Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

ANALISIS PROSES PIROLISIS LIMBAH PLASTIK HDPE DAN PET: PENGARUH TEMPERATUR DAN WAKTU REAKSI DALAM UPAYA DAUR ULANG PLASTIK A yan Sabitah; Ichwan Noor Ardiyat; Misbachudin Misbachudin; Ikna Urwatul Wusko; Rahma Pitria Ningsih
Scientific Journal of Mechanical Engineering Kinematika Vol 9 No 1 (2024): SJME Kinematika Juni 2024
Publisher : Mechanical Engineering Department, Faculty of Engineering, Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/sjmekinematika.v9i1.318

Abstract

Plastic waste is a significant environmental challenge, but its management is still not fully effective. Common methods such as garbage disposal, combustion, and recycling have their limitations, especially the release of harmful compounds during low-temperature plastic burning. Therefore, research continues to look for better solutions. One promising approach is pyrolysis, a process in which plastic molecules break down at high temperatures in an inert gas environment. Pyrolysis produces solid, liquid, and gas products, with liquids potentially functioning as biofuels after further repairs. The study discussed the influence of temperature and time on the pyrolysis of HDPE and PET plastics. The results showed that temperature is a critical factor, with a limited reaction temperature between 500 °C and 700 °C. Results of the pyrolyse process include tar/liquid and char/ solid residues. Strangely, 3 kg HDPE produce the highest amount of tar, about 973 ml, while 3 kg PET produce the least, about 89 ml. Overall, achieving a uniform heat distribution and optimal temperature is crucial to improving the efficiency and quality of the pirolysis product.
Perangkat Mesin Pemarut Kelapa dengan Sistem Automatic Feeder Secara Mekanis untuk Meningkatkan Produktivitas, Kapasitas dan Safety Pengguna Noraidi Maulana, Antan; Wusko, Ikna Urwatul; Abdi, Rafi Karza
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Syntax Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36418/syntax-literate.v11i4.64141

Abstract

Penelitian ini mengusulkan mesin pemarut kelapa dengan sistem automatic feeder mekanis untuk meningkatkan efisiensi, kapasitas, dan keselamatan. Mesin ini mampu memarut 300 gram kelapa dalam 2 detik, mengurangi keterlibatan operator, dan mempercepat proses produksi. Desain ergonomis mengurangi kelelahan dan risiko cedera. Pengujian menunjukkan mesin ini meningkatkan produktivitas dan kualitas hasil, serta mempermudah perawatan. Mesin ini memberikan solusi efisien dan aman untuk industri pengolahan kelapa. Pemrosesan kelapa secara manual membutuhkan banyak tenaga dan berisiko menyebabkan cedera. Mesin pemarut konvensional mengandalkan operator yang harus memasukkan kelapa secara manual, mengurangi efisiensi. Inovasi mesin dengan automatic feeder bertujuan untuk mengatasi masalah ini. Tujuan penelitian ini adalah merancang mesin pemarut kelapa dengan sistem automatic feeder mekanis untuk meningkatkan efisiensi dan keselamatan kerja, serta menganalisis dampak desain inovatif ini terhadap produktivitas. Mesin ini dapat memarut hingga 5 kg kelapa dalam waktu singkat, dengan kualitas parutan yang konsisten. Sistem automatic feeder mengurangi keterlibatan operator, meningkatkan kapasitas, dan keselamatan. Mesin pemarut kelapa dengan automatic feeder meningkatkan produktivitas dan efisiensi, serta mengurangi risiko cedera. Mesin ini ideal untuk produksi skala besar, menguntungkan bagi pelaku usaha, dan mendukung peningkatan kualitas produk.