Abdul Haris
Chemistry Department, Faculty of Sciences and Mathematics, Diponegoro University Jl. Prof. Soedarto, SH., Tembalang, Semarang

Published : 26 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 26 Documents
Search

Sintesis ZnO-SiO2 serta Aplikasinya pada Degradasi Limbah Organik Fenol dan Fotoreduksi Pb(II) secara Simultan Dessy Ayu Setyawati; Abdul Haris
Jurnal Kimia Sains dan Aplikasi Vol 18, No 3 (2015): Volume 18 Issue 3 Year 2015
Publisher : Chemistry Department, Faculty of Sciences and Mathematics, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (680.702 KB) | DOI: 10.14710/jksa.18.3.96-100

Abstract

Telah berhasil disintesis ZnO-SiO2 dengan metode sol-gel sebagai fotokatalisis pada degradasi limbah organik fenol dan fotoreduksi kadar Pb(II) secara simultan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mensintesis dan mengkarakterisasi fotokatalis ZnO-SiO2 serta uji aktivitasnya dalam proses degradasi larutan campuran fenol dan reduksi Pb(II). Tahapan penelitian meliputi sintesis ZnO-SiO2, karakterisasi ZnO-SiO2 dan uji aktivitas. Hasil karakterisasi ZnO-SiO2 dengan XRD menunjukkan bahwa ZnO yang digunakan memiliki struktur kristal wurtzite dengan ukuran kristal 25,99 nm sedangkan untuk hasil karakterisasi menggunakan DR UV-Vis menunjukkan bahwa dengan adanya doping SiO2 telah terjadi penurunan bandgap pada fotokatalis yaitu 2,96 eV sehingga mampu diaplikasikan pada daerah sinar tampak. Semikonduktor ZnO-SiO2mempunyai aktivitas yang paling baik dengan menggunakan sinar tungsteen selama 9 jam pada degradasi fenol sebesar 83,92 % dan reduksi Pb(II) pada sinar UV-C selama 9 jam sebesar 93,24 %.
Pembuatan Dye-Sensitized Solar Cell dengan Memanfaatkan Fotosensitizer Ekstrak Kol Merah (Brassica oleracea var. capitata f. Rubra) Laila Ika Anggraini; Abdul Haris; Didik Setiyo Widodo
Jurnal Kimia Sains dan Aplikasi Vol 13, No 3 (2010): Volume 13 Issue 3 Year 2010
Publisher : Chemistry Department, Faculty of Sciences and Mathematics, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1013.26 KB) | DOI: 10.14710/jksa.13.3.101-108

Abstract

Telah dilakukan penelitian mengenai pembuatan Dye Sensitized Solar Cell dengan memanfaatkan ekstrak kol merah (Brassica oleracea var. capitata f. Rubra). Dye-Sensitized Solar Cell (DSSC) merupakan salah satu kandidat potensial sel surya, proses absorpsi cahaya dilakukan oleh molekul zat warna dan proses separasi muatan oleh semikonduktor TiO2. Zat warna alami yang digunakan diisolasi dalam campuran asam asetat:metanol:air dan dilakukan screening fitokimia. Karakterisasi ekstrak kol merah dilakukan dengan spektrometer UV Vis dan spektrometer FTIR. Karakterisasi lapis tipis TiO2 dilakukan menggunakan metode difraksi sinar-X dan SEM (Scanning Electron Microscopy). Konstruksi sel surya yang digunakan adalah sistem sandwich. Efisiensi kinerja DSSC diperoleh melalui pengukuran voltase dan arus yang dihasilkan pada kondisi yang berbeda yakni di bawah pancaran sinar matahari dan di dalam ruangan. Hasil karakterisasi komponen DSSC menunjukan bahwa fotosensitizer ekstrak kol merah merupakan senyawa fenolik golongan flavonoid. Adanya kandungan antosianin ditunjukan dengan panjang gelombang maksimum 525 nm dan diperkuat dengan munculnya gugus hidroksil, benzena dan karbonil pada serapan inframerah. Lapis tipis TiO2 menunjukkan morfologi permukaan dengan ukuran rongga sekitar 220 nm, dan ketebalan penampang lintang sekitar 300 nm. Sedangkan difraktrogram lapis tipis TiO2­ menunjukkan bahwa TiO2 memiliki fasa kristalin anatase dengan ukuran kristal sebesar 17,366 nm. Voltase maksimum dan kuat arus maksimum yang dihasilkan pada kondisi di bawah pancaran sinar matahari dan di dalam ruangan masing-masing sebesar 0,627 V; 0,065.10-3 A dan 0,152 V; 0,014.10-3 A. Efisiensi yang dihasilkan sistem sel surya dalam penelitian ini masing-masing sebesar 0,003 % dan 0,000113 %. Hasil karakterisasi arus dan voltase memperlihatkan kemampuan konversi energi cahaya menjadi energi listrik.
Blue Methylene Retrieval using Silica-Salicylic Acid Modified Filtering Desriana Chrisyanti; Gunawan Gunawan; Abdul Haris
Jurnal Kimia Sains dan Aplikasi Vol 21, No 1 (2018): Volume 21 Issue 1 Year 2018
Publisher : Chemistry Department, Faculty of Sciences and Mathematics, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (576.327 KB) | DOI: 10.14710/jksa.21.1.19-23

