Claim Missing Document
Check
Articles

Found 18 Documents
Search

Analisis Aksesbilitas dan Fasilitas Difabel di Masjid At-Taqwa Bandung Wahyudi, Lulut Tri; Wibawa, Baju Arie
UMPAK : Jurnal Arsitektur dan Lingkungan Binaan Vol 5, No 1 (2022): Maret
Publisher : Program Studi Arsitektur, Fakultas Teknik dan Informatika, Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/umpak.v5i1.19655

Abstract

Sarana dan fasilitas difabel berperan penting dalam desain teknis, bahkan menjadi syarat Permen PU dan Perumahan Rakyat nomor 14/PRT/M/2017 tentang kemudahan bangunan  gedung. Penelitian ini akan menganalisis aksesbilitas dan fasilitas difabel pada masjid At-taqwa Bandung. Penelitian ini dilakukan secara berkala yaitu pada waktu sholat  dhuhur,  asar,  dan sholat jum’at, dengan metode wawancara dan observasi lapangan dan dilakukan mulai dari pengamatan langsung di lapangan, dengan menganalisis aksesbilitas difabel, terutama akses  masuk ke dalam masjid, sangat diperlukan ramp untuk difabel agar difabel mudah dalam mengakses masjid. Dari semua penelitian pada sarana dan fasilitas difabel masih ada yang belum memenuhi syarat Permen PU dan Perumahan Rakyat nomor 14/PRT/M/2017 tentang kemudahan bangunan gedung, yaitu tidak ada area parkir khusus difabel, tidak ada ramp untuk akses difabel, tidak ada tempat wudhu khusus difabel, tidak ada toilet khusus difabel serta ukuran tangga yang tidak sesuai persyaratan. Sehingga penyandang disabilitas tidak dapat mengakses masjid At- taqwa.Kata Kunci : Aksesbilitas dan Falitas Difabel Disability facilities and facilities play an important role in technical design, and even become a requirement for Permen PU and Public Housing  number 14/PRT/M/2017 regarding  the ease of building. This study will analyze the accessibility and disabled facilities at the At- taqwa mosque in Bandung. This research is conducted periodically, namely during the midday prayer, asar, and Friday prayers, with interviews and field observations and starting from direct observation in the field, by analyzing the accessibility of the disabled, especially access to enter the mosque, it is very necessary to ramp diffable so that the diffable can  easily  access the mosque. Of all the studies on disability facilities and facilities, there are still those who do not meet the requirements of the Minister of Public Works and Public Housing number 14/PRT/M/2017 on the ease of building, that is, there is no special parking area for disabled people, there is no ramp for disabled access, there is no place special ablution for the disabled, there is no special toilet with disabilities and the size of the stairs that does not fit the requirements. So people with disabilities cannot access the At-taqwa mosque.
ANALISIS KEBUTUHAN RUANG PARKIR DI STADION SULTAN FATAH DEMAK Fauzi, Afif; Lukito, Achmad Purbo; Wibawa, Baju Arie
UMPAK : Jurnal Arsitektur dan Lingkungan Binaan Vol 8, No 1 (2025): Maret
Publisher : Program Studi Arsitektur, Fakultas Teknik dan Informatika, Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/umpak.v8i1.21952

