Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

ANALISIS FAKTOR HUBUNGAN ANEMIA DEFESIENSI ZAT BESI DENGAN KEJADIAN ABORTUS DI RUMAH SAKIT UMUM DAERAH MAKASSAR Asrida Asrida; Leli Leli; Rahmiyani Saad
Preventif Journal Vol 7, No 2 (2023): Preventif Journal
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstrakAnemia adalah kondisi ibu dengan kadar haemoglobin (Hb) dalam darahnya kurang dari 12 g/dl. Anemia dalam kehamilan adalah kondisi ibu dengan kadar haemoglobin dibawah 11 g/dl pada trimester I dan III atau kadar <10,5 gr/dl pada trimester II. Kebutuhan zat besi wanita berlipat ganda selama kehamilan karena terjadi hemodilusi (pengenceran darah) guna untuk mempertahankan sirkulasi darah selama kehamilan sehingga tetap normal serta perkembangan plasenta hingga persalinan, pada kehamilan terjadi peningkatan volume darah sekitar 30 – 50 %, yang menjadikan kekurangan zat besi sebagai penyebab utama anemia pada ibu hamil. Salah satu penyebab utama kematian ibu adalah perdarahan berupa komplikasi yang disebabkan oleh abortus. Anemia menghambat aliran makanan dan oksigen ke sirkulasi utero-plasenta sehingga mengganggu perkembangan embrio dalam rahim melalui plasenta, merupakan faktor penyebab tingginya angka aborsi. Jenis penelitian survey analitik dengan rancangan cross sectional, Populasi dan sample adalah semua ibu hamil anemia yang mengalami abortus, Teknik sampling dalam penelitian ini menggunakan total sampling dengan jumlah sample sebanyak 67 responden di Rumah Sakit Umum Daerah Kota Makassar. Hasil penelitian di dapatkan Ibu yang mengalami abortus sebanyak 36 responden (54%) dan tidak abortus sebanyak 31 responden (46%). Hasil uji chi square nilai P=0,000 (P-value ≤ 0,05) artinya ada hubungan antara anemia defisiensi zat besi pada ibu hamil dengan kejadian abortus di Rumah Sakit Umum Daerah Kota Makassar tahun 2022. Kata kunci: Anemia, Abortus, Kehamilan, Rumah Sakit 
Tingkat Pengetahuan Remaja Tentang Perilaku Seks Bebas Di SMP Muhamadiyah 4 Daruba, Kabupaten Morotai, Maluku Utara Mughni Wahdaniyah S; Asrida A; Hartati S; Jumriani Jumriani
DIAGNOSA: Jurnal Ilmu Kesehatan dan Keperawatan Vol. 1 No. 2 (2023): Mei : Jurnal Ilmu Kesehatan dan Keperawatan
Publisher : Universitas Katolik Widya Karya Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (866.503 KB) | DOI: 10.59581/diagnosa-widyakarya.v1i2.203

Abstract

Adolescence is a critical and vulnerable period. In adolescents personality and individual character begins to form. One of the stages of adolescence is late adolescence which experiences many changes such as interest in the opposite sex, falling in love, and the development of reproductive organs. Interest in getting to know each other is natural, but if it crosses a line, such as having premarital sex, it is very contrary to the religion and culture of the Indonesian people. Free sex is sexual relations outside of marriage, which is still a serious problem for today's youth. research to describe adolescents' knowledge about free sex at the Muhamadiyah Morotai Middle School, Morotai Regency with respondents from the Muhamadiyah Morotai Middle School students in 2020. Research method, this research is a descriptive study with a cross-sectional approach to describe adolescents' knowledge about free sex. In conclusion, this study concluded that respondents with good knowledge were 75% with correct answers or good knowledge and 25% had sufficient and insufficient knowledge. Suggestions, it is suggested to schools to conduct more health education to students about free sex behavior to avoid the impact of infectious diseases and other reproductive health problems
Penyuluhan Kesehatan Reproduksi Remaja di SMA Cokroaminoto Makassar Asrida A; Hartati S; Leli Leli; Rahmiyani Saad; Ainun Jariyah
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Vol. 3 No. 2.2 (2023): Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara
Publisher : Cv. Utility Project Solution

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Remaja adalah individu yang mengalami masa peralihan dari anak-anak menuju dewasa. Remaja banyak mengalami perubahan baik itu fisik maupun psikis. Kesehatan reproduksi merupakan suatu keadaan dimana remaja sehat secara utuh baik mental, sosial, fisik dan psikisnya, Saat ini banyak terjadi fenomena yang berkaitan dengan remaja akibat adanya perubahan yang terjadi pada diri remaja itu sendiri, diantaranya adalah pergaulan bebas, penyakit menular seksual dan penggunaan obat-obatan terlarang .Hal ini disebabkan karena lemahnya pengetahuan remaja tentang kesehatan reproduksi remaja. Survei yang dilakukan oleh WHO tentang pendidikan kesehatan reproduksi membuktikan dapat mengurangi atau mencegah perilaku hubungan seksual pranikah yang berarti remaja tersebut bertanggung jawab terhadap kesehatan reproduksinya. Sasaran pengabdian masyarakat dilakukan pada siswa kelas IX SMA Cokroaminoto Makassar Metode yang di gunakan perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi, alat dan bahan berupa leaflat dan power point, pengabdian ini dilaksanakan di SMA Cokroaminoto Makassar. Hasil penyuluhan masih banyaknya siswa yang kurang paham tentang pentingnya kesehatan reproduksi, kebanyak merasa bingung dan malu dalam membicarakan kesehatan reproduksinya. Kesimpulan siswa telah memahami tentang kesehatan reproduksi dan mampu menerima perubahan yang terjadi pada dirinya
DAMPAK PERNIKAHAN DINI TERHADAP POLA ASUH ANAK DALAM KELUARGA Asrida A; Hartati S; Mugni Wahdaniyah S
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 4 No. 1 (2023): MARET 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v4i1.14491

