Neni Maulidah
Universitas Pendidikan Indonesia

Published : 6 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

An Instrument Development to Measure the Creative Habits of Mind for Prospective Elementary School Teachers Neni Maulidah; Sapriya Sapriya; Nana Supriatna
Jurnal Kependidikan: Jurnal Hasil Penelitian dan Kajian Kepustakaan di Bidang Pendidikan, Pengajaran dan Pembelajaran Vol 9, No 3 (2023): September
Publisher : Universitas Pendidikan Mandalika (UNDIKMA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/jk.v9i3.8389

Abstract

This study aims to produce an instrument for measuring the creative habits of mind for prospective elementary school teachers in relation to developing creative teaching and learning ideas. This study is development research using the ADDIE model, which consists of analysis, design, development, implementation, and evaluation. The study was conducted by involving one expert validator and one practitioner validator. At the implementation stage, trials were carried out on a number of 15 prospective elementary school teacher students. Data collection was carried out using a questionnaire and analyzed using qualitative and quantitative data analysis.  The results of the instrument validations for measuring creative habits of mind show that creativity development and creative pedagogy development experts consider the instrument to be well qualified and suitable for measuring the creative habits of mind for prospective elementary school teacher students. The average test results in small groups of both lecturers and students show that the resulting instruments are in good qualifications. The end result of this development research is an instrument for measuring the creative habits of mind for prospective elementary school students who are  well-qualified, appropriate, and ready to use.
Development of An Structural Analytic Synthetic (SAS)-Based Learning Application to Enhance Early Reading Skills in Islamic and General Primary Schools Sunanih Sunanih; Neni Maulidah
Jurnal Kependidikan: Jurnal Hasil Penelitian dan Kajian Kepustakaan di Bidang Pendidikan, Pengajaran dan Pembelajaran Vol 11, No 2 (2025): June
Publisher : Universitas Pendidikan Mandalika (UNDIKMA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/jk.v11i2.15477

Abstract

This study aims to develop an Android-based educational application grounded in the Structural Analytic Synthetic (SAS) approach to enhance early reading skills among first-grade students in both Islamic (Madrasah Ibtidaiyah/MI) and general (Sekolah Dasar/SD) primary schools. This research uses the Research and Development (R&D) method with the Borg and Gall’s model. The subjects of this study were grade 1 elementary school students using research instruments in the form of interviews, expert validation sheets, and initial reading test questions, while the data analysis technique used inferential statistics with the stages of normality test, homogeneity test and mean difference test. The results of the study indicate that the validation test conducted on learning media experts showed that the first test had a validation of 4.15 which is in the good category, the second test had a validation level of 5.85 which is in the very good category so that the average of tests one and two showed a validation level of 4.50 which is in the very good category. The validation test conducted on language experts showed that the first test had a validation level of 4.25 which is in the good category, the second validation test had a validation level of 4.58 which is in the very good category, while the average of the second test was a validation level of 4.41 which is in the very good category. The results confirm the SAS-based application as a viable tool to boost early literacy in first-grade students.
Peran Media Pembelajaran Etnomatematika dalam Meningkatkan Minat Belajar Matematika Siswa SD: Tinjauan Literatur Dea Amelia; Fitri Julia Rahmadani; Mita Nur Rizky Septiyani; Mochammad Aqil Abdurrafi; Neni Maulidah
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 10 No. 1 (2025): Februari
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v10i1.2953

Abstract

Matematika merupakan salah satu mata pelajaran yang sangat penting dalam kehidupan karena dapat berperan untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis dan juga pemecahan masalah. Namun, mata pelajaran matematika seringkali dipandang negatif oleh siswa karena metode pengajaran yang konvensional. Tujuan penelitian ini adalah untuk menjelajahi penggunaan media pembelajaran berbasis etnomatematika untuk meningkatkan minat belajar matematika siswa. Metode yang digunakan adalah penelitian studi pustaka dengan mengumpulkan artikel jurnal yang sesuai dan menganalisis isinya. Media pembelajaran berbasis etnomatematika merupakan media pembelajaran yang mengintegrasikan aspek kebudayaan lokal di dalamnya. Penggunaan media pembelajaran berbasis etnomatematika ini dapat dilakukan melalui berbagai media seperti media interaktif, aplikasi berbasis Android termasuk juga permainan tradisional. Media pembelajaran berbasis etnomatematika dapat menjadi salah satu upaya untuk meningkatkan minat belajar matematika siswa dan juga dapat meningkatkan hasil belajar matematika siswa. Pengintegrasian budaya lokal pada media pembelajaran secara signifikan dapat memotivasi siswa, karena siswa merasa materi yang mereka pelajari itu relevan dengan kehidupan sehari-harinya, sehingga lebih dapat dipahami dan bermakna. Kesimpulan dari penelitian ini adalah media pembelajaran berbasis etnomatematika dapat meningkatkan, bukan hanya minat belajar siswa, tetapi juga hasil belajar dan motivasi belajar siswa terutama pada mata pelajaran matematika.
Peran Literasi Digital dalam Pembentukan Etika Sosial di Dunia Maya Pada Siswa SD Dinda Rizki Febriani; Intan Indriyani; Annisa Shafa Fauziyah; Ailsa Salsabila Divania; Neni Maulidah
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 10 No. 1 (2025): Februari
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v10i1.2962

