Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Manajemen Stres Mahasiswa dalam Menjalani Pembelajaran Campuran: Studi Kualitatif Mei Rianita Elfrida Sinaga; Reni Puspitasari
Jurnal Keperawatan Vol 15 No 3 (2023): Jurnal Keperawatan: September 2023
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kendal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32583/keperawatan.v15i3.680

Abstract

Pembelajaran campuran menyebabkan stres dan mempengaruhi kondisi fisik, mental dan emosi mahasiswa. Stres selama pembelajaran perlu diatasi dengan strategi yang efektif. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi manajemen stres mahasiswa keperawatan dalam menjalani pembelajaran campuran. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif. Peneliti mencari informasi kunci sampai data yang didapat mengalami pengulangan atau saturasi dengan teknik simple random sampling. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 10 partisipan dengan kriteria mahasiswa keperawatan yang sudah pernah diskrining, kategori stres sedang sampai berat, laki-laki maupun perempuan, berasal dari prodi diploma maupun sarjana di STIKes Bethesda Yakkum Yogyakarta. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara langsung menggunakan panduan. Pengolahan data dilakukan dengan transkrip data, kategorisasi, verifikasi, interpretasi, dan deskripsi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas partisipan adalah perempuan 70%, usia 20 tahun (60%), beragama Kristen (80%), lulusan SMA (90%), biaya pendidikan dari orang tua (70%) dan tinggal dengan orang tua atau kost 40% serta didapatkan enam tema manajemen stres yang dilakukan mahasiswa keperawatan dalam menjalani pembelajaran campuran yaitu belajar sendiri, manajemen waktu, mencari tempat dengan sinyal bagus, lakukan hobi, mencari support system, dan motivasi diri. Metode pembelajaran campuran diharapkan dapat meningkatkan kepuasan belajar mahasiswa, menjadi acuan dan pertimbangan dalam menentukan metode dan strategi pembelajaran dalam mewujudkan Merdeka Belajar Kampus Merdeka.
Edukasi Perkembangan Psikososial Remaja Putri Melalui Media Online Di RW 4 Terban Santahana Febrianti; Resta Betaliani Wirata; Fransisca Winandari; Reni Puspitasari
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa Vol. 1 No. 6 (2023): Agustus
Publisher : Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpmba.v1i6.230

Abstract

Perkembangan psikososial merupakan aspek yang sangat mempengaruhi kehidupan manusia. Masa remaja menjadi masa yang paling penting karena seorang anak akan mengalami perubahan baik secara fisik maupun mental untuk menemukan identitas diri. Tujuan dari PkM ini adalah meningkatkan pengetahuan remaja putri dalam proses menemukan identitas diri. Metode yang dipakai dalam kegiatan PkM ini dengan melakukan pre-test, penyuluhan, post-test dan evaluasi. Kegiatan ini dilaksanakan secara online kepada 20 remaja putri pada masa pandemic covid-19. Hasil dari PkM ini didapatkan hasil pre-test terdapat 9 remaja putri dengan pengetahuan tinggi dan 11 remaja dengan pengetahuan cukup. Sedangkan hasil post-test menunjukkan 19 remaja memiliki pengetahuan tinggi dan 1 remaja memiliki pengetahuan cukup. Sehingga adanya peningkatan pengetahuan terkait hasil penyuluhan atau kegiatan PkM.
The Severity of Dementia and Quality of Life of Elderly People in the Community: Basis for Developing an Interdisciplinary Home Visit Model in Yogyakarta Mei Rianita Elfrida Sinaga; Vivi Retno Intening; Reni Puspitasari; Nathan Agwin Khenda
Nursing Current: Jurnal Keperawatan Vol. 14 No. 1 (2026): June
Publisher : Faculty of Nursing, Universitas Pelita Harapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19166/ncjk.v14i1.10471

Abstract

Dementia is rapidly increasing in low- and middle-income settings. The prevalence of dementia in Yogyakarta reaches 20%, which is associated with various factors. Elderly people with dementia require long-term care with adequate interventions and facilities to achieve an optimal quality of life. Innovative care models for elderly people with dementia that prioritize quality of life are needed. This study aims to determine the relationship between the severity of dementia and the quality of life of the elderly as a basis for developing an innovative model. A correlational design was applied in this study with a sample of 30 elderly people living in the community using purposive sampling. MMSE was used to measure the level of dementia, and WHOQOL-BREF was used as a quality of life instrument. Spearman's rank test was used in this study. There is a significant relationship between the severity of dementia and the quality of life of elderly people in the physical domain (rₛ = 0.428; p = 0.018) and the environmental domain (rₛ = 0.440; p = 0.015). This means that the more severe the dementia, the lower the quality of life in terms of physical and environmental aspects. Interdisciplinary home visits are being developed. Complex dementia requires collaboration between health professionals through an interdisciplinary home visit model to optimize the quality of life of the elderly with dementia.