Claim Missing Document
Check
Articles

Found 18 Documents
Search

Pengaruh Pemberian Pupuk Organik Cair Terhadap Pertumbuhan Dan Produksi Tiga Jenis Tanaman Sayuran Dengan Sistem Aeroponik Sianipar, Saut Marodjahan; Pane, Erwin; Maimunah, Maimunah
Agrotekma: Jurnal Agroteknologi dan Ilmu Pertanian Vol 2, No 1 (2017): Jurnal Agrotekma Desember
Publisher : Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31289/agr.v2i1.1107

Abstract

Peluang kebutuhan akan sayuran berkualitaas sangat terbuka dengan makin banyaknya masyarakat yang berbelanja ke pasar swalayan. Diversifikasi jenis sayuran perlu dilaksanakan untuk memenuhi berbagai permintaan pasar. Hingga saat ini jenis sayuran yang banyak dibudidayakan secara aeroponik antara lain berbagai kultivar selada (lettuce keriting hijau, cos/romaine, butterhead, batavia, lollo rossa, iceberg, head lettuce), pakchoy hijau dan putih, caysim, dan kailan serta horenzo yang baru mulai dikembangan. Kangkung dan bayam juga dapat diusahakan secara aeroponik.  Tujuan dari penelitian ini untuk melihat bagaimana pengaruh pemberian pupuk organik cair terhadap pertumbuhan dan produksi tanaman sayur-sayuran dengan sistem aeroponik. Metode penelitian yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) Faktorial, yaitu: 3 x 4 dengan 3 kali ulangan dan setiap ulangan terdiri dari 3 konsentrasi. Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan dapat di simpulkan bahwa pemberian pupuk cair Herbafarm tidak memberikan pengaruh yang nyata untuk semua jenis tanaman yang ditanam (sawi, kangkung, bayam).
Respon Pemberian Pupuk Kandang Sapi Dan Super Bokasi Aos Amino Terhadap Pertumbuhan Dan Produksi Bawang Merah (Allium ascanicum L.) Nasution, Rohima; Pane, Erwin; Gusmeizal, Gusmeizal
Agrotekma: Jurnal Agroteknologi dan Ilmu Pertanian Vol 1, No 1 (2016): Jurnal Agrotekma Desember
Publisher : Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31289/agr.v1i1.1098

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah pemberian pupuk Kandang Sapi dan Super Bokasi AOS Amino memberikan respon yang baik terhadap pertumbuhan dan produksi  bawang merah. Penelitian dilakukan di kebun percobaan Fakultas Pertanian Universitas Medan Area yang berlokasi di jalan Kolam No.1 Medan Estate, Kecamatan Percut Sei Tuan. Penelitian ini di laksanakan mulai bulan juni  sampai dengan Agustus 2014, mengunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) Faktorial, dengan dua ulangan, 16 kombinasi sehingga didapat 32 plot tanaman dari seluruh kombinasi dan ulangan. Faktor pertama yang diuji adalah pupuk kandang sapi yaitu K0 = tanpa pupuk kandang sapi, K1 =  mengunakan pupuk dengan dosis 200 gram /plot, K2 = mengunakan pupuk kandang sapi 400 gram/plot, K3= mengunakan pupuk kandang sapi dengan dosis 600 gram /plot. Faktor kedua yang diuji adalah Super Bokasi AOS Amino yaitu A0 = Tanpa mengunakan AOS Amino, A1= mengunakan AOS Amino (1,875 ml/l air), A2 =  mengunakan AOS Amino (3,75 ml/l air), A3= mengunakan AOS Amino (5,625 ml/l air). Hasil  penelitian menunjukan bahwa pemberian pupuk kandang sapi  dan AOS Amino  perpengaruh nyata pada pengamatan bobot basah perplot dengan nilai F-hitung 4,13 pada perlakuan AOS Amino dan tidak perpengaruh nyata pada parameter lainya, dan hasil rata bobot umbi perplot menunjukan hasil yang tinggi pada perlakuan  A3 (5,625 ml/l air).
Hama Lalat Buah (Bactrocera dorsalis Hendel) Dan Preferensi Peletakan Telur Pada Tingkat Kematangan Buah Belimbing di Desa Tiang Layar Kecamatan Pancur Batu Sumatera Utara Wulan Sari, Dewi; Azwana, Azwana; Pane, Erwin
Agrotekma: Jurnal Agroteknologi dan Ilmu Pertanian Vol 1, No 2 (2017): Jurnal Agrotekma Juni
Publisher : Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31289/agr.v1i2.1128

