Pitria Sopianingsih
Universitas Pendidikan Indonesia

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pelatihan Pengembangan Desain Culturally Responsive Teaching bagi Guru PPKn SMP di Purwakarta Kokom Komalasari; Iim Siti Masyitoh; Dede Iswandi; Pitria Sopianingsih
ABDI: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 6 No 4 (2024): Abdi: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat
Publisher : Labor Jurusan Sosiologi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/abdi.v6i4.1207

Abstract

Hasil need assessment menunjukkan kebutuhan guru PPKn di Purwarakta untuk meningkatkan kemampuan praksis mendesain Culturally Responsive Teaching. Di sisi lain, dosen UPI memiliki kepakaran dalam pembelajaran kontekstual berbasis nilai budaya yang perlu didiseminasikan kepada guru PPKn. Oleh karena itu perlu melakukan sinergi dengan MGMP PPKn SMP untuk melakukan kegiatan pelatihan dalam pengembangan desain Culturally Responsive Teaching pada mata pelajaran Pendidikan Pancasila. Kegiatan pelatihan menggunakan model in-on-in service training dengan pendekatan participant centered training pada 81 guru PPKn SMP yang tersebar di 17 Kecamatan di Kabupaten Purwakarta. Hasil pengabdian menunjukkan:1) Bahan pelatihan adalah desain pembelajaran, media, dan penilaian berbasis Culturally Responsive Teaching dalam Pendidikan Pancasila 2) Pelaksanaan kegiatan pelatihan meliputi tahapan persiapan, pelaksanaan pelatihan, monitoring dan evaluasi pelatihan; 3) Hasil pelatihan menunjukkan bahwa sebagian besar peserta memahami makna Culturally Responsive Teaching, tetapi pada aspek cara mendesain dan melaksanakan Culturally Responsive Teaching perlu pendampingan lebih intens dengan menggunakan model lesson study.
Pengaruh Model Edukasi Kesadaran Hak Asasi Manusia melalui Kampanye Digital terhadap Pemahaman tentang Kekerasan Berbasis Gender Online Prayoga Bestari; Aim Abdulkarim; Rahmat Rahmat; Pitria Sopianingsih; Nisrina Nurul Insani; Diva Dwi Juliana
Pedagogika: Jurnal Ilmu-Ilmu Kependidikan Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Medan Resource Center

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57251/ped.v5i2.1939

Abstract

This study examines the effect of a human rights awareness education model delivered through a digital campaign on university students’ understanding of Online Gender-Based Violence. The growing prevalence of online gender-based violence among students has become a critical concern due to its implications for digital security, privacy, and gender equality. Employing a quantitative approach with a correlational design, the study collected data through a questionnaire administered to 277 students at Universitas Pendidikan Indonesia. The digital campaign utilized an educational animated video titled Aku Ingin Rasa Aman as the primary intervention instrument. Descriptive analysis indicates a strong positive response from participants, with more than 90 percent of respondents agreeing or strongly agreeing that the video effectively enhanced their understanding of online gender-based violence. The findings demonstrate a positive and statistically significant influence of the human rights awareness education model implemented through digital campaigning on students’ comprehension of online gender-based violence. These results affirm the effectiveness of digital campaigns as an educational strategy for strengthening human rights awareness and promoting safer and more equitable digital spaces among university students.