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi peran literasi digital dalam pembentukan etika sosial di dunia maya pada siswa sekolah dasar. Kehadiran teknologi digital yang pesat mempengaruhi kehidupan masyarakat, termasuk anak-anak yang semakin aktif dalam penggunaan media sosial. Namun, rendahnya kesadaran akan etika sosial di dunia maya, seperti penyebaran hoax dan cyber bullying, menimbulkan dampak negatif. Literasi digital, yang mencakup keterampilan teknis serta pemahaman etis dalam berinteraksi di dunia maya, menjadi solusi penting untuk membentuk perilaku digital yang bertanggung jawab. Melalui literasi digital, siswa dapat memahami nilai-nilai etika sosial, seperti menghargai privasi, bertanggung jawab dalam berbagi informasi, dan menghindari perilaku negatif. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan pustaka untuk menganalisis hubungan antara literasi digital dan etika sosial di dunia maya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa literasi digital yang baik berpengaruh positif terhadap pengembangan etika sosial di kalangan siswa, namun tantangan seperti keterbatasan akses teknologi dan pemahaman orang tua masih menjadi hambatan. Oleh karena itu, diperlukan kerjasama antara guru, orang tua, dan pemerintah untuk meningkatkan literasi digital guna menciptakan lingkungan digital yang aman dan mendukung perkembangan sosial siswa.
Pengalaman Peserta Didik Fase B Dalam Memahami Konsep Melalui Gamifikasi Digital Najwa Rika Faradina; Athifah Fauziyyah; Ina Mutmainah; Alya Az Zahra; Arie Rakhmat Riyadi; Neni Maulidah
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 10 No. 1 (2025): Februari
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v10i1.3034

Abstract

Penggunaan gamifikasi dalam pembelajaran terus berkembang, namun penerapannya di sekolah dasar, khususnya fase B (usia 7-9 tahun), masih menghadapi tantangan. Penelitian ini bertujuan mengeksplorasi pengalaman peserta didik dalam menggunakan media digital berbasis gamifikasi untuk memahami konsep pembelajaran dan mengidentifikasi hambatan yang dihadapi. Pendekatan kualitatif dengan desain fenomenologis digunakan dalam penelitian ini. peserta dipilih secara purposive sampling dengan kriteria telah menggunakan media berbasis gamifikasi minimal satu bulan. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dan dianalisis menggunakan teknik analisis tematik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media gamifikasi efektif dalam meningkatkan pemahaman konsep melalui penyajian visual dan interaktif yang menarik. Elemen kompetisi dan umpan balik langsung memotivasi siswa, meningkatkan keterlibatan aktif mereka dalam pembelajaran. Siswa tidak hanya menerima informasi, tetapi juga terlibat dalam eksplorasi konsep, memperkuat pemahaman dan internalisasi materi. Meskipun demikian, tantangan seperti akses teknologi yang terbatas dan kesenjangan keterampilan digital tetap menjadi kendala utama. Kesimpulannya, pembelajaran berbasis gamifikasi memiliki potensi besar untuk meningkatkan kualitas pembelajaran di sekolah dasar, dengan memadukan motivasi, keterlibatan aktif, dan teknologi untuk membantu siswa memahami konsep dengan lebih baik.
Implementation of the RADEC Learning Model to Boost Social Studies Learning in Elementary Schools Denny Ramadhan; Wahyu Sopandi; Arie Rakhmat Riyadi; Neni Maulidah
Journal of Practice Learning and Educational Development Vol. 6 No. 1 (2026): Journal of Practice Learning and Educational Development (JPLED)
Publisher : Global Action and Education for Society

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58737/jpled.v6i1.647

Abstract

This study aims to describe the implementation of the RADEC learning model in enhancing 21st-century skills in the Social Studies (IPS) subject at elementary schools. The research employed a pre-experimental design with a one-group pretest-posttest approach involving fifth-grade students at a public elementary school in Bandung City. The RADEC model was implemented through the stages of Read, Answer, Discuss, Explain, and Create, which are designed to develop students' critical thinking, communication, collaboration, and creativity skills. At the Create stage, the philosophy of positivism serves as an important foundation, where students are encouraged to create based on empirical observation and scientific problem-solving, so that the resulting works are not only innovative but also objectively and empirically testable. The results showed a significant improvement in students' 21st-century skills after the implementation of the RADEC model in Social Studies learning, particularly in creativity based on scientific principles. These findings affirm that the integration of the RADEC model with the positivist approach can encourage students to actively create real solutions in the context of elementary school Social Studies.