Abstract

The retrieval of methylene blue using a silica-modified sulfide-salicylic acid has been carried out. Salicylate-silica-acid alloys have been prepared by comparing the four media ie filter paper, silica-filter paper, salicylic acid-filter paper and salicylic acid-silica-filter paper. This study aims to study the recovery of methylene blue using salicylic acid-modified silica filtering with various parameters on the adsorption and desorption process. The results showed that the salicylic acid-silica alloy could improve the capability of methylene blue removal. The result of pH variation on the adsorption process showed that at pH 7 methylene blue can be taken 92.89%. Whereas at concentration variation, salicylic acid at 5 mM can take methylene blue equal to 92.86%. The desorption results showed that pH 1 methylene blue could be desorbed at 308.89 mg/g, while the variation of contact time of desorption ie at 110 minutes could an saturate the blue methylene by 589,61 mg/g. The UV-Vis analysis showed a decrease in absorbance in salicylic acid after contact with silica. The FTIR analysis also shows that in salicylate-silica-acid alloys there are Si-O groups derived from silica and C = O derived from salicylic acid.
Kajian Metode Elektrofotokatalisis, Elektrolisis dan Fotokatalisis pada Dekolorisasi Larutan Zat Warna Remazol Brilliant Orange 3R yang Mengandung Ion Logam Cu2+ Arthias Cita Febriyani; Rum Hastuti; Abdul Haris
Jurnal Kimia Sains dan Aplikasi Vol 15, No 1 (2012): Volume 15 Issue 1 Year 2012
Publisher : Chemistry Department, Faculty of Sciences and Mathematics, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (682.417 KB) | DOI: 10.14710/jksa.15.1.7-12

Abstract

Limbah cair industri tekstil mengandung zat warna dan logam berat. Remazol brilliant orange 3R dan logam tembaga merupakan zat warna dan logam berat yang banyak terdapat pada limbah tekstil. Pembuangan limbah cair tekstil tanpa pengolahan limbah terlebih dahulu akan menyebabkan pencemaran lingkungan perairan. Metode elektrolisis, fotokatalisis dan elektrofotokatalisis merupakan metode yang dapat digunakan dalam penanganan limbah tekstil. Pada penelitian ini akan dibandingkan ketiga metode tersebut untuk dekolorisasi larutan zat warna remazol brilliant orange 3R yang mengandung ion logam Cu2+ serta mengetahui pengaruh keberadaan ion logam Cu2+ dan penyinaran lampu UV-C terhadap dekolorisasi zat warna remazol brilliant orange 3R. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode elektrofotokatalisis merupakan metode yang paling efektif karena mampu mendekolorisasi remazol brilliant orange 3R hingga 98,43% dan menurunkan konsentrasi ion logam Cu2+ hingga 99,35%. Keberadaan ion logam Cu2+ dan penyinaran lampu UV-C meningkatkan dekolorisasi zat warna remazol brilliant orange 3R.
Pengaruh Pasta ZnO dengan Penambahan Dish Detergent dan PVA pada Kaca Konduktif terhadap Efisiensi Dye Sensitized Solar Cell dari Ekstrak Bunga Rosela (Hibiscus sabdariffa L.) Sri Handayani; Gunawan Gunawan; Abdul Haris
Jurnal Kimia Sains dan Aplikasi Vol 16, No 3 (2013): Volume 16 Issue 3 Year 2013
Publisher : Chemistry Department, Faculty of Sciences and Mathematics, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (985.637 KB) | DOI: 10.14710/jksa.16.3.90-96