Abstract

Stadion Sultan Fatah merupakan Stadion yang berada di Kabupaten Demak, Jawa Tengah, Indonesia. Bangunan Stadion Sultan Fatah dibangun pada tahun 1977 terletak di kota Demak dengan tanah seluas 140.486 m² atau 14,5 ha. Area Stadion Sultan Fatah ini mencakup arena cabang olaharaga yang beragam seperti lapangan Bola basket, Lapangan bola voli, area skateboard, panjat tebing, dan Gedung Olaharaga (GOR). Banyaknya area olaharaga yang beragam di Stadion Sultan Fatah Demak ini, maka perlu dilakukan evaluasi kapasitas lahan parkir di Stadion Sultan Fatah. Dalam hal ini. Untuk existing pada stadion sultan fatah terdapat 2580 tempat duduk dengan jumlah tersebut menggunakan standar 1000 dengan jumlah 230 SRP. Kapasitas parkir yang memadai akan diperlukan untuk menanggapi peningkatan tersebut dan Fasilitas parkir yang baik membantu dalam manajemen kapasitas, memastikan bahwa jumlah kendaraan yang masuk sesuai dengan kapasitas yang tersedia. Ini membantu mencegah kekacauan dan memastikan keamanan. Oleh karena itu, peneliti akan mengkaji dan menganalisis area parkir di stadion Sultan Fatah Demak agar mengetahui kebutuhan lahan parkir, pola parkir yang memadai. perlu adanya pengembangan dan penataan ulang area parkir yang ada dengan merubah ukuran SRP sesaui dengan standar direktorat jendral pehubungan darat, baik untuk motor maupun mobil, agar lebih terorganisir dan tidak mengganggu aktivitas lain di sekitar GOR. Menggunakan Standar Direktorat Jendral Perhungan untuk satuan ruang parkir menggunkan standar Mobil penumpang golongan II yaitu 2,5 x 5 m2 sehingga mendapatkan 230 SRP.
Sistem Plumbing dan Sumber Air Bersih pada Burj Khalifa Murti, Bhirawa Wisnu; Nindita, Velma; Wibawa, Baju Arie
UMPAK : Jurnal Arsitektur dan Lingkungan Binaan Vol 6, No 2 (2023): September
Publisher : Program Studi Arsitektur, Fakultas Teknik dan Informatika, Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/umpak.v6i2.19671

Abstract

Penelitian ini mengkaji sistem plumbing dan sumber air bersih di Burj Khalifa. Sumber air bersih di gedung ini berasal dari air laut yang diproses dengan metode desalinasi termal sebagai solusi utama untuk produksi dan distribusi air bersih. Meskipun metode ini memerlukan energi listrik yang sangat besar, hasilnya adalah air berkualitas tinggi yang aman untuk dikonsumsi. Penggunaan metode ini dianggap sebagai solusi paling efektif dan efisien untuk bangunan yang terletak di iklim gurun. Untuk meningkatkan efisiensi energi, disarankan untuk mengeksplorasi teknologi desalinasi yang lebih hemat energiKata kunci: air, air bersih, sistem plumbing air bersih, burj khalifa, ketersediaan air, metode desalinasi termal.AbstractThis research examines the plumbing system at the Burj Khalifa. The source of clean water in this building comes from sea water which is processed using the thermal desalination method as the main solution for the production and distribution of clean water. Although this method requires a large amount of electrical energy, the result is high quality water that is safe for consumption. The use of this method is considered the most effective and efficient solution for buildings located in desert climates. To improve energy efficiency, it is recommended to explore more energy-efficient desalination technologies
Analisis Aksesibilitas Ruang Terbuka Publik di Jogging Track Undip Awaliah, Shinta Gustika; Wibawa, Baju Arie
UMPAK : Jurnal Arsitektur dan Lingkungan Binaan Vol 5, No 1 (2022): Maret
Publisher : Program Studi Arsitektur, Fakultas Teknik dan Informatika, Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/umpak.v5i1.19652

