Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

Hubungan Pengetahuan Siswa tentang Diare dengan Sikap Pencegahan Diare di SD Alkhairat Mamboro : Penelitian Sariti Sariti; Ahmil Ahmil; Sringati Sringati
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 4 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 4 April - Juni
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i4.5797

Abstract

Diare masih menjadi salah satu penyebab utama kesakitan pada anak usia sekolah dan erat kaitannya dengan perilaku hidup bersih dan sehat, khususnya kebersihan tangan. Rendahnya pengetahuan siswa tentang  diare dapat memengaruhi sikap pencegahan diare. Di SD Alkhairat Mamboro masih ditemukan siswa yang belum terbiasa mencuci tangan dengan benar sebelum makan dan setelah beraktivitas. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan pengetahuan siswa diare  dengan sikap pencegahan diare di SD Alkhairat Mamboro. Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas IV, V, dan VI SD Alkhairat Mamboro sebanyak 70 siswa, dengan teknik pengambilan sampel total sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner pengetahuan kebersihan tangan dan sikap pencegahan diare yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji Chi-Square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 70 responden, sebanyak 26 siswa (37,1%) memiliki pengetahuan kurang, 25 siswa (35,7%) pengetahuan cukup, dan 19 siswa (27,1%) pengetahuan baik. Sikap pencegahan diare berada pada kategori baik pada 36 siswa (51,4%) dan kurang baik pada 34 siswa (48,6%). Hasil uji Chi-Square diperoleh nilai p-value sebesar 0,008 (p<0,05). Ada hubungan antara pengetahuan Siswa tentang diare dengan sikap pencegahan diare siswa di Alhairat Mamboro
Faktor – faktor yang Berhubungan dengan Pelaksanaan Program PATUH Pada Penderita Hipertensi di Puskesmas Anuntodea Tipo Kelurahan Tipo : Penelitian Elsa Yulianti; Ahmil Ahmil; Ni Ketut Kariani
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 5 No. 1 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 5 Nomor 1 (Juli 2026 -
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v5i1.6284

Abstract

Hipertensi merupakan masalah utama kesehatan masyarakat di Indonesia dan dunia. Program PATUH menjadi salah satu upaya pengendalian Hipertensi, namun pelaksanaanya belum optimal pada penderita Hipertensi di wilayah kerja Puskesmas Anuntodea Tipo karena dipengaruhi beberapa faktor. Penelitian ini bertujuan menganalisis faktor – faktor yang berhubungan dengan pelaksanaan program PATUH pada penderita Hipertensi. Penelitian ini ialah penelitian kuantitatif dengan metode cross sectional menggunakan uji chi-square untuk menganalisis hubungan pengetahuan, dukungan keluarga, dan keterjangkaun akses ke pelayanan kesehatan terhadap pelaksanaan program PATUH. Hasil penelitian menunjukkan terdapat hubungan antara pengetahuan ( p = 0,000 ) dan dukungan keluarga ( p = 0,003 ) dengan pelaksanaan program PATUH, sedangkan keterjangkauan akses ke pelayanan kesehatan tidak berhubungan ( p = 0,0331 ). Disimpulkan bahwa pengetahuan dan dukungan keluarga merupakan faktor yang mempengaruhi pelaksanaan program PATUH pada penderita Hipertensi di wilayah kerja Puskesmas Anuntodea Tipo.
Strategi Pemasaran Sebagai Upaya Meningkatkan Penjualan Wanita Nelayan Di Kelurahan Boneoge Kurniati B. Kiding; Wendi Muhammad Fadhli; Faradibba Faradibba; Ahmil Ahmil; Nurprawitasari Nurprawitasari; Anugrah Hidayah; Nurul Astri Aripin; Moh. Dandi
Jurnal Altifani Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 5 No. 6 (2025): November 2025 - Jurnal Altifani Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Indonesian Scientific Journal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59395/altifani.v5i6.915

