Articles
Village Information System Design with Mobile Development Life Cycle Approach
Murtia, Sri;
Saputra, Riki;
Ramadani, Niska
Jurnal KomtekInfo Vol. 12 No. 2 (2025): Komtekinfo
Publisher : Universitas Putra Indonesia YPTK Padang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.35134/komtekinfo.v12i2.644
Mobile technology can provide great opportunities for village governments to improve public services and make village governance more transparent. Lolo Kecil Village still faces several problems in services, such as manual and time-consuming administrative processes, low public access to village information and activities, and low citizen participation in the decision-making process. This hampers service performance and makes the community less trusting of the village government. This study aims to design a mobile-based village information system using the Mobile Development Life Cycle (MDLC) approach. The MDLC approach is structured through the stages of planning, needs analysis, system design, and mobile application development. This system is intended to facilitate village administration processes such as delivering letters and other public services online, as well as increasing transparency through access to village information and activities. Through the complaint feature and discussion forum, the village information system can help the community communicate with the village government and provide direct input to village officials. The results of the system design implementation show that MDLC works well to create a stable, responsive, and easy-to-use mobile application. As a result, this application can function as a strategic tool to accelerate the digital transformation of villages, increase the accountability of village governments, and strengthen the relationship between village officials and the community through more open and clear communication. As a result, the level of public satisfaction with the services provided by the village government increased.
Model pembelajaran Flipped Classroom dengan mediainteraktif video: dampaknya terhadap hasil belajar siswa pada mata pelajaran sistem komputer
Yul, Fadlul Amdhi;
Ramadani, Niska
Gema Wiralodra Vol. 14 No. 1 (2023): Gema Wiralodra
Publisher : Universitas Wiralodra
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31943/gw.v14i1.366
Berdasarkan hasil observasi di Kelas X SMK Negeri 3 Kota Bengkulu pada mata pelajaran Sistem Komputer siswa cenderung belajar dengan fokus pada buku pelajaran yang pada akhirnya membuat kegiatan belajar mengajar menjadi tidak menarik dan siswa cenderung pasif dalam kegiatan pembelajaran dan berdampak rata-rata nilai akhir tidak mencapai nilai KKM. Penelitian ini menggunakan desain penelitian eksperimen semu dengan desain post test only control group design dengan memberikan perlakuan yang berbeda pada dua kelas yaitu kelas eksperimen dengan jumlah siswa 30 orang dan kelas kontrol dengan jumlah siswa 30 orang. Hasil pengujian menunjukkan bahwa tidak terdapat perbedaan antara penerapan model pembelajaran flipped classrom menggunakan media video interaktif dan model pembelajaran konvensional dengan video dan model pembelajaran konvensional terhadap pemahaman konsep sistem komputer. Namun jika dilihat dari uji ANOVA satu cell path tidak sama yaitu terdapat perbedaan jika dilihat dari nilai signifikan yaitu 0,037 yang berarti nilai sig < α yaitu 0,05 dan juga terdapat perbedaan jika dilihat dari nilai rata-rata yaitu (81,2667) untuk model pembelajaran flipped classrom dengan menggunakan media video interaktif diperoleh nilai rata-rata (74,7667) untuk model pembelajaran konvensional dengan menggunakan video dan rata-rata (74,8667) untuk model pembelajaran konvensional sehingga jika dilihat dari nilai rata-rata yaitu untuk model pembelajaran flipped classroom dengan menggunakan media interaktif video memiliki nilai rata-rata yang lebih besar dibandingkan model pembelajaran konvensional dengan menggunakan video dan model pembelajaran konvensional saja.
