Claim Missing Document
Check
Articles

Found 18 Documents
Search

Efisiensi Penggunaan Faktor-Faktor Produksi Pada Usahatani Kentang Di Desa Kaban Kabupaten Karo Deras, Stefanus; Sinulingga, Helviani
JURNAL AGRIUST Volume 2 No 1 Tahun 2021
Publisher : Universitas Katolik Santo Thomas Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (525.338 KB) | DOI: 10.54367/agriust.v2i1.1790

Abstract

Usahatani kentang saat ini masih dihadapkan pada masalah rendahnya efisiensi. Pada tingkat nasional, pro-duktivitas masih sebesar 17,97 ton per ha. Produksi ditentukan oleh kualitas dan kuantitas penggunaan input produksi, dan akan menimbulkan ongkos produksi yang tinggi. Harga produksi kentang yang relatif berfluktuatip dan cenderung menurun setiap musim panen tentu me-mengaruhi efisiensi. Penelitian bertujuan untuk men-deskripsikan tingkat efisiensi harga penggunaan faktor-faktor produksi pa-da usahatani kentang. Analisis data dilaku-kan dengan model fungsi produksi Cobb Douglass. Hasil penelitian menunjukkan bah-wa secara serempak faktor produksi bibit, pupuk kandang, pupuk cantik, insektisida, dan tenaga kerja berpe-ngaruh nyata terhadap produksi kentang pada alfa 0,05. Secara parsial hanya faktor produksi bibit dan pupuk kandang yang berpengaruh nyata terhadap produksi kentang. Penggunaan faktor produksi bibit, pupuk kandang, pupuk cantik, insektisida, dan tenaga kerja belum efisien secara alokatif.
Kepentingan dan Kepuasan Petani Padi Sawah Terhadap Kinerja Penyuluh Pertanian Deras, Stefanus; Gultom, Widya
JURNAL AGRIUST Volume 2 No 2 Tahun 2022
Publisher : Universitas Katolik Santo Thomas Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (414.58 KB) | DOI: 10.54367/agriust.v2i2.2257

Abstract

Penelitian bertujuan untuk mengetahui tingkat kepuasan petani terhadap kinerja penyuluh pertanian. Hasil penelitiann: (1) Kepuasan petani terhadap kinerja penyuluh tergolong puas. (2) Kepentingan petani ter-hadap kinerja penyuluh pertanian tergo-long penting. (3) Penerapan inovasi sistem tanam jajar legowo 4:1 belum semua petani mene-rapkan sesuai anjuran penyuluh.
Efesiensi Usahatani Padi Sawah Pada Musim Hujan dan Musim Kemarau Deras, Stefanus; Gultom , Melisa
JURNAL AGRIUST Volume 3 No 1 Tahun 2022
Publisher : Universitas Katolik Santo Thomas Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (654.489 KB) | DOI: 10.54367/agriust.v3i1.2581

Abstract

Tanaman padi sawah secara umum diusahakan pada sawah berpengairan teknis, dan non teknis, namun ada juga yang diusahakan pada sawah tadah hujan. Masalah penelitian “seberapa besar efisiensi usahatani pada musim kemarau dan musim hujan dari segi output input ratio usahatani. Populasi penelitian adalah semua petani yang mengusahakan padi sawah pada kedua musim dengan karakter luas lahan yang berbeda. Sampel ditetapkan secara stratified random sampling atas dasar luas lahan yang diusahakan. Analisis data dilakukan secara deskriptif dan perhitungan efisiensi secara ekonomi dengan metode Output Input Ratio. Hasil penelitian menunjukkan bahwa produktivitas dan pendapatan usahatani padi sawah pada musim kemarau lebih tinggi daripada musim hujan; sedangkan biaya produksi pada musim hujan lebih tinggi daripada musim kemarau. Pada musim hujan OIR sebesar 1,099 < OIR pada musim kemarau sebesar 1,696. Dapat disimpulkan pada kondisi penelitian ini ternyata usahatani padi sawah lebih efisien pada musim kemarau daripada musim hujan.
Intervensi Penyuluhan Pertanian Dalam Pemberdayaan Sosial Dan Ekonomi Kelompok Tani Padi Sawah Di Desa Wonosari Deli Serdang Sumatera Utara Deras, Stefanus; Marpaung, Jalani
JURNAL AGRIUST Volume 3 No 2 Tahun 2023
Publisher : Universitas Katolik Santo Thomas Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54367/agriust.v3i2.3502

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan: (1) Untuk menguraikan bentuk intervensi penyuluh perta-nian kepada poktan padi sawah dan (2) Untuk menganalisis perubahan kehidupan sosial dan ekonomi pasca intervensi penyuluhan pertanian. Populasi penelitian adalah petani yang tergabung dalam kelompok tani. Sampel petani ditetapkan 40 orang dan 3 orang dari unsur pemerintah. Data dianalisis secara kualitatif. Hasil penelitian memperlihatkan perubahan sosial ekonomi petani setelah intervensi penyuluhan pertanian meliputi: (a) Mampu menangkar benih berkualitas, pengendalian hama penyakit tanaman, membuat perencanaan, pemulihan lahan yang rusak, pengoperasian mesin pertanian, dan pengelolaan pendapatannya, (b) Tumbuhnya minat diskusi kelompok, dan penerapan anjuran dari penyuluh, (c) Kemudahan dalam mencari modal tambahan, (f) Penanaman serentak, (g) Kegairahan petani dalam budidaya tanaman padi, (i) Penurunan biaya usahatani, (j) Peningkatan pendapatan usahatani (k) Mampu menerapkan indeks pola tanam IP-200, yang berdampak pada meningkatnya pendapatan usahatani sebesar Rp 51.276.334/ha/tahun.
Perbandingan Produktivitas Dan Pendapatan Usahatani Jagung Berbeda Varietas Deras, Stefanus; Sembiring, Surya Abadi; Duha, Albertini
JURNAL AGRIUST Volume 4 No 1 Tahun 2023
Publisher : Universitas Katolik Santo Thomas Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54367/agriust.v4i1.3506

