Claim Missing Document
Check
Articles

Found 38 Documents
Search

Evaluasi Usability pada Website Monitoring Kebakaran Hutan Menggunakan Metode Webuse Pratiwi, Helen Sasty; Novriando, Haried
Jurnal Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer Vol 9 No 5: Oktober 2022
Publisher : Fakultas Ilmu Komputer, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25126/jtiik.2022955436

Abstract

Kebakaran hutan dan lahan telah menjadi isu nasional yang setiap tahun terjadi secara berulang-ulang kali terkhusus di wilayah Provinsi Kalimantan Barat. Sebagai bentuk antisipasi dan pencegahan, masyarakat dan pemerintahan melakukan monitoring kebakaran hutan dan lahan melalui website SIPONGI dan LAPAN FIRE HOTSPOT. SIPONGI dan LAPAN FIRE HOTSPOT merupakan website pemantau titik panas (hotspot) berbasis website. Website ini digunakan oleh masyarakat dan juga anggota kepolisian Ditreskrimsus Polda Kalimantan Barat. Pentingnya kedua website ini dalam proses monitoring kebarakan hutan menjadi alasan perlunya suatu kajian sebagai pengukuran terhadap kedua website. Pengukuran ini dilakukan sebagai evaluasi khususnya dalam cara pemberian informasi terhadap pengguna terkait kemudahan maupun kenyamanan pengguna. Evaluasi website SIPONGI dan LAPAN FIRE HOTSPOT dilakukan guna mendapatkan umpan balik dari pengguna khususnya mengetahui efektivitas, efisiensi, dan kepuasan pengguna dalam menggunakan website. Salah satu metode untuk melakukan evaluasi website berbasis website adalah dengan menggunakan metode WEBUSE. Metode WEBUSE (Web Usability Evaluation) berfokus pada sistem evaluasi berbasis web untuk mengevaluasi usability dari website. Metode ini dapat menggali tingkat kemudahan terhadap website oleh pengguna dengan skenario tugas dan kuesioner yang merangkum empat variabel usability. Pada pengujian, hasil evaluasi website SIPONGI berada pada level Moderate, sedangkan LAPAN FIRE HOTSPOT berada pada level Good. Hasil dari penelitian ini berupa identifikasi masalah dan perancangan yang dapat menjadi landasan perbaikan terhadap kedua website pada penelitian selanjutnya guna meningkatkan usability. AbstractForest and land fires have become a national issue that repeatedly occurs, especially in the province of West Kalimantan. As a form of anticipation and prevention, the community and the government monitored forest and land fires through the SIPONGI application and the Fire Hotspot. SIPONGI and the Lapan Fire Hotspot is a website-based hotspot monitoring application. This application is used by the community and also members of the West Kalimantan Police Ditreskrimsus Police. The importance of the two applications in monitoring forests is the reason for the need for a review of the measurement of both applications. This measurement is carried out as an evaluation, especially in providing information about users regarding the convenience and convenience of users. SIPONGI website evaluation and the Lapan Fire Hotspot are carried out to obtain feedback from users, especially knowing the effectiveness, efficiency, and user satisfaction in using the application. One method for evaluating a website-based application is to use the webuse method. Webuse Method (Web Usability Evaluation) focuses on web-based evaluation systems to evaluate the application's usability. This method can explore the ease of application by the user with a task scenario and questionnaire that summarizes the four usability variables. In testing, the results of the SIPONGI website evaluation are at a moderate level, while the Lapan Fire Hotspot is at a good level. The results of this study can be the foundation of improvements to both applications in further research to increase usability.
Meningkatkan efektivitas pembelajaran di era digital melalui pelatihan pengembangan video pembelajaran interaktif Ulumi, Desepta Isna; Sujaini, Herry; Perwitasari, Anggi; Novriando, Haried
ABSYARA: Jurnal Pengabdian Pada Masayarakat Vol 4 No 2 (2023): ABSYARA: Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat
Publisher : Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/ab.v4i2.24251

