Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Aceh Anthropological Journal

Eksistensi Permainan Anak Tradisional di Era Modern: Studi Kasus di Nagari Lubuk Basung, Kabupaten Agam Elsa Cornelis Putri; Sri Setiawati; Sidarta Pujiraharjo
Aceh Anthropological Journal Vol 6, No 2 (2022)
Publisher : Department of Anthropology

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/aaj.v6i2.8738

Abstract

Abtract: In the midst of the proliferation of children who prefer electronic games, in fact there are still children in several areas in Indonesia who still play traditional games, one of which is in the Lubuk Basung village. The purpose of this study is to identify the types of traditional games that are still played by children, describe what factors cause traditional children’s games in Lubuk Basung village to still survive and analyze children’s views of the traditional game.The research method used is qualitatively descriptive in which informants are divided into two parts, namely ordinary informants and key informants. Based on the results of research conducted is that traditional games still exist in Nagari Lubuk Basung proven by still being played by children although in the current era of modernization, the types of games that exist are also diverse including Cassava Games, Jump Rope (Kajai), Hide and Seek (Kaja Mandok/Sipak Tekong), Lhore (Dore), Kite, Bamboo Cannon (Badia Batuang), Congklak (Congkak) and Marbles. Although traditional games at this time have begun to shift with modern games due to the development of existing technology. However, for children in Nagari Lubuk Basung, traditional games still exist today. Basically, children are found in traditional games, there are no more adults who play it. Adults are more interested in playing modern games than mobile phones, as well as the demands of age that don’t allow them to play traditional games anymoder.Abstrak:  Di tengah maraknya anak-anak yang lebih memilih permainan elektronik, nyatanya masih ada anak-anak di beberapa daerah di Indonesia yang masih memainkan permainan tradisional salah satunya di Nagari Lubuk Basung. Tujuan dari penelitian ini adalah mengidentifikasi jenis permainan tradisional yang masih dimainkan oleh anak-anak,mendeskripsikan faktor-faktor apa yang menyebabkan permainan anak tradisional di Nagari Lubuk Basung masih bertahan,dan menganalisis pandangan anak-anak terhadap permainan tradisional tersebut. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif yang mana informan dibagi dalam dua bagian yakni informan biasa dan informan kunci. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan adalah permainan tradisional masih eksis di Nagari Lubuk Basung terbukti dengan masih dimainkan oleh anak-anak meskipun di era modernisasi saat ini, jenis permainan yang ada juga beragam diantaranya Permainan Singkong, Lompat Tali (Kajai), Petak Umpet (Kaja Mandok/Sipak Tekong), Lhore (Dore), Layang-layang, Meriam Bambu (Badia Batuang), Congklak (Congkak), dan Kelereng. Meskipun permainan tradisional pada saat sekarang sudah mulai tergeser dengan permainan modern karena perkembangan teknologi yang ada. Akan tetapi, bagi anak-anak di Nagari Lubuk Basung,permainan tradisional masih tetap eksis sampai sekarang. Pada dasarmya, anak-anaklah yang banyak dijumpai dalam bermain permainan tradisional, sudah tidak ada lagi orang dewasa yang memainkannya. Orang dewasa lebih tertarik memainkan permainan modern dari hp, dan juga tuntutan usia yang tidak memungkinkan mereka memainkan permainan tradisional lagi.
Strategi Keluarga dalam Memenuhi Kebutuhan Hidup pada Era New Normal Pasca Covid-19 Annisya Aprilia Iwani; Yevita Nurti; Sidarta Pujiraharjo
Aceh Anthropological Journal Vol 7, No 1 (2023)
Publisher : Department of Anthropology

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/aaj.v7i1.10531

Abstract

The problem of this research is the impact of Covid-19 on meeting the main needs of the family and strategies to meet the needs of daily life in the Post-Covid-19 New Normal era, to be precise in RW 11, Perumnas Belimbing. The method used is descriptive qualitative. Data collection techniques were carried out by observation, in-depth interviews, and literature studies. Selection of informants by means of purposive sampling, namely families who are members of RW 11 Kelurahan Kuranji, families affected by the Covid-19 pandemic, families who have daily income, families who have jobs that interact with many people, and families that carry out strategies to fulfill their needs. necessities of life in the post-Covid-19 New Normal era. The results of the study describe the impact of Covid-19 on meeting the main needs of the family and strategies for meeting the needs of daily life in the New Normal/Post Covid-19 era. The impact of Covid-19 on meeting family needs is reduced income and increased expenditure. Meanwhile, the strategy adopted by the family so that their living needs can still be met is to add jobs, family members go to work, rely on assistance, and lastly, by saving money. Apart from relying on his own income, the informant also relied on assistance from his extended family and relatives in the village. In fact, the informants and their neighbors helped each other, such as lending each other groceries and money when they were available. This was the family's strategy so that they could still meet their family's needs.Abstrak: Permasalahan dari penelitian ini adalah dampak Covid-19 terhadap pemenuhan kebutuhan utama keluarga dan strategi dalam memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari pada era New Normal Pasca Covid-19, tepatnya di RW 11, Perumnas Belimbing. Metode yang digunakan adalah metode kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi, wawancara mendalam, serta studi literatur. Pemilihan informan dengan cara purposive sampling, yaitu keluarga yang merupakan masyarakat RW 11 Kelurahan Kuranji, keluarga yang terkena dampak dari pandemi Covid-19, keluarga yang memiliki pendapatan harian, keluarga yang memiliki pekerjaan yang berinteraksi dengan banyak orang, dan keluarga yang melakukan strategi dalam memenuhi kebutuhan hidup pada era New Normal Pasca Covid-19. Hasil penelitian menggambarkan dampak Covid-19 terhadap pemenuhan kebutuhan utama keluarga dan strategi dalam memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari pada era New Normal/Pasca Covid-19. Dampak dari Covid-19 ini terhadap pemenuhan kebutuhan keluarga yaitu berkurangnya pendapatan dan bertambahnya pengeluaran. Sedangkan strategi yang dilakukan keluarga agar kebutuhan hidupnya tetap dapat terpenuhi adalah menambah pekerjaan, anggota keluarga ikut bekerja, mengandalkan bantuan, dan terakhir dengan berhemat. Selain mengandalkan pendapatannya sendiri, informan juga mengandalkan bantuan dari keluarga luas dan kerabatnya yang berada di kampung. Bahkan informan dan juga tetangganya saling membantu seperti saling meminjamkan bahan sembako dan uang ketika ada, hal inilah yang menjadi strategi keluarga agar tetap dapat memenuhi kebutuhan hidup keluarganya.