Abstract

Jogging Track Universitas Diponegoro merupakan sebuah taman terbuka publik yang berlokasi di sekitar aliran sungai Kali Krengseng, tepatnya di Jl. Prof. Soedarto, Tembalang, di bagian muka kampus dekat pintu masuk utama Universitas Diponegoro. Dibangun pada tahun 2020 dengan tujuan pemanfaatan area sekitar aliran sungai menjadi area terbuka publik yang bisa dimanfaatkan untuk area berkumpul, olahraga dan pertunjukan seni yang dapat digunakan oleh semua pihak baik mahasiswa maupun masyarakat umum secara gratis. Oleh karena itu perlu dilakukan penelitian untuk mengetahui apakah Jogging Track Undip memenuhi standar aksesibilitas, dengan berdasarkan Peraturan Menteri Pekerjaan Umum nomor 14/PRT/M/2017 tentang Persyaratan Kemudahan Bangunan Gedung. Hasil penelitian akan menentukan apakah Jogging Track Undip sesuai atau tidak sesuai untuk dapat dikatakan sebagai taman yang aksesibel dan bagaimanakah rancangan yang tepat untuk memperbaiki aksesibilitas yang ada pada Jogging Track Undip agar dapat memenuhi standar kemudahan aksesibilitas yang ditetapkan oleh Peraturan Menteri Pekerjaan Umum nomor 14/PRT/M/2017.Kata kunci: ruang terbuka publik, aksesibilitas, penyandang disabilitas Diponegoro University Jogging Track is a public space located around the Krengseng River, precisely on Jl. Prof. Soedarto, Tembalang, at the front of the campus near the main entrance of Diponegoro University. It was built in 2020 with the goal of utilising the area around the river into a public open space that can be used for gathering areas, sports and art performances which can be used by all parties, both students and the general public for free. Therefore, it is necessary to conduct research to find out whether the Undip Jogging Track meets accessibility standards, based on the Regulation of the Minister of Public Works number 14/PRT/M/2017 concerning Building Facilities Requirements. The results of the research will determine whether the Undip Jogging Track is suitable or not suitable to be considered as an accessible park and how the right design is to improve the existing accessibility of the Undip Jogging Track so that it can meet the accessibility standards set by the Minister of Public Works Regulation number 14/PRT/M/2017.
Optimalisasi Penataan Sprinkler Pada Gedung A Kampus 4 Universitas PGRI Semarang Widhiarseno, Muhammad; Wibawa, Baju Arie
UMPAK : Jurnal Arsitektur dan Lingkungan Binaan Vol 3, No 2 (2020): September
Publisher : Program Studi Arsitektur, Fakultas Teknik dan Informatika, Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/umpak.v3i2.15909

Abstract

Bencana kebakaran yang merenggut korban baik material ataupun nyawa telah menjadi perhatian publik akhir – akhir ini. Salah satu persyaratan yang harus diperhatikan dalam perencanaan keandalan bangunan gedung adalaha sistem proteksi terhadap bahaya kebakaran. Sistem sprinkler menjadi satu dari beberapa penanggulangan awal apabila terjadi kebakaran. Untuk itu penataan sprinkler harus sesuai dengan standard dan peraturan yang telah ditetapkan. Analisis ini dapat menjadi acuan maupun perbaikan terkait system sprinkler pada gedung A kampus 4 Universitas PGRI Semarang
Analisis Aksesbilitas Halte Bus Simpang Lima bagi Penyandang Difabel Irawan, Agus; Wibawa, Baju Arie
UMPAK : Jurnal Arsitektur dan Lingkungan Binaan Vol 2, No 1 (2019): Maret
Publisher : Program Studi Arsitektur, Fakultas Teknik dan Informatika, Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/umpak.v2i1.15852

Abstract

Seperti yang kita ketahui, di kota semarang begitu banyak halte bus yang sudah didirikan, tetapi tidak sedikit juga dari halte tersebut yang belum memenuhi standart yang sudah ditentukan. Sehingga dari kesalahan itulah yang menjadikan halte kurang nyaman dan kurang layak untuk digunakan terutama bagi masyarakat yang berkebutuhan khusus terutama pengguna kursi roda dan tuna netra.Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi permasalahan yang bersangkutan dengan fasilitas para pengguna kursi roda dan juga tuna netra dengan melandaskan standart pada Permen PUPR14-17 yang kemudian dilakukan perbandingan antara data eksiting dengan standart. Setelah mendapatkan hasil dari perbandingan antara data eksiting dengan standart maka akan ditemukan data-data yang kurang sesuai dengan standart yang sudah ditentukan. Hal inilah yang akan menjadi fokus penelitian yang kemudian akan dilakukan redesain pada bagian-bagian yang kurang sesuai agar nantinya bisa menjadi koreksi dalam pembuatan halte yang baru
Dimensi Ruang Duduk Penonton pada Tribun Stadion Citarum Semarang Muntholib, Mohammad Abdul; Wibawa, Baju Arie
UMPAK : Jurnal Arsitektur dan Lingkungan Binaan Vol 6, No 1 (2023): Maret
Publisher : Program Studi Arsitektur, Fakultas Teknik dan Informatika, Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/umpak.v6i1.18676

