Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Development of an E-Learning Module to Enhance Students’ Critical Thinking Skills in Indonesian Language Learning Wieke, Erzy Asty; Yuriska; Agung Setiawan; Sri Wahyudi
The Future of Education Journal Vol 4 No 5 (2025)
Publisher : Lembaga Penerbitan dan Publikasi Ilmiah Yayasan Pendidikan Tumpuan Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61445/tofedu.v4i5.540

Abstract

To enhance students' critical thinking skills in learning the Indonesian language, this study developed an e-learning module based on the ADDIE model. Utilizing Google Classroom, the program was made interactive through discussion boards, HOTS (Higher Order Thinking Skills) exercises, and digital resources. The results showed a significant increase in debate participation (from 30% to 75%) as well as improvements in analytical (from 65% to 88%), evaluative (from 50% to 82%), and argumentative (from 55% to 80%) skills. These findings align with constructivist theory, which views technology as a catalyst for active learning. With the provision of infrastructure and training, limitations such as teacher readiness and access to technology can be addressed. The study recommends developing similar modules for other subjects, incorporating advanced elements such as gamification.
Pendidikan Literasi Digital Dasar sebagai Pengenalan Keamanan Internet Kepada Siswa Sekolah Dasar Safrudin; Sri Wahyudi
Jurnal Ilmu Pendidikan Nasional (JIPNAS) Vol. 3 No. 3 (2025): JIPNAS - Desember
Publisher : PT. Padang Tekno Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59435/jipnas.v3i3.620

Abstract

Perkembangan teknologi digital yang pesat membawa dampak signifikan dalam kehidupan anak-anak, termasuk siswa sekolah dasar. Minimnya pemahaman akan literasi digital dan keamanan internet di kalangan siswa usia dini menjadi tantangan yang perlu segera diatasi untuk mencegah risiko digital seperti perundungan siber, pencurian data, hingga penyalahgunaan informasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengenalkan konsep literasi digital dasar serta membentuk pemahaman siswa terhadap keamanan penggunaan internet. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain kuasi-eksperimen pretest dan posttest. Edukasi dilakukan kepada siswa kelas V SD Negeri 024 Rambah Samo dalam dua sesi, masing-masing berdurasi 90 menit, menggunakan modul ringkas dan video edukatif yang disesuaikan dengan tahap perkembangan kognitif siswa. Instrumen berupa kuesioner divalidasi melalui expert judgment dan diuji cobakan kepada 45 siswa. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif untuk melihat capaian skor pemahaman dan paired sample t-test untuk menguji perbedaan sebelum dan sesudah intervensi. Hasil menunjukkan rata-rata total skor pemahaman siswa mencapai 84,18%, dengan peningkatan signifikan dari pretest (X̄ = 55,20) ke posttest (X̄ = 68,90) dengan nilai t-hitung = 9,452 dan p-value = 0,000. Temuan ini mengindikasikan bahwa pendekatan edukasi literasi digital efektif meningkatkan pemahaman siswa mengenai keamanan internet. Kesimpulannya, pendidikan literasi digital dasar merupakan strategi preventif yang penting untuk diterapkan sejak dini guna membekali siswa menghadapi dunia digital secara aman dan bertanggung jawab.
Penguatan Literasi Referensi Digital Mahasiswa Universitas Rokania Melalui Pelatihan Aplikasi Mendeley Sri Wahyudi; Firman Santosa; Jufri; Safrudin; Agung Setiawan; Fauzi Erwis
Journal Of Indonesian Social Society (JISS) Vol. 3 No. 3 (2025): JISS - Oktober
Publisher : PT. Padang Tekno Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59435/jiss.v3i3.614

Abstract

Peningkatan literasi referensi digital merupakan kebutuhan mendesak pada era akademik modern. Penelitian ini bertujuan menganalisis efektivitas pelatihan aplikasi Mendeley dalam meningkatkan kemampuan mahasiswa Universitas Rokania dalam mengelola referensi digital dan menyusun sitasi ilmiah. Pendekatan deskriptif kualitatif digunakan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil menunjukkan bahwa pelatihan ini meningkatkan kompetensi mahasiswa dalam impor referensi, pengelolaan metadata, penggunaan Web Importer, hingga otomatisasi daftar pustaka. Penerapan aplikasi Mendeley meningkatkan efisiensi penulisan ilmiah dan meminimalisasi kesalahan sitasi yang sering terjadi dalam karya ilmiah mahasiswa. Penelitian ini menegaskan bahwa literasi referensi digital perlu menjadi bagian integral dari pengembangan kompetensi akademik di perguruan tinggi.