Abstract

Effective teaching in the digital era poses a major challenge in education, especially in elementary schools. This study highlights the importance of interactive learning media in enhancing teaching quality. Utilizing methods of presentation, discussion, and mentoring, this training targeted 50 elementary school teachers at SDN 39 and SDN 08 Sungai Kakap. The main focus was on creating educational videos using Microsoft PowerPoint, a software commonly used by teachers. The training content included the definition of educational videos, steps in video creation, tips for making engaging videos, and using PowerPoint for educational purposes. Pre-tests and post-tests were conducted to measure participants' understanding before and after the training. Results showed a significant improvement in understanding and skills in creating educational videos, with average pre-test scores rising from 54 to 93 in post-tests. Participants realized that PowerPoint is not only for presentations but also an effective tool for creating engaging and efficient educational videos. This research affirms that technology-based interactive learning, such as PowerPoint educational videos, enhances teachers' enthusiasm and student engagement, and supports teaching effectiveness in elementary schools. The main conclusion is that educational technology training like this is crucial for enhancing teachers' creativity and the quality of learning in the digital era.
Analisis Performa Web server Python dan Go Pada Protokol Http (Hypertext Transfer Protocol) Razsanjani, Muhammad Lilhadiksi; Nasution, Helfi; Novriando, Haried
Jurnal Aplikasi dan Riset Informatika Vol 2, No 2 (2024)
Publisher : Jurnal Aplikasi dan Riset Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/juara.v2i2.82059

Abstract

Di era digital saat ini, performa web server memegang peranan penting dalam menyajikan konten dan layanan kepada pengguna. Python dan Go merupakan dua bahasa pemrograman yang umum digunakan dalam pengembangan web server. Python dikenal mudah dipelajari dan memiliki banyak library yang mendukung, sedangkan Go didesain untuk memungkinkan pengembangan aplikasi yang cepat dan efisien. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis performa web server yang diimplementasikan dengan Python dan Go pada protokol HTTP, dengan membandingkan efisiensi penggunaan sumber daya (CPU dan RAM), kecepatan, stabilitas, dan skalabilitas. Pengujian performa dilakukan menggunakan skenario beban user (200, 400, 600, 800, dan 1000 pengguna). Kinerja diukur dengan Throughput, penggunaan CPU dan memori, serta waktu pemrosesan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Go memiliki skalabilitas yang lebih baik dengan Throughput mencapai 346 tps pada 200 pengguna, dibandingkan Python yang hanya 188 tps. Go juga lebih stabil dengan peningkatan waktu pemrosesan yang lebih rendah dan konsisten, serta penggunaan CPU yang lebih efisien, misalnya pada beban 200 pengguna, penggunaan CPU Go adalah 3,23%, sedangkan Python 9,62%. Namun, pada beban 800 dan 1000 pengguna, Go menggunakan lebih banyak memori. Secara keseluruhan, penelitian ini menunjukkan bahwa Go lebih efisien dan konsisten dalam mengelola beban tinggi, menjadikannya pilihan yang lebih baik untuk aplikasi yang membutuhkan efisiensi, kecepatan, stabilitas, dan skalabilitas. Implementasi protokol HTTP pada Go memberikan hasil performa yang lebih unggul dibandingkan Python, membuatnya solusi yang lebih efektif untuk aplikasi dengan jumlah pengguna banyak.
Penerapan Internet Of Things (IOT) untuk Monitoring PH dan Suhu Air Akbari, Rizki; Priyanto, Heri; Novriando, Haried
Jurnal Aplikasi dan Riset Informatika Vol 2, No 2 (2024)
Publisher : Jurnal Aplikasi dan Riset Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/juara.v2i2.79366