Implementasi Model Prototype dalam Perancangan Media Edukasi Pencegahan Stunting
Ramadani, Niska;
Andeswari, Desi;
Farady Coastera, Funny
Jurnal Ilmiah Perekam dan Informasi Kesehatan Imelda (JIPIKI) Vol. 10 No. 1 (2025): Jurnal Ilmiah Perekam dan Informasi Kesehatan Imelda Edisi Februari
Publisher : Akademi Perekam dan Informasi Kesehatan Imelda
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.52943/jipiki.v10i1.1775
Stunting can have an impact on child development, therefore comprehensive efforts are needed, one of which is through educational media. Stunting in Indonesia is still a significant public health problem, lack of parental understanding of good nutrition is part of the cause of stunting. In the development of Information Technology, it has a role in stunting prevention efforts, both in terms of monitoring, education, and data-based decision making. The purpose of this research is to create educational media that can be used as a learning tool and increase the understanding of mothers and prospective mothers about stunting. This application is built on the Android platform and can function using the Internet of Things (IoT) concept. This research applies a prototyping method that is developed based on user needs, as well as a mobile interface guidelines approach to guide the design of user interfaces that are tailored to target users. Based on the results of the research, an educational media design on stunting prevention has been created. The Android-based stunting prevention education application is designed to provide easily accessible, interactive and personalised information on the importance of balanced nutrition, a healthy diet and environmental hygiene. The app provides features such as exclusive breastfeeding guidelines, information on nutritious foods, health care tips for pregnant women and toddlers, and educational quizzes.
Analisis sistem informasi pendaftaran pasien rawat jalan di RSUD Kota Bengkulu
Ramadani, Niska;
Subli;
Noviara, Alita
Jurnal Manajemen Informasi Kesehatan (Health Information Management) Vol. 4 No. 1 (2019): Health Information and Management
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Sapta Bakti
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.51851/jmis.v4i1.163
Sistem informasi merupakan suatu sistem yang menyediakan informasi untukmanajemen dalam mengambil keputusan dan juga untuk menjalankan operasionalperusahaan, di mana sistem tersebut merupakan kombinasi dari orang-orang, teknologiinformasi dan prosedur-prosedur yang tergorganisasi. Dalam pelayanan rekam medissistem informasi merupakan salah satu penunjang dalam mengolah data pelayanan rekammedis, salh satunya adalah pendaftaran rawat jalan. Tujuan dari perancangan sistem iniadalah untuk memberikan gambaran secara umum kepada pemakai dalam pembuatanrancangan sistem yang baru untuk mengembangkan sistem yang lama. Sehinggadiharapkan sistem yang baru dapat membantu mengatasi kekurangan yang ada dan dapatmenghasilkan informasi serta laporan yang cepat dan tepat di RSUd Kota Bengkulu.Adapun sistem yang diusulkan merupakan langkah untuk mengefektifkan danmengefisiensikan sistem yang lama dengan menggunakan sistem yang baru. Instrumentpenelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah dengan cara pengamatan(Observasi) data yang dikumpulkan dengan melihat secara langsung dari objek yangditeliti yaitu sistem pendaftaran pasien rawat jalan di RSUD Kota Bengkulu dan jugadengan pedoman wawancara data yang dikumpulkan dengan cara melakukan wawancarakepada bagian kepala rekam medis. hasil penelitian ini adalah membuat sebuahperancangan prosesdur yang dapat digunakan untuk mendukung proses sistem yangberjalan di RSUD Kota Bengkulu, dengan adanya konsep perancangan sistem pasienrawat jalan dapat mengembangkannya untuk kepentingan operasional rumah sakit dandapat digunakan untuk sistem aplikasi yang berkaitan dengan data pendaftaran rawatjalan.
