Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

TRADISI PENGOBATAN SASAK UNTUK KORBAN GEMPA DI KARANG KEREM GUNUNGSARI LOMBOK BARAT Muh. Syahrul Qodri; Mahmudi Efendi; Natsir Abdullah; Syahbuddin Syahbuddin
Jurnal Pendidikan dan Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 1 (2020): Februari
Publisher : FKIP Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (157.705 KB) | DOI: 10.29303/jppm.v3i1.1685

Abstract

Peristiwa gempa yang melanda Lombok beberapa waktu lalu menyisakan duka hingga saat ini, baik dalam bentuk fisik maupun psikis. Duka psikis yang dialami warga berupa trauma, sehingga membutuhkan penanganan yang intensif. Salah satu metode penanganan trauma psikis adalah dengan memanfaatkan pengobatan tradisional masyarakat Sasak yang dikenal dengan sebutan popot dan pretus. Sayangnya, pengobatan tradisional ini hanya dikuasai oleh ahlinya. Berangkat dari hal tersebut, kami TIM Pengabdian bersama karang taruna Karang Kerem Gunungsari Lobar hendak mempelajarinya dan langsung mempraktikkannya di masyarakat sebagai penanganan trauma psikis yang dimaksud. Di samping penanganan trauma psikis korban gempa tersebut, luaran yang akan dihasilkan dalam kegiatan pengabdian ini adalah berupa artikel ilmiah yang akan dipublikasikan di jurnal ilmiah, dan prosesi kegiatannya akan dipublikasikan melalui media cetak/elektronik.
Sosialisasi Nilai Budaya Sasak kepada Komunitas Seni Tradisi di Pemenang, Kabupaten Lombok Utara (Upaya Penguatan Ekspresi Nilai Budaya dalam Seni Tradisi) Murahim Murahim; Mari’I Mari’I; Mahmudi Efendi; Syaiful Musaddat; Muh. Syahrul Qodri
Alamtana: Jurnal Pengabdian Masyarakat UNW Mataram Vol 3 No 3 (2022): Edisi Desember 2022
Publisher : LPPM UNIVERSITAS NAHDLATUL WATHAN MATARAM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51673/jaltn.v3i3.1340

Abstract

Seni tradisi yang berkembang dalam masyarakat, terutama masyarakat Sasak di Lombok sangat banyak. Seni tradisi tersebut sering ditanggap dalam acara dan ritual-ritual tertentu dalam masyarakat. Hal yang tidak banyak disadari adalah seni tradisi adalah ekspresi nilai dan keluhuran budaya masyarakat di mana seni tradisi tersebut berkembang. Hal ini menimbulkan anggapan bahwa seni tradisi hanya bersifat menghibur tanpa memikirkan lagi bahwa ada hal tersembunyi yang disampaikan, ada pengajaran yang di sampaikan melalui pertunjukan seni tradisi tersebut. Pembelajaran nilai inilah yang akan disosialisasikan melalui kegiatan pengabdian ini. dengan kegiatan ini diharapkan munculnya kesadaran masyarakat terutama pendukung seni tradisi akan adanya nilai-nilai budaya tersebut. Kegiatan ini juga akan berkontribusi dalam peningkatan kualitas pertnjukan seni tradisi karena adanya kesadaran nilai tersebut. Kegiatan Pengabdian pada Masyarakat yang berjudul “Sosialisasi Nilai Budaya Sasak kepada Komunitas Seni Tradisi di Pemenang, Kabupaten Lombok Utara (Upaya Penguatan Ekspresi Nilai Budaya dalam Seni Tradisi)” dapat dinyatakan berhasil karena dapat menyentuh kesadaran dan pemahaman masyarakat target terkait dengan nilai budaya Sasak yang terkandung dalam seni tradisional yang hidup dan masih berkembang dalam masyarakat Desa Terengan, Kecamatan Pemenang, Kabupaten Lombok Utara. Dengan kesadaran semacam ini, seni tradisional akan terus berkembang dan lestari bukan hanya sebagai seni yang menghibur, tetapi sebagai ekspresi dan paparan nilai dalam kehidupan masyarakat Sasak. Program semacam merupakan hal penting dalam rangka penanaman dan pemahaman nilai dalam seni tradisi. Dengan begitu, seni tradisi hidup bukan hanya sebagai seni hiburan tapi juga sebagai media penanaman dan pemahaman nilai budaya yang harus dihargai dan dihormati.