Abstract

Pengecekan ph dan suhu bertujuan untuk mengetahui tingkat kepekatan air kolam dan suhu agar tetap stabil. Dengan mengetahui ph dan suhu secara berkala, pengontrolan kesehatan air terjaga sehingga apabila terjadi penurunan maupun kenaikan ph dan suhu bisa segera dilakukan tindakan sirkulasi air untuk mencegah ikan stress akibat pengaruh tersebut. Metode yang umum dipraktikkan dalam pengecekan kualitas air adalah melakukan pengecekan dengan mengunjungi kolam ikan dan mengecek kualitas pH dan suhu air secara berkala. Dengan metode tersebut pH dan suhu air di dalam kolam akan selalu termonitor, namun metode ini tidak efisien dan akurasinya kurang tepat, serta hanya dapat diterapakan untuk satu kali pengukuran saja. Berdasarkan persoalan di atas, maka peneliti memberikan solusi untuk menyelesaikan permasalahan yang dihadapi pengelola kolam ikan untuk menerapkan Teknologi IoT (Internet of Things) untuk Monitoring PH dan Suhu Air Menggunakan Arduino berbasis Website secara realtime. Sistem ini akan menampilkan kualitas PH dan Suhu Air sesuai dengan standar kualitas air yang ditentukan dan akan memberikan notifikasi jika kualitas air terlalu rendah ataupun terlalu tinggi serta dapat melakukan tindakan sesuai dengan yang diinginkan oleh pengguna sistem (user). Metode pengembangan sistem yang digunakan adalah prototyping model dengan perancangan sistem menggunakan pemodelan unified modelling language (UML). Untuk menguji keberhasilan sistem dilakukan pengujian black-box testing dan scenario tes. Hasil Pengujian black-box testing dan scenario tes yang dilakukan menunjukkan hasil positif bahwa proses yang ditampilkan telah sesuai harapan dan sistem dapat berjalan dengan baik pada saat diuji dengan pengujian skenario testing, dimana terdapat delapan (8) poin pengujian, dan sistem dapat berfungsi serta berjalan dengan baik.
SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS PENYEBARAN OPTICAL DISTRIBUTION POINT JARINGAN FIBER OPTIC DI PT PLN COMNETS PLUS KPW KALIMANTAN BARAT Kusmayuda, Kusmayuda; Sholva, Yus; Novriando, Haried
Jurnal Informatika dan Teknik Elektro Terapan Vol. 12 No. 2 (2024)
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jitet.v12i2.4209

Abstract

Optical Distribution Point (ODP) merupakan perangkat yang mendukung fiber optic dalam menyalurkan core optic ke pelanggan ICONNET. Sistem informasi titik persebaran ODP ICON PLUS Kalbar berbasis Website Geographic Information System (WebGIS) dirancang menggunakan library leaflet, framework Laravel 8 dan database MySQL. Library leaflet digunakan untuk menampilkan peta interaktif berbasis web dengan platform desktop maupun mobile. Tampilan peta interaktif dapat mempermudah admin maupun teknisi ICONNET mengetahui titik persebaran ODP dalam penanganan gangguan. Tujuan penelitian adalah merancang sebuah sistem informasi yang dapat mempermudah akses dalam pengolahan data ODP di PT PLN ICON PLUS KPW Kalimantan Barat. Hasil pengujian L.Map dengan metode Blackbox yang menghasilkan peta dan setting view sebagai penanda persebaran titik dan informasi ODP pada lokasi pelanggan dengan menggunakan latitude dan longitude. Skor 89.46% pada pengujian User Acceptance Testing (UAT) merupakan nilai interpretasi yang diberikan pengguna termasuk dalam kategori Sangat Baik
Analisis Malware Menggunakan Metode Static Analysis Pada Jaringan Universitas Tanjungpura Yoga Nurdiansyah; Haried Novriando; Alfian Abdul Jalid
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i3.3765

Abstract

Universitas Tanjungpura merupakan perguruan tinggi yang memiliki peran penting dalam memajukan pendidikan di Kalimantan Barat. Sebagai media pendidikan, Universitas Tanjungpura tentunya memiliki sebuah layanan informasi di internet yang dapat di akses dari berbagai kalangan untuk membantu penyebaran informasi yang ada di Universitas Tanjungpura. Dengan akses yang mudah dan skala traffic yang besar tentunya membuat jaringan Universitas Tanjungpura menjadi lebih rentan dan berpotensi terhadap cyber crime dan serangan malware. Untuk menghadapi masalah tersebut, dilakukan penelitian untuk menganalisis malware yang ditemukan di Jaringan Universitas Tanjungpura. Penelitian ini akan menggunakan metode static analisis yaitu metode analisis malware yang dilakukan dengan melakukan analisis malware tanpa mengeksekusi malware melainkan melakukan analisis terhadap kode, string dan struktur file yang dapat membantu mengungkapkan informasi tentang jenis, karakterisitik, fungsi, tujuan, dan dampak yang ditimbulkan dari malware. Hasil temuan penelitian berdasarkan analisis yang telah dilakukan yaitu sampel-sampel yang didapat dari UPT TIK Universitas Tanjungpura merupakan malware berjenis backdoor berdasarkan struktur kode dan fungsionalnya. Malware backdoor memungkinkan penyerang memiliki akses tidak sah ke dalam sistem yang dimiliki Universitas Tanjungpura. Akses yang dimiliki penyerang memungkinkan penyerang untuk dapat mengolah file, mengunduh file, menyimpan file, dan eksekusi file berbahaya di dalam server milik Universitas Tanjungpura.
Sistem Pendukung Keputusan Dalam Penentuan Predictive Maintenance Keypoint Menggunakan Metode Reliability Centered Maintenance Berbasis Web (Studi Kasus: PT. PLN UP2D Kalimantan Barat) Saputra, Sumarno Dwi; Sukamto, Anggi Srimurdianti; Novriando, Haried
JEPIN (Jurnal Edukasi dan Penelitian Informatika) Vol. 12 No. 1 (2026): Volume 12 No 1
Publisher : Program Studi Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jp.v12i1.69535