Tinjauan Aspek Desain Formulir Rekam Redis di Rumah Sakit Umum Daerah Kota Bengkulu
Annur, Syadikin;
ramadani, Niska
Jurnal Manajemen Informasi Kesehatan (Health Information Management) Vol. 3 No. 1 (2018): Health Information and Management
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Sapta Bakti
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.51851/jmis.v3i1.173
Formulir rekam medis adalah dokumen atau media yang digunakan untuk mencatat ataumerekam terjadinya peristiwa pelayanan kesehatan atau taransaksi terpetik. desain formulirrekam medis IGD merupakan salah satu formulir yang dirancang khusus untuk pelayanan diIGD mulai dari catatan identitas sosial pasien, catatan medis sampai otentikasi (tanda tangan)dokter penanggung jawab pelayanan. Dan memiliki manfaat untuk menetapkan, menunjukantanggung jawab yang timbul dalam suatu transaksi peayanan kesehatan dan sebagai mediakomunikasi antara tenaga kesehatan.Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahuidesain formulir IGD di RSUD Kota Bengkulu. Jenis penelitian yang digunakan adalah jenispenelitian deskriptif. Metode yang digunakan adalah observasi. Dari hasil penelitianmenunjukan sebagian besar dari desain formulir rekam medis IGD yaitu di lihat dari aspekfisik 1 (20%) yang tidak sesuai dengan standar, yaitu hannya ukurannya saja yang tidaksesuai dengan standar, dan 4 (80%) yang sesuai dengan standar, seperti bahan, bentuk, warna,dan kemasan. Dilihat dari aspek isi didapatkannya hasil sebagi berikut 3 (75%) yang sesuaidengan standar seperti istilah, singkatan, simbol. Dan yang tidak sesuai dengan standar ada 1(25%) yaitu pada kelengkapan item butir data di dalam formulir IGD tersebut.di lihat dariaspek anatomi 1 (20%) yang sesuai dengan standar yaitu pada bagian pendahuluan(introduction). Dan yang tidak sesuai dengan standar ada 4 (80%) seperti kepala (heading),perintah (instruction), isi body, penutup (close) formulir IGD tersebut
Penerapan Sistem Informasi Manajemen Rumah Sakit Ditinjau Dari Aspek Pendidikan dan Pengetahuan Petugas di Rumah Sakit Bhayangkara Tingkat III Polda Bengkulu Tahun 2020
Jusma Sari, Nova;
Ramadani, Niska
Jurnal Manajemen Informasi Kesehatan (Health Information Management) Vol. 6 No. 1 (2021): Health Information and Management
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Sapta Bakti
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.51851/jmis.v6i1.238
Di RumahSakit Bhayangkara Tingkat III Polda Bengkulu sudah terdapat SIMRS namunbelum digunakan secara optimal oleh petugas dikarenakan petugas masih belum menguasaibagaimana pengoperasian SIMRS secara keseluruhan serta belum tersedianya SOP tentangSIMRS karena belum adanya kebijakan dari organisasi (Rumah Sakit). Penelitian inibertujuan untuk mengetahui Penerapan Sistem Informasi Manajemen Rumah Sakit DitinjauDari Aspek Pendidikan dan Pengetahuan Di Rumah Sakit Bhayangkara Tingkat III PoldaBengkulu. Penelitian ini menggunakan jenis metode penelitian deskriptif dengan rancanganCrossSectional, yaitu penelitian hanya melakukan observasi dan pengukuran variabel padasatu saat tertentu saja. Dari 3 Petugas di bagian IT di RS Bhayangkara Tingkat III PoldaBengkulu diketahui bahwa tidak ada satu pun dari ketiga petugas yang memliki kualifikasipendidikan rekam medis dimana 2 orang petugas merupakan lulusan sarjana keperawatandan 1 orang petugas merupakan lulusan sarjana komputer. Dari 3 Petugas dibagian IT di RSBhayangkara Tingkat III Bengkulu diperoleh sebanyak 66,7 % petugas di bagian ITmempunyai tingkat pengetahuan yang kurang, dan sebanyak 33.3 % petugas IT mempunyaitingkat pengetahuan yang baik, sehingga rata-rata hasil pengetahuan petugas dibagian ITyaitu kurang terhadap pelaksanaan ataupun penerapan SIMRS. Diharapkan Rumah Sakitmenggantikan tenaga kesehatan sesuai dengan profesinya khususnya dibagian IT Dilakukanseminar, workshop dan pelatihan terkait dengan rekam medis guna menambah informasibagi petugas tentang rekam medis.
