque (Macaca fascicularis [Raffles,1821]) in West Nusa Tenggara, Indonesia Hadi, Islamul; Wiantoro, Sigit; Inayah, Nurul; Maharadatunkamsi, Maharadatunkamsi; Atikah, Tika Dewi; Zamroni, Yuliadi; Supardiono, Supardiono; Alfian, Muhammad Rijal; Sadewo, Imran; Mubarokah, Nurlaila; Kurniawan, Budhy; Tresnani, Galuh
JURNAL SAINS TEKNOLOGI & LINGKUNGAN Vol. 10 No. 3 (2024): JURNAL SAINS TEKNOLOGI & LINGKUNGAN
Publisher : LPPM Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jstl.v10i3.701

Abstract

Survey on the population and distribution of long-tailed macaque (Macaca fascicularis [Raffles, 1821]) in the administrative areas of West Nusa Tenggara Province have been conducted during June-July 2024 to examine the distribution and population status on the macaque.  The on-road reconnaissance survey, interview and literature studies have applied to collect data. We recorded 6146 individuals from 307 groups of long-tailed macaques in eight regencies. Of the 6146 individuals of long-tailed macaques, 1532 individuals are recorded living in conservation area, while 4614 individuals live in outside conservation area, respectively.  The number of individuals and troops of the monkey showed us the minimum number that can be recorded. Further study needs to be conducted in addressed to dig more information on the existence of long-tailed macaque in West Nusa Tenggara. Furthermore, population information and distribution of long-tailed macaques could be the basic knowledge on the population management efforts in the future.
Farmers' Perception and Participation in Bat Conservation in Agricultural Areas of Banyuwangi, East Java, Indonesia Adelia, Venika Shafa; Priyambodo, Swastiko; Hindayana, Dadan; Wiantoro, Sigit
Jurnal Perlindungan Tanaman Indonesia Vol 29, No 2 (2025)
Publisher : Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/jpti.103894

Abstract

Pests in the agricultural sector cause huge losses to farmers' production and income. Sustainable pest management, such as the utilization of natural predators, is important to maintain agricultural productivity. In Banyuwangi, East Java, Indonesia fruit-eating bats pose a threat to horticultural yields, although their ecological roles as pollinators and seed dispersers are recognized. Conflicts between bat conservation efforts and farmers' needs arise because most farmers view bats as pests. This study examines farmers' perceptions of bats and their participation in bat conservation in Banyuwangi, as well as the factors that influence their attitudes. Based on interviews and data analysis in three sub-districts, this study found that farmers' knowledge on the benefits of bats is not always directly proportional to their positive attitude towards them. To resolve this conflict, a management strategy that includes education, incentives and collaboration with farmers is suggested. Through this approach, a balance between bat conservation and agriculture sustainability is expected to be realized, providing long-term benefits for the ecosystem and agricultural productivity in the region.