Abstract

Telah dilakukan penelitian tentang pembuatan pasta ZnO dengan penambahan dish detergent dan PVA pada kaca konduktif terhadap efisiensi dye sensitized solar cell (DSSC) dari ekstrak bunga rosela (Hibiscus sabdariffa L.). Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan lapisan ZnO nanopori dan untuk mengetahui pengaruh pembuatan pasta ZnO dengan penambahan dish detergent dan PVA terhadap efisiensi dye sensitized solar cell (DSSC). Penelitian dilakukan dengan pembuatan elektroda kerja (working electrode) dari lapis tipis ZnOyang mengadsorb antosianin bunga rosela, elektroda perlawanan (counter electrode) dari karbon dan elektrolit I-/I3- sebagai pasangan redoks. Karakterisasi DSSC meliputi serapan panjang gelombang zat pewarna bunga rosella, kristalinitas ZnO, struktur morfologi lapis ZnO dan karakteristik ikatan antara ZnO dengan senyawa antosianin. Nilai efisiensi DSSC ditentukan dengan metode kurva arus dan tegangan. Hasil penelitian dapat diperoleh lapisan ZnO berukuran nanopori sebesar 71,43 nm, dan efisiensi DSSC yang diperoleh untuk ZnO dengan dish detergent sebesar 2,964 x 10-4% sedangkan ZnO dengan PVA diperoleh efisiensi sebesar 0,712 x 10-4%.
Sintesis Semikonduktor TiO2 serta Aplikasinya pada Dye-Sensitized Solar Cell (DSSC) Menggunakan Dye Indigo Carmine Winda Risky Aprilla; Abdul Haris
Jurnal Kimia Sains dan Aplikasi Vol 19, No 3 (2016): Volume 19 Issue 3 Year 2016
Publisher : Chemistry Department, Faculty of Sciences and Mathematics, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (630.735 KB) | DOI: 10.14710/jksa.19.3.111-117

Abstract

DSSC merupakan salah satu energi alternatif yang ramah lingkungan. DSSC mengubah energi surya menjadi energi listrik. DSSC terdiri dari elektroda semikonduktor, pewarna, elektroda lawan dan elektrolit. Tujuan dari penelitian ini adalah mensintesis semikonduktor TiO2 yang digunakan sebagai elektroda kerja pada DSSC dan diaplikasikan di bawah sinar matahari. Tahapan yang dilakukan adalah sintesis TiO2, karakterisasi menggunakan XRD dan SEM EDX, penyiapan elektroda semikonduktor, pembuatan elektroda lawan, penyiapan elektrolit I-/I3-, penyiapan pewarna indigo carmine, pembuatan DSSC, serta pengukuran arus dan tegangan DSSC yang dibuat. Dari hasil dari penelitian ini, diperoleh panjang gelombang maksimum indigo carmine adalah 610,5 nm. Difraktogram lapis tipis TiO2 menunjukkan intensitas pola difraksi cukup tinggi dengan puncak 2θ yaitu 24,65°; 47,45°; dan 37,21° dengan ukuran kristal sebesar 14,04 nm. Morfologi permukaan lapis tipis TiO2 pada perbesaran 3.000x menunjukkan permukaan TiO2 yang berpori dan berbentuk sperik. Hasil EDX menunjukkan bahwa unsur Ti yang terdeteksi sebesar 56,88% dan unsur O yang terdeteksi sebesar 38,02%. Nilai arus dan tegangan DSSC sebesar 1,37 μA dan 68,47 mV.
Cassava Skin Usage (Manihot esculenta L.) as Photocatalyst for Degradation of Methylene Blue in the River of Textile Industrial Zone Kharisma Madda Ellyana; Kharisma Luthfiaratri Rahayu; Ratri Febriastuti; Abdul Haris
Jurnal Kimia Sains dan Aplikasi Vol 21, No 4 (2018): volume 21 Issue 4 Year 2018
Publisher : Chemistry Department, Faculty of Sciences and Mathematics, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (206.682 KB) | DOI: 10.14710/jksa.21.4.232-236