Analisis Average Length Of Stay Pasien Typhoid Fever di RSUD Harapan Doa Kota Bengkulu
Heltiani, Nofri;
Desmiany Duri, Iin;
Ramadani, Niska
Jurnal Manajemen Informasi Kesehatan (Health Information Management) Vol. 6 No. 2 (2021): Health Information and Management
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Sapta Bakti
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.51851/jmis.v2i6.274
Average Length Of Stay (LOS) is an important indicator in determining the success of therapy for a disease and is also related to the cost of care incurred by the patient. the ideal value of AvLOS is 6-9 days. The level of AvLOS is influenced by the complications experienced by the patient. Typhoid fever is an endemic disease in Indonesia that knows no age and gender boundaries, and can cause various complications in the form of bleeding and intestinal perforation which can often lead to death. Based on the initial survey, the visit of typhoid fever patients in the last three years at Harapan Doa Hospital, Bengkulu City has increased, namely 2017 (11.02%), 2018 (13.47%) and 2019 (17.935) of the total visits/year, however, in 2020 it decreased (15.08%) due to the Covid-19 pandemic. This affects the AvLOS value and the cost received by the hospital. The purpose of this study was to determine the AvLOS value of typhoid fever patients at Harapan Doa Hospital, Bengkulu City. The type of research used is descriptive with a cross sectional approach. The sample of this study used a total population of 121 patients who were analyzed univariately using the AvLOS formula. The results of the univariate analysis, from the calculation results obtained that the total length of stay (LD) of typhoid fever patients was 395 days/year with AvLOS 3.18 days/year, the number of typhoid fever patients was out of life 124 (100%) patients, AvLOS of typhoid fever patients based on age group. The highest was found in the age group >1-5 years, namely 5.17 days compared to the age group >44-65 years, namely 3.43 days and >65 years, namely 3 days, where typhoid fever was accompanied by complications/companies. AvLOS of typhoid fever patients based on gender was found in female sex at 3.31 days with a total of 59 patients compared to male sex at 3.23 days with a total of 5 people. It is hoped that the hospital will formulate a clinical pathway for Typhoid Fever Treatment so that the quality of service for typhoid fever cases is in the efficientcategory.
Penggunaan Aplikasi Primary Care BPJS Di Puskesmas Lingkar Barat
Ramadani, Niska;
Nur Fadillah, Raisya;
Elly, Nur
Jurnal Manajemen Informasi Kesehatan (Health Information Management) Vol. 7 No. 2 (2022): Health Information and Management
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Sapta Bakti
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.51851/jmis.v7i2.367
Semakin meningkatnya jumlah peserta BPJS menuntut dibutuhkannya sebuah sistem informasi yang dapat menunjang pelayanan di sebuah fasilitas kesehatan. berdasarkan studi pendahuluan dengan melakukan wawancara kepada petugas pendaftaran diketahui bahwa dalam penerapannya tidak semua fitur digunakan atau dimanfaatkan hanya digunakan untuk pendaftaran dan rujukan.Hal ini berdampak pada kegiatan pelaporan dimana dapat mengakibatkan terjadinya keterlambatan dalam pengiriman laporan dan proses pengklaiman dan pada saat pengajuan klaim di setiap akhir bulan petugas harus melakukan pengecekan kembali dengan menggunakan buku register secara manual sehingga dapat mempengaruhi kelengkapan data. Mengetahui sistem pelayanan dengan menggunakan aplikasi P-Care di Puskesmas Lingkar Barat. Penelitian ini Merupakan penelitian deskriptif. Subjek dalam penelitian ini adalah petugas pengguna Aplikasi P-Care yang berjumlah 4 orang di Puskesmas Lingkar Barat. Objek dalam penelitian ini yaitu Aplikasi P-Care dan Laporan. Input dalam penggunaan Aplikasi P-Care Puskesmas Lingkar Barat berjumlah 4 orang, namun dengan latar belakang pendidikan non rekam medis (D3 Keperawatan). Untuk pengembangan sistem informasi puskesmas saat ini belum tersedia. Output yang dihasilkan dari Aplikasi P-Care berupa laporan jumlah kunjungan sakit, jumlah kunjungan sehat, jumlah rujukan, jumlah rujukan luar per wilayah, jumlah 10 penyakit terbanyak pada periode tertentu yang akan dilaporkan setiap bulannya ke BPJS.