Abstract

Pernikahan dini adalah pernikahan yang dilakukan oleh pasangan muda – mudi di bawah umur 20 tahun, yaitu pada perempuan <18 tahun dan pada laki-laki <20 tahun. Pernikahan dini adalah fenomena yang marak terjadi di Indonesia. Salah satu permasalahan yang timbul akibat pernikahan dini berdampak pada pola asuh anak yang dilahirkan. Ketika seorang yang secara psikologis belum di kategorikan ideal untuk melangsungkan pernikahan, namun tetap melangsungkan pernikahan dengan berbagai alasan, maka tidak sedikit akan berpengaruh pada perkembangan anak kelak. Pola asuh anak yang dilahirkan dari pernikahan dini tak jarang di temukan memberikan asuhan sesuai dengan kebutuhan anak. Kebanyakan orang tua bersifat otoriter kepada anaknya yang mementingkan ego masing - masing tanpa memikirkan nasib anaknya. Metode Penelitian yang di gunakan yaitu pendekatan kualitatif. Penelitian ini menggunakan sepasang suami istri yang memiliki anak. Dimana peneliti melakukan wawancara langsung kepada pasangan dan masyarakat sekitarnya. Lokasi dalam penelitian ini adalah di Desa Benteng, Kecamatan Baranti, Kabupaten Sidenreng Rappang, Tehnik Pengumpulan data menggunakan Obsevasi, wawancara dan dokumentasi. Tehnik analisa data yaitu menggunakan teori Lobby yaitu analisis anatropologis, analisis sosiologi, analisis psikologis, analisis fisik dan analisis spiritual. Hasil penelitian yaitu penulis memperoleh kesimpulan bahwa pola asuh anak dari pernikahan dini yaitu pola asuh otoriter dan pola asuh premisitif adapun kendala yang dialami oleh orang tua dalam mengasuh anak di karenakan  pendidikan yang rendah  dari pasangan tersebut.
EFEKTIVITAS RELAKSASI HYPNOBIRTHING DALAM MENURUNKAN TINGKAT KECEMASAN PADA IBU HAMIL PRIMIGRAVIDA TRIMESTER III Asrida A Asrida A; Rahmiyani Saad; Rahayu Rahayu
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 4 No. 4 (2023): DESEMBER 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v4i4.21271

Abstract

Hampir semua ibu hamil primigravida mengalami khawatir, cemas dan takut baik selama kehamilan, hingga bersalin. Selama proses kehamilan wanita akan menyesuaikan dirinya terhadap kehamilannya, tak jarang wanita yang mengalami cemas karena dipengaruhi oleh hormone dan perubahan bentuk fisik maupun psikologis. Ibu yang mengalami kecemasan akan berdampak buruk bagi dirinya maupun janin seperti hipertensi, premature, berat badan lahir rendah, hingga resiko kematian ibu dan  janin. Hypnobirthing merupakan teknik relaksasi dengan dasar kepercayaan bahwasanya ibu hamil mampu melakukan persalinan dengan insting serta mensugesti diri bahwasanya proses kehamilan dan persalinan adalah hal yang fisiologis. Penelitian ini bertujuan menganalisis efektivitas relaksasi hypnobirthing untuk menurunkan rasa cemas pada ibu primigravida trimester III. Penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan jenis Quasi eksperimen dengan rancangan pretest posttest. Sampel penelitian yaitu ibu hamil primigravida trimester III yang melaksanakan kunjungan K-4 berjumlah 30 orang dan diklasifikasikan ke dalam dua kelompok yakni kelompok intervensi dan kelompok kontrol. Studi dilakukan dari bulan oktober-desember 2022 di ruangan KIA Puskesmas Jongaya Makassar. Data dianalisis melalui pengujian Paired sample T test dan Independent test. Hasil penelitian  berdasarkan Independent Sampel Test di peroleh nilai P-value 0,002 (<?=0,05) yakni terdapat dampak positif relaksasi Hypnobirthing pada kelompok intervensi terhadap penurunan kecemasan pada ibu hamil primigravida trimester III. Kesimpulan Hypnobirthing merupakan salah satu metode melahirkan dengan relaksasi dan bebas stress, yang dapat menurunkan tingkat kecemasan, dan tehnik ini dapat di aplikasikan sendiri oleh ibu hamil.