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui jenis lalat buah pada tanaman belimbing dan untuk mengetahui tingkat kematangan buah belimbing yang paling di sukai oleh hama lalat buah. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Non Faktorial terdiri dari lima  perlakuan tentang kriteria buah yaitu: a) Buah belimbing manis berwarna hijau tua (indeks 1), b) Buah belimbing manis berwarna hijau sedikit kuning (indeks 2), c) Buah belimbing manis berwarna hijau kuningan (indeks 3), d) Buah belimbing manis berwarnakuning kehijauan, kulit buah kuning dengan sedikit hijau (indeks 4), e) Buah belimbing manis berwarna kuning kehijauan, kulit buah berwarna kuning dengan sediki hijau bagian rusuk/lingir (indeks 5). Hasil penelitian : a) Jenis lalat buah yang masuk ke dalam perangkap dari minggu pertama sampai minggu ke empat yaitu Bactrocera dorsalis, populasi lalat buah dari pengamatan minggu pertama sebanyak 203 lalat buah, terus meningkat sampai pengamatan minggu ke empat sebanyak 229 lalat buah. b) Lalat buah paling banyak meletakkan telur pada buah belimbing manis berwarna kuning kehijauan, kulit buah kuning dengan sedikit hijau pada perlakuan (D) c) Jumlah larva lalat buah 3-12 larva paling banyak di jumpai pada buah dengan tingkat kematangan (D).
Pengaruh Pemberian Bahan Organik Kulit Biji Kopi Dan Zat Perangsang Tumbuh Hydrasil Pada Pertumbuhan Bibit Karet Okulasi Klon PB 260 Manullang, Wentricho; Astuti K., Retna; Pane, Erwin
Agrotekma: Jurnal Agroteknologi dan Ilmu Pertanian Vol 1, No 2 (2017): Jurnal Agrotekma Juni
Publisher : Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31289/agr.v1i2.1129

Abstract

Penelitian dilaksanakan di kebun percobaan Fakultas Pertanian Universitas Medan Area yang berlokasi di jalan Kolam No. 1 Medan Estate. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Mei 2013 sampai dengan Juli 2013. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian bahan organik kulit biji kopi dan zat perangsang tumbuh terhadap pertumbuhan bibit karet okulasi. Rancangan yang digunakan yaitu Rancangan Acak Kelompok (RAK) Faktorial. Parameter yang diamati adalah panjang tunas, jumlah anak daun, luas daun, jumlah tangkai daun dan volume akar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa semua parameter yang diamati tidak berbeda nyata pada perlakuan bahan organik kulit biji kopi (K) dengan empat taraf perlakuan K0= kontrol (topsoil), K1 = 1 kg + 4 kg subsoil, K2= 2 kg + 3 kg subsoil, K3= 3 kg + 2 kg subsoil dan zat perangsang tumbuh hydrasil (H) dengan empat taraf H0= Kontrol (1 liter air), H1= 1 ml/1 liter air, H2= 2 ml/1 liter air, H3= 3 ml/1 liter air. Kesimpulan yang diperoleh dari penelitian ini adalah pemberian bahan organik kulit biji kopi dan zat perangsang tumbuh hydrasil tidak nyata meningkatkan pertumbuhan bibit karet okulasi. Namun demikian berdasarkan uji statistik beberapa parameter pengamatan seperti panjang tunas, jumlah anak daun dan jumlah tangkai daun mengalami rata-rata pertumbuhan meningkat pada umur 6 MST dan rataan pertumbuhan yang tidak stabil (inderterminate) pada umur 8 MST -12 MST.
Pengaruh Pemberian Berbagai Konsentrasi Pupuk Organik Cair Urine Kambing Terhadap Pertumbuhan dan Produksi Tanaman Jagung Manis (Zea mays saccharata Sturt) Nanda, Elgi; Mardiana, Siti; Pane, Erwin
Agrotekma: Jurnal Agroteknologi dan Ilmu Pertanian Vol 1, No 1 (2016): Jurnal Agrotekma Desember
Publisher : Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31289/agr.v1i1.1100

