Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Nemui Nyimah

PELATIHAN PERAWATAN ZONA LAMBUNG PERAHU IKAN BERBAHANKAYU BAGI KELOMPOK NELAYAN DESA LONTAR KECAMATAN TIRTAYASA KABUPATEN SERANG Marasabessy, Amir; Sudjasta, Bambang; Rhakasywi, Damora
Nemui Nyimah Vol. 1 No. 2 (2021): Nemui Nyimah
Publisher : FT Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/nm.v1i2.12

Abstract

Pengabdian kepada masyarakat sangat membantu bagi kehidupan masyarakat untuk memperbaiki taraf kehidupan perekonomian agar bisa menjadi sejahtera. Kehidupan masyarakat Desa Lontar lebih didominasi oleh mitra kelompok nelayan dengan jumlah 1327 orang dan petani rumput laut 1021 orang. Hasil produksi penangkapan ikan dapat dikatakan belum maksimal jika dibandingkan dengan luas perairan 11.134,224 Km2 dan panjang garis pantai 517,42 Km. Saat ini mata pencaharian masyarakat Desa Lontar sebagian besar sebagai nelayan yang setiap hari mencari ikan untuk memenuhi kebutuhan hidup, perahu ikan yang digunakan berbahan kayu dengan kondisi phisik 40-50 % telah mengalami degradasi, dengan jumlah perahu ikan ± 100 unit. Aspek penting yang mendapat perhatian adalah sebagian besar perahu ikan tidak melaut karena sering terjadi kerusakan/kebocoran zona lambung ± 3 – 4 kali dalam setahun. Tujuan pelaksanaan PKM adalah memberikan pelatihan perawatan zona lambung perahu ikan berbahan kayu menggunakan bahan fiberglass. Metode yang digunakan adalah pendampingan pelatihan dengan melibatkan mitra kelompok nelayan, sebagai upaya transfer ilmu dan teknologi perawatan zona lambung perahu ikan berbahan kayu secara aplikatif. Hasil dari kegiatan Program Kemitraan Masyarakat, mitra kelompok nelayan dapat melakukan perawatan zona lambung perahu ikan secara mandir/kelompoki untuk menghindari kerusakan/kebocoran dan mempertahankan kekuatan zona lambung guna kelancaran dan keselamatan mencari ikan di laut.
IBM MENINGKATKAN KREATIFITAS SANTRI PONDOK PESANTREN DENGAN BEKAL ILMU TEKNIK OTOMOTIF 4 TAK Prayitno, Sugeng; Marasabessy, Amir; Hatuwe, Rusdy
Nemui Nyimah Vol. 1 No. 2 (2021): Nemui Nyimah
Publisher : FT Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/nm.v1i2.16

Abstract

: Pondok Pesantren Minhajjushshobiriin yang berada di bawah Yayasan tersebut yang terletak di Kelurahan Cibubur , Kecamatan Ciracas Jaktim Provinsi DKI merupakan sebuah lembaga pendidikan keagamaan yang telah lama berdiri. Pondok ini menampung siswa-santri dari masyarakat sekitar dan ada juga yang datang dari luar kota Jakarta. Setiap hari para santri belajar ilmu agama Islam. Selain itu ada juga kegiatan majlis talim bagi para bapak dan ibu yang diadakan seminggu sekali.Permasalahan yang dihadapi oleh para santri adalah timbulnya rasa bosan karena setiap hari yang dipelajari hanya ilmu agama Islam saja.Mereka menginginkan ada pelajaran lain sebagai ekstra kurikuler yang menarik sehingga tidak membosankan dan berguna suatu saat kelak setelah lulus dari pesantren. Setidaknya mereka mempunyai keterampilan lain untuk menunjang kegiatan utamanya sebagai da’i. Pimpinan Pondok sangat merespon akan hal ini dan gayungpun bersambut. Tim Dosen dari Fakultas Teknik UPN Veteran Jakarta segera menawarkan Program Pelatihan Teknik Otomotif 4 T (Sepeda Motor/mobil). Pelatihan dilaksanakan setiap hari sabtu dan minggu selama dua bulan yang tidak full karena diselingi dengan kegiatan majlis talim. Kegiatan ini diikuti oleh 60 orang yang terdiri dari siswa santri 50 oraang dan para bapak dan para jamaah majlis talim sebanyak 10 orang. Tujuan dari pelatihan ini adalah agar para santri dan jamaah majlis talim dapat mengetahui tentang cara merawat mobil/motor 4 T agar kondisinya tetap seperti baru sehingga bertahan lebih lama/awet. Adapun metoda yang diberikan adalah dengan pemberian teori dan praktek tentang power motor 4T bensin (kosntruksi silinder,power,transmisi,kopling,rem hidrolik, pelumas dan pendingin) dan diesel (power injection/nozel,transmisi dll.) beserta semua permasalahan dan solusinya. Hasil dari kegiatan tersebut para santri dan jamaah majlis talim merasa senang karena diberi ilmu yang bermanfaat berupa ilmu pengetahuan praktis yang mudah dipelajari. Setelah diamati dampak dari pelatihan ini ternyata sangat positip. Hal itu dibuktikan dari rasa percaya diri para santri dan jamaah majlis talim semakin tinggi dalam belajar dan bekerja sehingga ada yang bercita-cita ingin membuka bengkel /servis kendaraan.