Abstract

Introduksi bibit varietas unggul jagung dalam kegiatan usahatani ditujukan untuk perbaikan produktivitas. Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan produktivitas dan pendapatan usahatani jagung varietas Pioner P 32 dengan varietas Pertiwi. Penelitian dilaksanakan di Desa Hilizalo’otanö, Kecamatan Mazinö, Kabu-paten Nias Selatan, dengan alasan karena sebagian besar petani mengusahakan tanam-an jagung sebagai sumber penghasilan keluarga petani. Sampel penelitian adalah petani jagung sebanyak 48 KK. Penentuan sampel dengan cara stratified random sampling berdasarkan luas lahan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada perbedaan produktivitas antara jagung varitas Pertiwi dan jagung varitas Pioner 32. Produktivitas jagung varietas Pertiwi sebesar 950.93 kg/ha sedangkan jagung varitas Pioner 32 sebesar 1,270.35 kg/ha. Perbedaan ini secara statistik nyata pada alfa 0,05. Pendapatan petani jagung varietas Pertiwi setiap musim tanam sebesar Rp 5,187,117.40/ha dan usahatani jagung varietas Pioner 32 sebesar Rp 9,616,517.72/ha. Perbedaan ini secara statistik nyata pada alfa 0,05.
Analisis Pendapatan dan Efisiensi Usahatani Jagung Pioner P32 Deras, Stefanus; Ketaren, Christian A.
JURNAL AGRIUST Volume 4 No 2 Tahun 2024
Publisher : Universitas Katolik Santo Thomas Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54367/agriust.v4i2.4064

Abstract

Introduksi bibit varietas unggul jagung pioner 32 dalam kegiatan usahatani di-tujukan untuk perbaikan produk-tivitas dan pendapatan usaha-tani. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan tingkat efisiensi usa-hatani jagung varietas Pioner P32. Penelitian ini dilaku-kan di Desa Sirumbia yang memiliki luas lahan pertanian 376 ha. Populasi penelitian adalah 135 petani yang mengusahatani jagung Pioner P32, dengan besar sampel 33 KK petani. Anali-sis data dilakukan secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Produktivitas usahatani ja-gung piner 32 sebesar 13,76 ton/ha/mt, (2) Biaya produksi usahatani sebesar Rp 14.971.384,53/ha /mt, (3) Pen-dapatan bersih petani sebesar Rp 10.012.028,2/ha/mt, (4) Usahatani ja-gung didaerah penelitian sudah ter-golong efisien dengan nilai OIR 1,92
Curahan Kerja Wanita Tani dan Kontribusinya Terhadap Pendapatan Usahatani Padi Sawah di Desa Tanggiring Kecamatan Sumbul Kabupaten Dairi Deras, Stefanus; Sagala, Hendra Yuda
JURNAL AGRIUST Volume 5 No 1 Tahun 2024
Publisher : Universitas Katolik Santo Thomas Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan (1) untuk mengetahui besarnya curahan kerja wa-nita tani dalam usahatani padi sawah, (2) untuk mengetahui besar pendapatan usahatani padi sawah dan (3) untuk me-ngetahui besarnya kontribusi curahan kerja wanita tani terhadap pendapatan usahatani padi sawah. Penelitian dilakukan secara pur-posive di Desa Tanggiring, Kecamatan Sumbul, Kabupaten Dairi dengan alasan sebagian besar penduduknya berpenca-harian utama dari pertanian, letak da-erah yang cukup strategis, dan ber-potensi untuk mengembangkan usaha-tani padi sawah. Besar sampel ditentu-kan sebanyak 30 responden. Data yang digunakan dalam penelitian ini ber-sumber dari data primer dan data sekunder. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Besarnya curahan kerja wanita tani pada usahatani padi sawah di daerah penelitian yaitu 474,25 HKO/Ha/Musim Tanam. (2) Pendapat-an rata-rata yang diperoleh dalam usahatani padi sawah mencapai sebesar Rp.14.398.905/ha/musim tanam. (3) Kontribusi curahan kerja wanita tani terhadap pendapatan usahatani padi sawah sebesar 30,72% dengan pen-dapatan rata-rata sebesar Rp.4.427.167 /Ha/Musim Tanam.
Analisis Pendapatan Dan Kelayakan Usahatani Kopi Arabika Di Desa Paraduan, Kecamatan Ronggurnihuta, Kabupaten Samosir Deras, Stefanus
JURNAL AGRIUST Vol 5 No 2 (2025): AGRIUST, Edisi July 2025
Publisher : Universitas Katolik Santo Thomas Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to: 1. Analyze the cost of production of Arabica coffee farming. 2. Analyze the income of Arabica coffee farming. 3. Analyze the feasibility of Arabica coffee farming. The research was conducted intentionally in Paraduan Village, Ronggurnihuta District, Samosir Regency, which is one of the coffee producing areas in Ronggurnihuta District, Samosir Regency. The research population as well as a sample of 30 farmer families, was determined by census. The results of the study showed that the total production cost per hectare was Rp 16,721,658.80 and the income was Rp 42,866,267.94, so that the net income per hectare was Rp 26,144,609.14. The R/C ratio per hectare was 2.56. This figure can be interpreted that by sacrificing a cost of Rp 1, farmers get an income of Rp 2.56, and the farmer's net income is 1.56, obtained from (Rp 2.56 - Rp 1). This shows that Arabica coffee farming in Paraduan Village is feasible