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan konsentrasi pupuk organik cair urine kambing yang tepat terhadap pertumbuhan dan produksi tanaman jagung manis. Rancangan percobaan yang digunakan dalam penelitian ini adalah rancangan acak kelompok (RAK) non faktorial yang teridiri dari 5 perlakuan yaitu P0 = 0 %, P1= 5 %, P2= 10 %, P3= 15 % dan P4= 20 %. Parameter yang diamati adalah tinggi tanaman (cm), diameter batang (mm), jumlah daun (helai), bobot tongkol berkelobot per plot (g), bobot tongkol berkelobot per tanaman (g), bobot tongkol tanpa kelobot (g), diameter tongkol (g), persentase panjang tongkol berisi (%) dan produksi tongkol berkelobot per hektar (ton). Dari hasil yang telah didapat, diketahui bahwa pemberian berbagai konsentrasi pupuk organik cair urine kambing berpengaruh nyata meningkatkan tinggi tanaman (cm), diameter batang (mm), bobot tongkol berkelobot per plot (g), bobot tongkol berkelobot per tanaman (g), bobot tongkol tanpa kelobot (g), diameter tongkol (mm) dan produksi tongkol berkelobot per hektar (ton). Pemberian berbagai konsentrasi pupuk organik cair urine kambing berpengaruh tidak nyata terhadap jumlah daun (helai) dan persentase panjang tongkol berisi (%). Hasil terbaik untuk meningkatkan pertumbuhan dan produksi tanaman jagung manis adalah pada perlakuan P3 yaitu pada konsentrasi 15 % pupuk organik cair urine kambing.
Waqf Perspective of Islamic Law and Law in Indonesia Siregar, Syawal; Pane, Erwin
El-Sirry: Jurnal Hukum Islam dan Sosial Vol 3, No 1 (2025)
Publisher : UIN SYEKH ALI HASAN AHMAD ADDARY PADANGSIDIMPUAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24952/ejhis.v3i1.16169

Abstract

This research aims to examine the concept and implementation of waqf according to the perspective of Islamic law and how it is regulated in the positive legal system in Indonesia. In Islam, waqf is seen as a charity whose rewards continue to flow as long as the benefits of waqf assets are still felt by the recipient. Meanwhile, in Indonesia, waqf is legally regulated through Law Number 41 of 2004 concerning Waqf and other implementing regulations. This research uses a qualitative method with a normative-juridical approach, namely examining the sources of Islamic law such as the Qur'an and Hadith as well as applicable laws and regulations. The results of the study show that the principles of waqf in Islamic law and laws in Indonesia have harmony, especially in terms of the eternity of waqf assets and their designation for the public good. However, there are some differences in terms of technical implementation and administration.
Perkawinan Dini Dan Tantangan Tanggung Jawab Keuangan Di Sibuhuan Kabupaten Padang Lawas Pane, Erwin
El-Sirry: Jurnal Hukum Islam dan Sosial Vol 2, No 1 (2024)
Publisher : UIN SYEKH ALI HASAN AHMAD ADDARY PADANGSIDIMPUAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24952/ejhis.v2i1.11024

Abstract

This research will examine the responsibilities of husbands when carrying out early marriages in Sibuhuan, Padang Lawas Regency, using field research and a qualitative approach. The primary source is in the form of direct interviews with perpetrators of early marriage. Next, it is analyzed using descriptive analysis techniques. This research shows that husbands who enter into early marriages have not been able to fulfill their responsibilities as husbands because. First, minor children have few job opportunities; they have weak energy and unstable emotions; third, they have inadequate knowledge and no expertise; and fourth, internal conflicts often occur in the family, both between husband and wife and parents.
Provision of POC Coconut Water and Tea Dregs Compost on Plant Growth and Production Pane, Erwin; Sihotang, Saipul; Sitompul, Marco Y. F; Indrawaty, Asmah; Mariana, Merlyn; Qohar, Adi Fathul
Jurnal Penelitian Pendidikan IPA Vol 9 No 9 (2023): September
Publisher : Postgraduate, University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppipa.v9i9.4984

Abstract

The aims ofthis research is to determine the response of growth and production of sweet corn (Zea Mays Saccharata Strurt) to the application of liquid organic fertilizer coconut water and tea waste compost. The research cobducted in Trial Garden of Agriculture Faculty of Medan Area University, Kolam Street no 1 Medan Estate with height 22 m above sea level. Plat topografi and alluvial soil type was done since June up to September 2018. The research is using Random Designing Group Factorial with two factors, such as coconut water POC (K0 = Control (purn); K1 = coconut water POC 50 ml/L; K2 = coconut water POC 100 ml/L; K3 = coconut water POC 150 ml/L), and the giving factors of tea pulp compost (K0 = Control (purn); K1 = tea pulp compost 5 Ton/Ha; K2 = tea pulp compost 10 Ton/Ha; K3 = tea pulp compost 15 Ton/Ha). Repeatedly twice. Parameter which observed are the height of the plant, leaf amount, diameter of the stem, the sample each plot of plant production, plant production each plot. The result of this research is two show that the giving of coconut water POC is not really influencing to the treatment and giving of the tea pulp compost to the treatment and giving of the tea pulp compost is really influencing to the height of the plant, the sample of plant production each plot, plant production each plot but not really influence to the leaf amount and diameter of stem as well as combination among coconut water POC and tea pulp compost is not influencing to all treatments.