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilaksanakan oleh dosen dan mahasiswa Universitas Widya Nusantara bersama Kelompok Ibu PKK Bahari dan Kelompok Wanita Nelayan Nagayamo di Kelurahan Boneoge dengan tujuan meningkatkan kapasitas pemasaran produk olahan ikan tuna. Program dilaksanakan melalui tiga tahap utama, yaitu persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi. Pada tahap pelaksanaan, peserta dilatih dalam konsep branding dan desain kemasan, literasi digital, serta pendampingan pengelolaan media sosial berbasis e-commerce. Hasil kegiatan menunjukkan peserta mampu merancang logo dan kemasan produk yang lebih higienis, membuat akun bisnis di berbagai platform digital, serta mengelola promosi dan transaksi online secara mandiri. Evaluasi pasca-kegiatan mencatat lebih dari 70% peserta konsisten menerapkan strategi pemasaran digital, dengan sebagian produk telah dipasarkan ke luar Boneoge. Program ini membuktikan bahwa penerapan strategi pemasaran berbasis digital dan bauran pemasaran mampu meningkatkan daya saing usaha wanita nelayan sekaligus mendorong kemandirian ekonomi komunitas.
Pengaruh Edukasi Berbasis Agama terhadap Kepatuhan Personal Hygiene Santri dalam Pencegahan Skabies di Pesantren Nurul Falah Kawatuna Nirmala Sari; Elin Hidayat; Ahmil Ahmil
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 3 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 3 (Januari 202
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i3.5212

Abstract

Latar Belakang: Scabies merupakan penyakit kulit menular yang masih sering ditemukan di lingkungan pesantren akibat rendahnya kebersihan diri dan pola hidup komunal. Kebiasaan berbagi perlengkapan pribadi seperti handuk dan tempat tidur, serta kurangnya praktik mandi dan cuci tangan yang benar, menjadi faktor risiko utama penularan. Di Pondok Pesantren Nurul Falah Kawatuna, masih dijumpai santri yang belum patuh dalam menerapkan personal hygiene. Edukasi kesehatan berbasis agama dipandang sebagai pendekatan yang efektif karena ajaran Islam menekankan pentingnya kebersihan sebagai bagian dari iman, sehingga diharapkan mampu meningkatkan kepatuhan santri dalam menjaga kebersihan diri dan mencegah scabies.Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh edukasi kesehatan berbasis agama terhadap tingkat kepatuhan personal hygiene santri dalam upaya pencegahan scabies di Pondok Pesantren Nurul Falah Kawatuna. Metode: Penelitian ini menggunakan desain true experimental dengan pendekatan two group pre-test post-test. Populasi penelitian berjumlah 100 santri, dengan sampel sebanyak 50 santri yang ditentukan menggunakan rumus Slovin dan teknik simple random sampling. Sampel dibagi menjadi kelompok intervensi (n=25) dan kelompok kontrol (n=25). Kelompok intervensi diberikan edukasi kesehatan berbasis agama, sedangkan kelompok kontrol hanya menerima leaflet. Data kepatuhan personal hygiene dikumpulkan melalui kuesioner sebelum dan sesudah intervensi. Analisis data menggunakan uji Wilcoxon dan uji Mann-Whitney dengan tingkat signifikansi p < 0,05. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan peningkatan kepatuhan personal hygiene pada kelompok intervensi dari kategori kurang patuh menjadi 92% setelah pemberian edukasi berbasis agama. Uji Wilcoxon dan Mann-Whitney menunjukkan perbedaan yang signifikan sebelum dan sesudah intervensi serta antara kelompok intervensi dan kontrol (p = 0,000). Simpulan :Edukasi kesehatan berbasis agama berpengaruh signifikan terhadap peningkatan kepatuhan santri dalam melaksanakan personal hygiene guna mencegah scabies di Pondok Pesantren Nurul Falah Kawatuna.