Gambaran Penggunaan Aplikasi Primary Care BPJS di Puskesmas Lingkar Barat
Nur Fadila, Raisya;
Ramadani, Niska
SMART : Jurnal Teknologi Informasi dan Komputer Vol. 1 No. 1 (2022): January-June
Publisher : Gayaku Publisher
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Semakin meningkatnya jumlah peserta BPJS maka dibutuhkan sebuah sistem informasi yang dapat menunjang pelayanan di sebuah fasilitas kesehatan. Berdasarkan hasil wawancara kepada petugas pendaftaran diketahui, dalam penerapannya tidak semua fitur pada primary care digunakan atau dimanfaatkan. Sistem ini hanya digunakan untuk melakukan pendaftaran dan rujukan. Hal ini berdampak pada kegiatan pelaporan dimana dapat mengakibatkan terjadinya keterlambatan dalam pengiriman laporan dan proses pengklaiman dan pada saat pengajuan klaim di setiap akhir bulan petugas harus melakukan pengecekan kembali dengan menggunakan buku register secara manual sehingga dapat mempengaruhi kelengkapan data. penelitian ini dilakukan untuk Mengetahui kualitas sistem pelayanan dengan menggunakan aplikasi P-Care di Puskesmas Lingkar Barat. Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan diketahui petugas yang berperan menginput data menggunakan Aplikasi P-Care Puskesmas Lingkar Barat berjumlah 4 orang, namun dengan latar belakang pendidikan non rekam medis (D3 Keperawatan). Untuk pengembangan sistem informasi puskesmas saat ini belum tersedia. Output yang dihasilkan dari Aplikasi P-Care berupa laporan jumlah kunjungan sakit, jumlah kunjungan sehat, jumlah rujukan, jumlah rujukan luar per wilayah, jumlah 10 penyakit terbanyak pada periode tertentu yang akan dilaporkan setiap bulannya ke BPJS
Eksplorasi Persepsi Mahasiswa terhadap Integrasi Artificial Intelligence dalam Pembelajaran di Era Digital
Ramadani, Niska;
Yul, Fadlul Amdhi;
Fitriany, Fitriany
Jurnal Pustaka AI (Pusat Akses Kajian Teknologi Artificial Intelligence) Vol 5 No 3 (2025): Pustaka AI (Pusat Akses Kajian Teknologi Artificial Intelligence)
Publisher : Pustaka Galeri Mandiri
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.55382/jurnalpustakaai.v5i3.1355
Penelitian ini bertujuan untuk menelaah persepsi mahasiswa terhadap penerapan Artificial Intelligence (AI) dalam proses pembelajaran serta menganalisis keterkaitan antar berbagai dimensi persepsi yang diambil dari teori Technology Acceptance Model (TAM), seperti Perceived Usefulness (PU), Perceived Ease of Use (PEOU), Attitude Toward Using AI (ATU), Behavioral Intention to Use (BI), Perceived Impact (PI), dan Ketertarikan terhadap AI. Kajian ini menjadi relevan mengingat peran AI yang semakin signifikan dalam mendukung transformasi pendidikan tinggi di era digital. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei yang melibatkan 100 mahasiswa aktif dari Universitas XY sebagai responden. Teknik pengambilan sampel dilakukan secara acak (random sampling), sedangkan analisis data menggunakan uji korelasi Pearson untuk menilai kekuatan dan arah hubungan antar variabel yang diteliti. Hasil analisis menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara Perceived Usefulness (PU) dengan Attitude Toward Using AI (ATU), Behavioral Intention to Use (BI), dan Perceived Impact (PI). Selain itu, ditemukan pula korelasi positif antara Perceived Ease of Use (PEOU) dan ketertarikan dengan AI. Temuan ini memperkuat validitas teori Technology Acceptance Model (TAM) yang menegaskan bahwa persepsi mahasiswa mengenai kegunaan dan kemudahan penggunaan AI berperan penting dalam membentuk sikap serta niat mereka untuk mengadopsi teknologi tersebut dalam kegiatan pembelajaran. Hasil penelitian ini memberikan masukan untuk memperkuat integrasi AI dalam pembelajaran, hal ini dapat dilakukan melalui pelatihan dan sosialisasi untuk meningkatkan pemahaman mahasiswa tentang manfaat dan kemudahan penggunaan teknologi. Sementara itu, secara teoritis, penelitian ini berkontribusi dalam memperluas pemahaman mengenai faktor-faktor yang memengaruhi penerimaan dan adopsi teknologi berbasis AI di lingkungan pendidikan tinggi.