Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

HUBUNGAN PEMBERIAN ASI EKSLUSIF TERHADAP KEJADIAN STUNTING PADA BALITA Riswan Riswan; Fauziyah Annisa; Ahmad Hilal
Patria Artha Journal of Nursing Science Vol 7, No 1 (2023): Patria Artha Journal of Nursing Science
Publisher : Patria Artha University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33857/07

Abstract

Stunting adalah masalah kurang gizi kronis yang disebabkan oleh asupan gizi yang kurang dalam waktu cukup lama akibat pemberian makanan yang tidak sesuai dengan kebutuhan gizi. Masalah gizi pada balita didunia sekitar 165 juta anak yang berusia dibawa 5 tahun mengalami stunting dan negara Afrika dan Asia sekitar 90% kasusnya (Trihono, 2015). Tahun 2025 secara global sekitar 40% untuk menurunkan kasus stunting dimana tahun 2020 dari 171 juta turun menjadi 100 juta ditahun 2025. Tujuan penelitian untuk mengetahui hubungan pemberian ASI eksklusif terhadap kejadian stunting pada balita di wilayah kerja Puskesmas Wundulako Kab. Kolaka Sulawesi Tenggara.Jenis penelitian yang digunakan adalah metode penelitian analitik dengan pendekatan cross sectional study. Populasi dalam penelitian ini adalah semua Balita yang berada di wilayah kerja Puskesmas Wundulako sebanyak 1.662 Balita dan Sampel dalam penelitian adalah balita yang berada di wilayah kerja Puskesmas Wundulako sebanyak 94 balita diambil dengan teknik purposive sampling. Insturmen yang digunakan yaitu menggunakan lembar ceklist dan pengukuran tinggi badan pada balita dan pemberian ASI Ekslusif. Variabel yang diteliti adalah pemberian ASI Ekslusif dan stunting pada balita. Hasil penelitian menunjukkan ada hubungan yang signifikan pemberian ASI ekslusif terhadap kejadian stunting pada balita di Wilayah Kerja Puskesmas Wundulako Kab. Kolaka Sulawesi Tenggara berdasarkan hasil uji statistik Chi-Square Tests diperoleh nilai p=0.000 < ɑ = 0.05. Saran Disarankan bagi ibu untuk memberikan ASI eksklusif kepada bayinya karena stunting dapat di cegah dengan pemberian ASI ekslusif selama 6 bulan.
Pengetahuan Ibu Hamil Trimester III Tentang Inisiasi Menyusui Dini (IMD) Di Puskesmas Bontomarannu Tahun 2022 Irmawati Irmawati; Fauziyah Annisa
JUKEJ : Jurnal Kesehatan Jompa Vol 2 No 1 (2023): JUKEJ: Jurnal Kesehatan Jompa
Publisher : Yayasan Jompa Research and Development

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui gambaran pengetahuan ibu hamil trimester III tentang Inisiasi Menyusui Dini (IMD). Jenis penelitian ini adalah deskriptif. Penelitian ini dilakukan di Puskesmas Bontomarannu Kecamatan Sombaopu Kabupaten Gowa pada bulan Juli 2022. Metode Penelitian: Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling  sebanyak 38 responden. Analisis data yang dilakukan adalah analisis univariat. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat 32 responden (84,2%) memiliki pengetahuan yang baik tentang Inisiasi Menyusui Dini (IMD), sebanyak 26 responden (68,4) mengetahui tentang pengertian Inisiasi Menyusui Dini (IMD), sebanyak 33 responden (86,8%) mengetahui tentang manfaat inisiasi menyusui dini (IMD), sebanyak 25 responden (65,8%) mengetahui tentang manfaat ASI, sebanyak 30 responden (78,9%) mengetahui tentang ASI eksklusif dan sebanyak 26 responden (68,4%) mengetahui tentang cara menyusui yang benar.
Edukasi Perilaku Hidup Bersih dan Sehat melalui Demonstrasi Cuci Tangan dan Menyikat Gigi pada Anak TPA Nining Ade Ningsih; Fitria Hasanuddin; Hasnidar Hasnidar; Tutik Lestari; A. Nur Anna AS; Wa Ode Sri Kamba Wuna; Wa Ode Fatmawati; Gracia Christy Tooy; Nurulfuadi Nurulfuadi; Fauziyah Annisa
Abdi Cendekia : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 5 No 3 (2026): September
Publisher : Yayasan Zia Salsabila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61253/abdicendekia.v5i3.1283

Abstract

Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) perlu diperkenalkan sejak usia dini sebagai bagian dari pembentukan kebiasaan kesehatan. Cuci Tangan Pakai Sabun (CTPS) serta menjaga kesehatan gigi dan mulut merupakan perilaku penting yang perlu dibiasakan pada anak usia sekolah. Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPA) sebagai lingkungan pendidikan nonformal memiliki potensi untuk mendukung penyampaian edukasi kesehatan kepada anak. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan memberikan edukasi mengenai CTPS dan cara menyikat gigi yang benar kepada anak usia sekolah dasar. Kegiatan dilaksanakan pada 28 Juli 2026 di TPA Jalan Sahabat, Kelurahan Tamalanrea, Kota Makassar, dengan melibatkan 30 anak usia sekolah dasar. Edukasi dilakukan melalui penyampaian materi, demonstrasi, tanya jawab, serta penggunaan leaflet, poster, model gigi dan mulut, dan sikat gigi sebagai media edukasi. Seluruh rangkaian edukasi CTPS dan kesehatan gigi dapat dilaksanakan sesuai dengan tahapan kegiatan. Peserta menunjukkan keterlibatan dengan memperhatikan demonstrasi dan merespons pertanyaan yang diberikan oleh tim. Penggunaan demonstrasi dan alat peraga memberikan kesempatan kepada peserta untuk mengamati secara langsung tahapan CTPS dan cara menyikat gigi yang diperagakan. Edukasi PHBS melalui penyampaian materi, demonstrasi, dan media edukasi dapat diterapkan pada anak usia sekolah di lingkungan TPA. Kegiatan ini menunjukkan potensi TPA sebagai lingkungan pendidikan nonformal untuk mendukung edukasi kesehatan anak. Evaluasi pretest–posttest dan observasi praktik individual diperlukan pada kegiatan selanjutnya untuk menilai perubahan pengetahuan dan keterampilan peserta.