Abstract

The progress of the textile industry can increase the amount of dyestuff waste, but often waste disposal is overlooked. The purpose of this research is to provide solution in handling river water pollution by textile industry dye waste. The degradation of textile industry dye waste can be done with TiO2 semiconductors with UV light as a source of irradiation, but only 5% of sunlight can be utilized TiO2 to excite its electrons, so degradation process is not effective. It needs a material that can optimize the activity of TiO2 semiconductor, one of them C-dot coming from cassava skin. The results obtained in this research were TiO2/C-dot composite which could degrade methylene blue where its effectiveness was tested using UV-Vis spectrophotometer instrument. TiO2/C-dot photocatalyst activity test for methylene blue 0.0001 M showed that the concentration of 20% with the amount of degradation up to 96,99%, best type of rays was sunshine with amount of degradation up to 66,25% and longest radiation in sunshine with the amount of degradation was up to 78.77% and UV with the amount of degradation up to 75.99%.
Penggunaan Bunga Rosela (Hibiscus Sabdariffa) sebagai Zat Warna pada Dye Sensitized Solar Cell Retno Adi Mawarti; Abdul Haris; Gunawan Gunawan
Jurnal Kimia Sains dan Aplikasi Vol 13, No 3 (2010): Volume 13 Issue 3 Year 2010
Publisher : Chemistry Department, Faculty of Sciences and Mathematics, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (762.309 KB) | DOI: 10.14710/jksa.13.3.109-112

Abstract

Telah dilakukan penelitian tentang performansi Dye Sensitized Solar Cell pada kaca LCD dengan sensitizer dari bunga rosela (Hibiscus sabdariffa). Konstruksi sel surya yang digunakan adalah sistem sandwich. Elektroda lawan-grafit diletakkan di atas lapisan TiO2–pewarna bunga rosela dengan elektrolit terletak di antara kedua elektroda tersebut. Karakterisasi sel surya dilakukan dengan analisis serapan elektronik pada bunga pacar air merah, Scanning Electron Microscopy (SEM), difraksi sinar X, serapan inframerah, dan pengukuran potensial sel surya. Panjang gelombang maksimum pada bunga rosela sebesar 515 nm. Morfologi permukaan lapis tipis TiO2 pada perbesaran 20.000x dan 40.000x menunjukkan permukaan TiO2 yang beronggga-rongga dengan ukuran yang berkisar antara 0,1 - 13 nm. Tampang lintang lapis tipis TiO2 menunjukkan lapis-lapis homogen dengan ketebalan 3 nm. Pada difraktrogram lapis tipis TiO2­ menunjukkan intensitas pola difraksi cukup tinggi dengan puncak utama pada 2θ yaitu 25,41°; 37,91°; 48,16°; 55,19° dan 62,83° dengan jarak antar bidang (d) sebesar 3,503 Å; 2,371 Å; 1,888 Å; 1,663 Å dan 1,478 Å sebagai kristal anatase dengan ukuran kristal sebesar 17,366 nm. Penelitian sistem sel surya dengan rosela sebagai zat warna dengan variasi waktu perendaman yaitu 24 jam dan 1 jam masing-masing menghasilkan harga efisiensi sebesar 0,00065% dengan arus 0,035.10-3 A, tegangan 0,509 V serta 0,00022% dengan arus 0,028.10-3 A dan tegangan 0,293 V.
Pengaruh Variasi Rasio Si/Al pada Sintesis Zeolit dengan Metode Refluks Muchamad Fadlulah; Sriatun Sriatun; Abdul Haris
Jurnal Kimia Sains dan Aplikasi Vol 17, No 3 (2014): Volume 17 Issue 3 Year 2014
Publisher : Chemistry Department, Faculty of Sciences and Mathematics, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (462.126 KB) | DOI: 10.14710/jksa.17.3.100-103