Abstract

AbstrakSemarang merupakan salah satu kota terbesar yang mempunyai potensi dalam bidang olahraga sepak bola. Kota semarang sendiri mempunyai dua stadion yaitu stadion jatidiri dan stadion citarum dengan beberapa klub sepak bola. Namun mencermati dari kedua stadion, penulis memutuskan untuk melakukan penelitian terhadap stadion Citarum Semarang, karena pengelolaan dimensi ruang pada tribun  yang kurang baik. Dalam penelitian ini, penulis menggunakan metode deskriptif kuantitatif, dengan melakukan survey di tribun Citarum Semarang. Pengolahan data sesuai literatur standar tribun dan tahap terakhir membandingkan data dengan standar sesuai Neufert dan Buku Tata Cara Perencanaan Bangunan Stadion. Dari hasil penelitian, beberapa bagian tribun di Stadion Citarum Semarang masih kurang dari standard. Akibatnya penonton merasa tidak nyaman dan membuat penonton tidak memanfaatkan tribun sebagimana mestinya yang membuat tribun semakin rusak. Perbaikan pada tribun sangat diperlukan agar kenyamanan penonton meningkat dan tribun dapat dimanfaatkan dengan baik.Kata Kunci: tribun, sirkulasi, standar AbstractSemarang is one of the largest cities that has potential in the field of soccer. Semarang city itself has two stadiums, namely the identity stadium and the citarum stadium with several soccer clubs. But looking at the two stadiums, the author decided to conduct research on the Citarum stadium in Semarang, because the management of the dimensions of the space in the stands was not good enough. In this study, the authors used a quantitative descriptive method, by surveying the Citarum tribune in Semarang. Data processing in accordance with the standard literature of the stands and the last stage is comparing data with standards according to Neufert and Book of Procedures for Planning Stadium Buildings. From the results of the study, some parts of the stands at the Citarum Stadium in Semarang are still less than standard. As a result the audience felt uncomfortable and made the audience not use the stands as they should, which made the stands more damaged. Improvements to the stands are very necessary so that the comfort of the audience increases and the stands can be utilized properly.Keywords : stands, circulation, standards
Pengaruh Pemilihan Warna terhadap Suasana Ruang pada Cafe Lingkar di Semarang Santoso, Wulandari; Wibawa, Baju Arie
UMPAK : Jurnal Arsitektur dan Lingkungan Binaan Vol 6, No 2 (2023): September
Publisher : Program Studi Arsitektur, Fakultas Teknik dan Informatika, Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/umpak.v6i2.19667

Abstract

Dalam ilmu arsitektur, suasana hati memiliki makna yang sama dengan pengertian tempat. Pemilihan warna yang tepat dapat memperkuat suasana, kesan atau citra yang ingin ditampilkan oleh pemilik cafe. Cafe dengan pemilihan warna yang tidak tepat dapat menyebabkan rasa tidak nyaman dan dapat mengganggu aktivitas pengunjung, perasaan seperti ini memicu adanya kesan tidak baik dibenak pengunjung untuk segera beranjak pergi (fast turn-over). Temperatur warna pada pencahayaan cafe sangat berpengaruh terhadap kenyamanan dan suasana cafe. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk membuktikan bagaimana pengaruh pemilihan warna terhadap suasana ruang pada cafe khusus nya di Cafe Lingkar Semarang. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif dimana dalam pelaksanaannya meliputi data, analisis dan interpretasi tentang arti dan data yang diperoleh dengan metode pengumpulan data yakni Angket atau Kuesioner. Dari hasil penelitian, pemilihan temperatur warna dan pemilihan warna berpengaruh dan memberikan kesan berbeda pada ruangan serta dapat mempengaruhi psikologi manusia.Kata Kunci: warna, temperatur warna, interior cafe, psikologi AbstractIn architecture, mood has the same meaning as the meaning of place. Choosing the right color can strengthen the atmosphere, impression or image that the cafe owner wants to display. Cafes with inappropriate color choices can cause discomfort and can disrupt visitors' activities. Feelings like this trigger a bad impression in the minds of visitors to leave immediately (fast turn-over). The color temperature of cafe lighting greatly influences the comfort and atmosphere of the cafe. The purpose of this research is to prove how color choice influences the room atmosphere in cafes, especially at Cafe Lingkar Semarang. This research uses a descriptive research method where the implementation includes data, analysis and interpretation of the meaning and data obtained using the data collection method, namely Questionnaires. From the research results, the choice of color temperature and color selection has an influence and gives a different impression to the room and can influence human psychology.