Abstract

Dalam operasi sistem kelistrikan 20 kV, PT PLN UP2D (Unit Pelaksana Pengatur Distribusi) Kalimantan Barat memiliki kewenangan dalam proses pengaturan operasi sistem. Saat ini sistem pemeliharaan yang digunakan masih bersifat perbaikan yang dilakukan saat terjadi kerusakan atau disebut corrective maintenance. Sehingga downtime yang dihasilkan tinggi serta membuat tidak maksimalnya kinerja keypoint. Salah satu alternatif untuk menyelesaikan persoalan ini maka dibuat sebuah sistem pendukung keputusan dalam penentuan predictive maintenance keypoint menggunakan suatu metode RCM (reliability centered maintenance) berbasis web. Sistem ini bertujuan untuk meningkatkan efisiensi dan efektivitas pemeliharaan peralatan di PLN UP2D Kalimantan Barat dengan memanfaatkan data real-time dan histori pemeliharaan untuk memberikan rekomendasi pemeliharaan berbasis kondisi peralatan. Metodologi penelitian mencakup perancangan sistem, pengembangan metode RCM, dan pembuatan antarmuka pengguna yang friendly. Pengujian dilakukan untuk mengevaluasi fungsionalitas sistem, akurasi model prediksi, dan responsivitas antarmuka. Pada metode RCM ini diperoleh suatu tindakan perbaikan dengan minimum downtime. Hasil dari pengujian diperoleh bahwa rekomendasi berupa perawatan condition directed (CD) untuk komponen bagian switchgear, voltage transformer, RTU, modem GSM, finding failure pada komponen kabel control, antena modem dan time directed (TD) untuk bagian komponen baterai, dengan penggantian komponen setiap 325 hari untuk baterai. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem dapat mengidentifikasi keypoint pemeliharaan dengan akurasi tinggi, mengurangi downtime peralatan, dan meningkatkan efisiensi operasional di PLN UP2D Kalimantan Barat. Antarmuka pengguna juga dinyatakan efektif dalam memfasilitasi akses dan interpretasi data oleh staf pemeliharaan.
Analisis Terhadap Kinerja Dan Keamanan Jaringan Nirkabel Menggunakan Teknik Wardriving Guna Mendukung Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik Di Kota Pontianak Adry Nori; Helfi Nasution; Haried Novriando
Nusantara Journal of Multidisciplinary Science Vol. 1 No. 6 (2024): NJMS - Januari 2024
Publisher : PT. Inovasi Teknologi Komputer

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penggunaan internet yang tinggi di Kota Pontianak didominasi oleh pengguna WiFi, terutama di area bisnis, pendidikan, publik, dan perumahan. Meskipun jaringan nirkabel memberikan kemudahan informasi, keberadaannya juga membawa kerentanan terhadap kejahatan siber. Risiko penyusupan dan modifikasi data dapat terjadi karena sifat siaran jaringan nirkabel. Keamanan dan kinerja jaringan menjadi aspek penting dalam dunia teknologi informasi. Teknologi keamanan seperti WPA dan WPA2 sudah ada, namun belum selalu digunakan karena ketidaksadaran masyarakat. Maksimalkan kinerja jaringan nirkabel Kota Pontianak perlu pemilihan dan penentuan saluran yang tepat untuk mencegah interferensi. Aturan Kementerian Komunikasi dan Informatika mengenai radio frekuensi 2.4 GHz memberikan panduan dalam menyediakan saluran WiFi untuk mendukung kegiatan Asian Games. Penelitian ini bertujuan menganalisis kinerja dan keamanan jaringan nirkabel di Kota Pontianak dengan menggunakan Teknik Wardriving. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 86% SSID menggunakan keamanan WPA2, 13% jaringan terbuka, dan 1% menggunakan WPA, sebagian besar menggunakan saluran 1, 6, dan 11, yang menciptakan kinerja jaringan yang baik dan aman dari interferensi.