Abstract

Telah dilakukan sintesis zeolit dengan variasi rasio Si/Al dan waktu kristalisasi dengan metode pemanasan refluks. Variasi Si/Al yang digunakan pada penelitian ini adalah 25, 50, 75, 100. Tujuan penelitian ini adalah memperoleh material hasil sintesis natrium silikat dan aluminat dengan variasi Si/Al dan waktu kristalisasi dengan metode pemanasan refluks serta karakterisasi material hasil sintesis. Metode yang digunakan untuk kristalisasi adalah pemanasan refluks pada suhu 100 0C dengan variasi waktu 1 dan 7 hari. Hasil sintesis berupa padatan dengan komponen penyusun/campuran senyawa Hydrogen Sodium Alumium silicate, Sodium Alumunium silicate Hydrate dan Sodium Hydrogen Alumunium Silicate Hydrate. Puncak-puncak Hydrogen Sodium Alumium silicate pada d(Å) adalah 4,88 Å; 4,36 Å; 2,47 Å. Puncak-puncak Sodium Alumunium silicate Hydrate pada d(Å) adalah 4,79 (Å); 4,63 (Å); 4,33 (Å). Puncak-puncak Sodium Hydrogen Alumunium Silicate Hydrate pada d(Å) adalah 5,33 (Å); 4,48 (Å); 3,97 (Å). Pengaruh rasio Si/Al terhadap kristalinitas adalah semakin tinggi rasio Si/Al (25, 50, 75, 100), maka kristalinitas akan menurun serta tidak adanya perbedaan yang signifikan pada variasi waktu kristalisasi 1 dan 7 hari.
Kajian Metode Elektrofotokatalisis, Elektrolisis dan Fotokatalisis pada Dekolorisasi Larutan Zat Warna Remazol Black B yang Mengandung Ion Logam Cu2+ Sulistias Mustika; Abdul Haris; Nor Basid Adiwibawa Prasetya
Jurnal Kimia Sains dan Aplikasi Vol 16, No 1 (2013): Volume 16 Issue 1 Year 2013
Publisher : Chemistry Department, Faculty of Sciences and Mathematics, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (695.968 KB) | DOI: 10.14710/jksa.16.1.17-22

Abstract

Telah dilakukan penelitian tentang kajian metode elektrofotokatalisis, elektrolisis dan fotokatalisis pada dekolorisasi larutan zat warna Remazol Black B yang mengandung ion logam Cu2+. Metode elektrofotokatalisis, elektrolisis dan fotokatalisis merupakan metode yang dapat digunakan dalam penanganan limbah tekstil. Pada penelitian ini akan dibandingkan ketiga metode tersebut untuk dekolorisasi larutan zat warna Remazol Black B yang mengandung ion logam Cu2+ serta mengetahui pengaruh keberadaan ion logam Cu2+ dan penyinaran lampu UV-C terhadap dekolorisasi zat warna Remazol Black B. Larutan hasil elektrofotokatalisis, elektrolisis, dan fotokatalisis dianalisis dengan Spektrofotometri UV-Vis dan Atomic Absorption Spectrophotometry (AAS).Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode elektrofotokatalisis merupakan metode yang paling efektif karena mampu mendekolorisasi Remazol Black B. hingga 99,66% dan menurunkan konsentrasi ion logam Cu2+ hingga 96,60%. Keberadaan ion logam Cu2+ dan penyinaran lampu UV-C meningkatkan dekolorisasi zat warna Remazol Black B.