Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

Pendampingan Pemetaan Potensi Pengembangan Avitourism di Desa Wisata Sermo Kulon Progo Sugati, Daru; Hidayati, Solikhah Retno; Ardi, Iwan
Jurnal Pengabdian Multidisiplin Vol. 3 No. 3 (2023): Jurnal Pengabdian Multidisiplin
Publisher : Kuras Institute & Scidac Plus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51214/00202303726000

Abstract

Pariwisata saat in menjadi salah satu sektor primadona yang diharapakan dapat memberikan dampak positif pada pertumbuhan dan perkembangan wilayah. Kebangkitan sektor pariwisata setelah pandemi memerlukan upaya-upaya baru agar kegiatan wisata memiliki ketangguhan dalam menghadapi segala situasi yang mungkin terjadi di masa yang akan dating. Desa Wisata Sermo Hargowilis yang terletak di Kapanewon Kokap merupakan salah satu desa wisata yang saat ini sedang berupaya mengembangkan alternative-alternatif wisata untuk menarik kehadiran wisatawan domestic maupun mancanegara. Desa wisata tersebut memiliki beragam atraksi wisata, salah satunya atraksi wisata alam yang terdapat di Kawasan Kalitaji, Dusun Soka. Lembah Kalitaji memiliki potensi wisata alam yang sangat baik, didukung oleh kekayaan biodiversitas yang memadai, salah satunya adalah potensi fauna berupa burung. Wisata minat khusus seperti kegiatan pengamatan burung telah berkembang di beberapa tempat, dengan melahirkan banyak komunitas pecinta burung, potensi wisata ini dikenal dengan sebutan Avitourism. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat bertujuan untuk mengembangkan avitourism sebagai salah satu alternatif atraksi wisata di Desa Wisata Sermo sekaligus menjadi upaya pemberdayaan ekonomi lokal. Metode yang digunakan adalah pendampingan dalam pemetaan potensi avitourism, melalui identifikasi jenis dan habitat burung, serta peningkatan kapasitas SDM dalam mengelola avitourism kedepan. Hal ini menjawab kebutuhan desa wisata untuk pemetaan potensi dan penguatan kapasitas sumberdaya manusia pariwisata melalui pelatihan dan pembekalan pengetahuan. Berdasarkan hasil observasi lapangan selanjutnya dilaksanakan pembekalan dan pelatihan tentang avitourism untuk warga masyarakat.
Model Matematika untuk Usaha Kecil Menengah Saat Pandemi COVID-19 di Kabupaten Kulon Progo Ridayati; Solikhah Retno Hidayati
Retii Vol 18 No 1 (2023): Prosiding Seminar Nasional ReTII ke-18 (Edisi Penelitian)
Publisher : Institut Teknologi Nasional Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Salah satu sektor utama yang memegang peranan penting di Kabupaten Kulon Progo adalah sektor Usaha Kecil Menengah (UKM). Di wilayah ini, tercatat ada 159 UKM yang mengemban peran penting dalam perekonomian lokal. Saat pandemi COVID-19 melanda, UKM-UKM ini menunjukkan kerentanannya terhadap perubahan ekonomi yang tak terduga. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan sebuah model matematika yang dapat mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhi pertumbuhan UKM selama masa pandemi. Penelitian ini menerapkan metode regresi linier, analisis korelasi, dan strategi pengelompokan (clustering) untuk memahami dampak faktor-faktor yang berkontribusi pada perkembangan UKM. Penelitian ini menggunakan Data primer omset dan pengembangan aset, manusia-mesin-pasar, lokasi dan kondisi UKM serta data sekunder diperoleh melalui survei institusi yang meliputi data kebijakan, infrastruktur daerah untuk kegiatan UKM, serta kondisi eksternal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa selama masa pandemi, UKM di Kulon Progo mengalami penurunan produktivitas dan aktivitas yang berdampak pada pendapatan. Hasil regresi Y = -42.581.486 + 9717.983 x1 + 4.075.092 x2 + 8.481.358 x3 dengan x1 menunjukkan jumlah jam kerja, x2 jumlah pelanggan, dan x3 lama usaha. Analisis karakteristik UKM di Kulon Progo yang telah dikelompokkan menunjukkan bahwa setiap kelompok memerlukan pendekatan pemasaran yang unik untuk bertahan dalam kondisi yang tidak stabil ini.
Pendekatan Edukasi Pengendalian Diri Masyarakat Desa Sendangsari Melalui Pemahaman Konsep Fisika Ridayati, Ridayati; Hidayati, Solikhah Retno
Reswara: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6, No 2 (2025)
Publisher : Universitas Dharmawangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46576/rjpkm.v6i2.6589

