Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Optimalisasi Produk “Biofitofiltrasi” dalam Manajemen Kualitas Air pada Akuakultur Semi Intensif Ikan Nila Oreochromis niloticus Edwin Setiawan; Dewi Hidayati; Awik Puji Dyah Nurhayati; Nurlita Abdulgani; Nova Maulidina Ashuri; Noor Nailis Sa'adah; Nurul Jadid; Nadila Wulan Cahyani; Zufar Azzaria Azmi; Aulia Istighfarotunnisa; Afrilya Dina Salsabila; Alifia Cahyaning Putri; Danang Samudra; Natanael Hari Wijaya; Geoloveriana Esasi; Kharisma Armida Ulayya; Devi Pramesti Wulandari; Kamila Islamiati; Maitsa Adzro Fania; Rony Irawanto
Sewagati Vol 7 No 3 (2023)
Publisher : Pusat Publikasi ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j26139960.v7i3.560

Abstract

Bisnis ikan Nila segar memiliki potensi ekonomi tinggi di Kota Batu. Sebagai kota ekowisata, permintaan dan konsumsi ikan air tawar segar dalam usaha kuliner memiliki pasar yang besar. Salah satu lokasi untuk budidaya ikan Nila di Kota Batu adalah Dsn.Kajar, Desa Pandanrejo, Kec.Bumiaji. Pembudidaya ikan Nila di desa ini memanfaatkan pekarangan yang tidak terpakai dan saluran irigasi. Untuk menjaga kualitas lingkungan, air menjadi faktor penting karena jika kualitas air menurun maka terjadi penurunan produktivitas ikan. Oleh karena itu, kami memperkenalkan Biofitofiltrasi menggunakan tanaman untuk menjaga kualitas air dalam budidaya ikan Nila. Dua jenis tanaman air dari Famili Alismataceae yakni Daun Tombak dan Melati Air yang berpotensi sebagai penyerap logam berat beracun digunakan. Kegiatan Abmas ini terdiri dari pengenalan Biofitofiltrasi yang melibatkan mahasiswa Kuliah Kerja Nyata dan kerja Praktek kepada warga desa dan pembudidaya ikan, serta praktek pembuatan pot apung bambu dan aplikasinya dalam tambak dan keramba saluran irigasi ikan Nila. Meskipun dari 30 responden hanya 7 responden yang memberikan jawaban lengkap terhadap 4 pertanyaan survei, 100% responden memberikan respon yang sangat positif terkait tingkat pemahaman terhadap sosialisasi yang dilakukan. Hal ini menunjukkan bahwa penjelasan dapat dipahami oleh peserta, dan informasi berhasil disampaikan dengan baik. Sehingga, dapat disimpulkan bahwa mahasiswa KKN Abmas telah berhasil memberikan kontribusi bagi masyarakat setempat melalui program ini.
Kemampuan Tumbuhan Lakum Air (Ludwigia octovalvis) sebagai Biofiltrator Kandungan Organik di Wilayah Perairan Rony Irawanto; Nadila Wulan Cahyani; Aunurohim; Tutik Nurhidayati; Edwin Setiawan
Berkala Ilmiah Biologi Vol 14 No 3 (2023)
Publisher : Fakultas Biologi Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/bib.v14i3.10136

Abstract

Indonesian waters are often faced with pollution problems caused by excess of organic content such as nitrate (NO3-) and phosphate (PO₄³⁻). For this reason, in managing these pollutants biofiltration can be applied. Biofiltration is a method for treating waste biologically and plants can be applied in reducing the content of pollutants Biofiltration can be done using. Therefore, we introduced “Lakum Air” plant (Ludwigia octovalvis) as biofiltrator for reducing organic content of nitrate (NO3-) and phosphate (PO₄³⁻). L. octovalvis were cultivated in media with addition of NO3- and PO₄³⁻ 10 mg/L respectively. The results displayed L. octovalvis in NO3- possessed an average reduction ith efficiency of 0% for 2 weeks contact time and 0.5% for 4 weeks. At the same time in PO₄³⁻, L. octovalvis possessed an average reduction with efficiency of 35% for 2 weeks contact time and 58% with 4 weeks. Moreover, L. octovalvis can absorb NO3- with an average of 2.99 mg/L in 2 weeks contact time and 5.92 mg/L in 4 weeks. Likewise, L. octovalvis absorb PO₄³⁻ with an average of 4.72 mg/L for 2 weeks contact time and 6.66 mg/L for 4 weeks.