Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Tindak Tutur Nasihat Bermuatan Nilai Integritas dalam Film Sepatu Dahlan Sajidah Nur; Syafinaz Amalia Putri Sunardi; Muh. Asrandy Maharmawan; Martutik Martutik
Diglosia: Jurnal Kajian Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya Vol 6 No 2 (2023)
Publisher : Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/diglosia.v6i2.612

Abstract

The speech act of advice as a type of directive speech act is important to study. It is because speech acts of advice can influence speech partners in making decisions, determining views, and taking attitudes. One communication that contains speech acts of advice is the communication in the film Shoes Dahlan. Therefore, this research was conducted with two main, namely, to describe the functions of speech acts of advice and the value of integrity contained in speech acts of advice in the film Shoes Dahlan. The method used to achieve the two research objectives is a qualitative method. The speech act of advice contains the inculcation of the value of integrity. The research data was taken from a source in the film Shoes Dahlan. Documentation techniques are used in collecting data in this study. Documentation is done by watching the six films carefully. This study found (1) there were five functions of speech acts of advice, namely the functions of motivating, strengthening, suggesting, reminding, and advising (2) there are six character values in the speech act of advice, namely hard work, discipline, respect for others, humility, responsibility, and patience.
Karakteristik Pemaparan (Eksposisi) dalam Berita Kesehatan Media Daring Sajidah Nur; Imam Suyitno; Ariva Luciandika
JoLLA: Journal of Language, Literature, and Arts Vol. 1 No. 5 (2021)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1426.116 KB) | DOI: 10.17977/um064v1i52021p587-602

Abstract

Abstract: Health news is a source of health information, especially during the Covid-19 pandemic, while expository is a form of discourse used in news to provide information to readers. Using both principles, this research was conducted to describe the characteristics of the expository texts in the health news articles. This research used a qualitative approach with a theoretical orientation of discourse analysis. The data in this study are phrases, clauses, and sentences that show the exposition taken from health news presented in the Sindonews.com page. The results showed two findings. First, the structure of news exposition consists of (a) theses which are categorized into theses in the form of proposals, affirmation of facts, and statements; (b) arguments (evidence) in the form of evidence of facts and evidence of opinion; and (c) closing in the form of reaffirmations, recommendations, quotes, highlights or assessments, and conclusions. Second, the pattern of developing news exposition is in the form of a pattern which is categorized into a causal pattern, classification, process, illustration, report, example, and comparison which is categorized into an arrangement of four patterns and two patterns. Keywords: exposition, health news, discourse, online media, structure, pattern of developing Abstrak: Berita kesehatan merupakan salah satu sumber untuk mendapatkan informasi kesehatan, terutama saat masa pandemi covid-19. Eksposisi merupakan bentuk wacana yang digunakan pada berita dalam memberikan informasi pada pembaca. Dengan menggunakan kedua prinsip tersebut, penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan karakteristik eksposisi dalam berita kesehatan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan orientasi teoritis analisis wacana. Data dalam penelitian ini yakni frasa, klausa, dan kalimat yang menunjukkan eksposisi yang diambil dari berita kesehatan di laman Sindonews.com. Hasil penelitian menunjukkan dua temuan. Pertama, struktur isi eksposisi berita kesehatan terdiri atas (a) tesis yang dikategorikan menjadi tesis berupa usulan penulis, penegasan fakta, dan pernyataan ketidakselarasan; (b) argumen (bukti-bukti) berupa bukti fakta dan bukti opini; dan (c) penutup berupa penegasan ulang, rekomendasi, kutipan, sorotan atau penilaian, dan simpulan. Kedua, pola pengembangan eksposisi berita kesehatan berupa pola sederhana yang dikategorikan menjadi pola sebab-akibat, klasifikasi, pertentangan, proses, ilustrasi, laporan, contoh-contoh, dan perbandingan dan kompleks yang dikategorikan menjadi susunan empat pola dan dua pola. Kata kunci: eksposisi, berita kesehatan, wacana, media daring, struktur, pola pengembangan
Transformasi pembelajaran menulis cerpen melalui Chat GPT dan Wattpad Sutrisno Gustiraja Alfarizi; Yuni Pratiwi; Roekhan Roekhan; Sajidah Nur; Deshinta Tungga Devi
Jurnal Genre (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya) Vol. 8 No. 1 (2026): JURNAL GENRE: (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya)
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26555/jg.v8i1.14619

Abstract

Artikel iniĀ  bertujuan untuk merumuskan sintaks pembelajaran menulis cerpen berbantuan ChatGPT dan Wattpad yang diselaraskan dengan model kooperatif integratif dan pendekatan CLIL dan mengembangkan kompetensi kreatif, imajinatif melalui pengembangan isi, struktur, dan bahasa cerpen. Pembelajaran cerpen juga memberikan kesempatan siswa memperoleh pengalaman mengekspresikan pengalaman kehidupan dan pengalaman budayanya. Tujuan tersebut dapat diwujudkan dengan membuat transformasi terhadap pembelajaran cerpen sekaligus dihubungkan dengan konteks kekinian. Metode penelitian ini adalah kajian literatur yang bersifat deskriptif. Transformasi pembelajaran ini memerlukan pemilihan model dan pendekatan yang tepat, seperti model pembelajaran kooperatif dan pendekatan CLIL, yang telah terbukti efektif dalam berbagai studi sebelumnya. Selain itu, guru dapat memanfaatkan teknologi seperti (1) ChatGPT sebagai alat untuk diskusi dan pemantik ide bagi peserta didik saat menulis cerpen, dan (2) Wattpad sebagai platform untuk publikasi karya. Keberadaan kedua produk teknologi ini dalam proses transformasi pembelajaran harus didampingi dengan pembimbingan yang tepat dari guru, yang akan memastikan implementasi sintaks pembelajaran sesuai dengan tujuan yang ingin dicapai.