Abstract

Kondisi sosial dan ekonomi pasca pandemi telah meningkatkan kerentanan psikologis masyarakat, terutama kelompok ibu rumah tangga di wilayah pedesaan. Di Desa Sendangsari, Kapanewon Minggir, Kabupaten Sleman, khususnya di Padukuhan Bandan, muncul keluhan meningkatnya stres akibat beban ekonomi, konflik peran domestik, dan kurangnya keterampilan manajemen emosi. Kegiatan pengabdian ini menjadi urgensi sebagai respons terhadap kebutuhan mitra akan pendekatan edukatif yang sederhana namun bermakna dalam mengelola tekanan psikologis. Tujuan kegiatan adalah meningkatkan pemahaman dan keterampilan pengendalian diri masyarakat melalui pendekatan analogi ilmiah, yakni konsep fisika tekanan (P=F/A), di mana tekanan (P) dianalogikan sebagai stres, gaya (F) sebagai Gaya/beban hidup, dan luas penampang (A) sebagai kapasitas diri. Metode yang digunakan meliputi observasi partisipatif, penyuluhan interaktif, kuesioner pre-test dan post-test, wawancara informal, serta dokumentasi kegiatan. Hasil menunjukkan bahwa dari 50 peserta yang hadir, lebih dari 90% menunjukkan partisipasi aktif dan positif. Hasil pre-test dan post-test menunjukkan adanya peningkatan pemahaman rata-rata sebesar 32%. Temuan ini menjadi bukti bahwa pendekatan analogi ilmiah tidak hanya mampu memudahkan pemahaman peserta non-akademik terhadap konsep stres, tetapi juga memotivasi mereka untuk meningkatkan kapasitas diri. Program ini memberikan kontribusi awal dalam membangun ketahanan psikologis berbasis komunitas dan layak direplikasi dalam forum-forum sosial seperti PKK.  
Indikasi Wilayah Pengembangan (WP) sebagai Pendekatan Perencanaan dan Pengembangan Wilayah di Kabupaten Kebumen Iwan Aminto Ardi; Niken Ratna Widiastuti; Hidayati, Solikhah Retno; Mardiana Niken
Retii 2024: Prosiding Seminar Nasional ReTII ke-19 (Edisi Penelitian)
Publisher : Institut Teknologi Nasional Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The process of regional planning and development requires the right concepts and approaches so that regional planning and development can run effectively and optimally. Kebumen Regency, with its extensive area and diverse regional characteristics, requires an appropriate approach in its regional development planning, so that the implementation of development is targeted and equitable, thereby reducing regional disparities. The study of development area indications aims to determine the grouping of sub-district areas into several clusters of development areas based on similar characteristics. The method used in this study is K-Means Cluster multivariate analysis. The variables used include infrastructure availability, population density, and spatial proximity. Based on cluster analysis, it was found that the Kebumen Regency area can be divided into seven regional clusters, according to the similarity of characteristics. This cluster will later be utilized for the optimization of development according to the characteristics of each regional cluster.
The Comparison of Transportation Network Node Density in Balikpapan City in 2019 and 2025 Iwan Aminto Ardi; Hidayati, Solikhah Retno; Kamal, Passatama Apryanda
Retii 2025: Prosiding Seminar Nasional ReTII ke-20 (Edisi Penelitian)
