Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Peningkatan Nilai Tambah (Value Added) Produksi Minyak Goreng Kelapa Tradisional Dody Radiansah; Revi Sesario; Adi Marjani Patappa; Ichsan Ichsan; Th. Candra Wasis; Nur Fajar Febtysiana; Janne Hillary
Berdikari: Jurnal Inovasi dan Penerapan Ipteks Vol 11, No 1 (2023): February
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18196/berdikari.v11i1.16332

Abstract

This Community Service activity involved farmer groups and the Family Welfare Development Organization (PKK) in Sungai Rasau Village. There is plenty of potential for the production of coconut plantations in the village, but the business of differentiating coconut into cooking oil is of little interest to the community. Low interest is due to relatively limited knowledge and understanding of the economic potential of cooking oil products, especially market uptake. Efforts can be made to increase the added value of cooking oil products. This program aimed to increase the added value of cooking oil products to improve market uptake. Accordingly, the direct learning method was used in this service program, and its activities included training and mentoring. The results of the service program showed that the program that had been implemented generated new enthusiasm for Farmer Groups and PKK. Also, the trademark “MIKOM” was used as branding for coconut cooking oil products from Sungai Rasau Village, accompanied by an attractive offer sentence as a form of online promotion of traditional coconut cooking oil products. Differences in methods and production costs incurred as well as adjustments to the latest costs due to the increase in fuel, became an obstacle for training participants to calculate product selling prices. The participants poorly understood the information technology training because the village lacked sufficient Internet access. Farmer groups carried out the marketing simulation for coconut cooking oil as producers of coconut cooking oil, while the PKK acted as marketing field coordinator.
Pelatihan Pengetahuan Finansial Pertanian, Komoditas Unggulan Kelompok Tani Desa Temajuk Holpu Ronal Ambarita; Rianta Chen Yohana Manik; Lidya Agustini; Marisa Eka Prasetyawati; Ichsan Ichsan; Dody Radiansah; Adi Marjani; Sariati Sariati
Journal of Digital Community Services Vol. 3 No. 2 (2026): July-Desember
Publisher : Institute Of Advanced Knowledge and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/dcs.v3i2.77

Abstract

Desa Temajuk, yang terletak di ujung utara Kabupaten Sambas, Kalimantan Barat, merupakan wilayah perbatasan yang dianugerahi kekayaan alam luar biasa. Selain dikenal dengan garis pantainya yang memesona, Desa Temajuk telah berkembang menjadi sentra pertanian hortikultura yang sangat produktif. Produksi pertanian yang bertumbuh di Desa Temajuk belum beriringan dengan pemahaman finansial petani tersebut. Tujuan spesifik yang akan dilakukan dalam pengabdian di Desa Temajuk adalah memberikan pemahaman tentang pentingnya pembukuan pada kelompok tani, kemudian melatih pelaku usaha menyusun pembukuan sederhana (pencatatan kas masuk dan kas keluar). Selain itu ingin melatih perhitungan Harga Pokok Penjualan (HPP) secara sistematis dan akurat, Sehingga dapat meningkatkan kemampuan manajerial dan pengambilan keputusan usaha. Adapun secara keseluruhan, rata-rata tingkat pemahaman peserta terhadap materi pelatihan berada pada angka 69 poin. Angka ini mencerminkan bahwa secara umum peserta telah memiliki pemahaman yang cukup baik terhadap konsep dasar pengelolaan keuangan perkebunan, meskipun masih terdapat variasi tingkat pemahaman di antara peserta yang disebabkan oleh perbedaan latar belakang pendidikan, pengalaman usaha, serta tingkat keterpaparan terhadap materi keuangan sebelumnya. Variasi hasil ini memberikan gambaran bahwa diperlukan pendampingan lanjutan yang lebih intensif bagi sebagian peserta agar pemahaman yang diperoleh dapat lebih merata dan mendalam. Secara umum, capaian hasil pelatihan ini menunjukkan bahwa kegiatan pengabdian kepada masyarakat telah berhasil meningkatkan pengetahuan finansial peserta di Desa Temajuk, meskipun hasil yang diperoleh juga menjadi bahan evaluasi bagi tim dosen untuk merancang program tindak lanjut yang lebih terarah.