Publisher : Institut Teknologi Nasional Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Studi ini membahas identifikasi dan analisis kepadatan simpul jaringan transportasi darat di Kota Balikpapan untuk tahun 2019 dan proyeksi 2025. Kota Balikpapan, sebagai Gerbang Utama menuju Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara, mengalami transformasi fundamental dalam sistem transportasinya, didorong oleh pertumbuhan penduduk dan peran strategisnya sebagai titik konsolidasi logistik IKN. Tujuan penelitian ini adalah untuk membandingkan perubahan pola kepadatan jaringan jalan sebelum dan sesudah pembangunan infrastruktur megapolitan IKN. Metode yang digunakan adalah analisis spasial Kernel Density menggunakan data peta dari Rupa Bumi Indonesia (2019) dan Online Street Map (OSM) (2025). Analisis ini memvisualisasikan tingkat kepadatan jaringan dengan gradasi warna. Hasil analisis menunjukkan adanya peningkatan intensitas dan luasan jaringan yang signifikan antara 2019 dan 2025. Pada 2019, kepadatan tertinggi (nilai maks 81,71) sangat terpusat di Balikpapan Selatan dan Tengah. Namun, Tahun 2025 menunjukkan peningkatan nilai kepadatan maksimum menjadi 111,71 dan terjadi perluasan area padat yang jelas hingga mencakup hampir seluruh wilayah Balikpapan Utara dan Timur. Perubahan ini memproyeksikan pertumbuhan signifikan dan pemerataan infrastruktur di seluruh wilayah administrasi, menyebabkan pergeseran pusat-pusat simpul transportasi. Solusi jangka panjang yang diusulkan adalah mengurangi kendaraan pribadi melalui revitalisasi angkutan umum massal dan optimalisasi kapasitas jaringan yang ada dengan manajemen lalu lintas ketat.
Spatial Modelling Untuk Analisis Ketimpangan Akses Transportasi Perkotaan di Bandar Lampung iman ceria invokafit; Prayogi, Prayogi; Valeri Destia Putri Pratama; Hidayati, Solikhah Retno
Retii 2025: Prosiding Seminar Nasional ReTII ke-20 (Edisi Penelitian)
Publisher : Institut Teknologi Nasional Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkotaan modern menghadapi tantangan kompleks terkait keterkaitan antara sistem transportasi, tata guna lahan, dan kualitas aksesibilitas bagi warganya. Aksesibilitas yakni kemampuan individu untuk mencapai kegiatan, layanan, pekerjaan, atau fasilitas dalam batasan waktu dan biaya tertentu menjadi indikator penting dalam perencanaan wilayah dan kota karena mencerminkan bagaimana ruang kota memungkinkan mobilitas, interaksi sosial dan ekonomi, serta inklusi ruang-waktu. Sebagai contoh, pada konteks kota-kota berkembang, penelitian menunjukkan bahwa ketimpangan dalam aksesibilitas transportasi dapat memperkuat kesenjangan sosial-ruang dan menurunkan efisiensi mobilitas warga (Giannotti et al., 2021) [1]. Sejalan dengan hal tersebut, kebijakan pengembangan kota yang berkelanjutan semakin menekankan bahwa bukan sekadar peningkatan mobilitas kendaraan yang penting, melainkan bagaimana sistem transportasi dan jaringan jalan mendukung aksesibilitas yang merata dan efisien. Oleh karena itu, dalam studi ini akan dilakukan pemodelan spasial untuk mengidentifikasi dan menganalisis ketimpangan aksesibilitas transportasi perkotaan di Kota Bandar Lampung dengan harapan memberikan rekomendasi perencanaan wilayah dan kota yang lebih adil serta mendukung mobilitas dan pertumbuhan perkotaan.