Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Peningkatan Kompetensi Guru dalam Penyusunan Instrumen Digital Melalui Pelatihan Penggunaan Platform Wordwall Gita, Rina Sugiarti Dwi; Kustiyowati , Kustiyowati; Mispan, Mispan
Dedication : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 9 No 1 (2025): (In Progress)
Publisher : LPPM Universitas PGRI Argopuro Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31537/dedication.v9i1.2274

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi guru dalam menyusun instrumen digital melalui pelatihan penggunaan platform Wordwall. Pelatihan ini dilaksanakan sebagai upaya pengembangan profesionalisme guru dalam memanfaatkan teknologi digital untuk mendukung proses pembelajaran yang lebih interaktif dan efektif. Metode yang digunakan adalah pelatihan partisipatif yang melibatkan sesi teori, praktik langsung, dan pendampingan dalam penyusunan instrumen evaluasi berbasis Wordwall. Partisipan terdiri dari guru-guru SMP Negeri 1 Senduro yang memiliki latar belakang beragam dalam penggunaan teknologi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelatihan ini secara signifikan meningkatkan kemampuan guru dalam menyusun berbagai bentuk instrumen evaluasi digital, seperti kuis, teka-teki silang, dan permainan edukatif. Selain itu, guru menjadi lebih percaya diri dalam memanfaatkan teknologi untuk meningkatkan kualitas pembelajaran. Pelatihan ini juga mendapat respons positif dari peserta yang menilai bahwa platform Wordwall mudah digunakan dan sangat membantu dalam menciptakan media pembelajaran yang menarik dan variatif. Dengan demikian, pelatihan penggunaan Wordwall efektif dalam meningkatkan kompetensi guru dalam penyusunan instrumen digital yang kreatif dan inovatif.
Pembelajaran Menggunakan Aplikasi Media Sosial Whatsapp untuk Meningkatkan Minat dan Hasil Belajar Anak Usia Dini pada Kelompok B di RA Darussalam Asshiddiqi Puger Jember Nurfaidah, Uli; Gita, Rina Sugiarti Dwi; Silalahi, Amin
JECIE (Journal of Early Childhood and Inclusive Education) Vol. 8 No. 2 (2025): Juli
Publisher : Program Studi PG PAUD - FKIP - UNIPAR JEMBER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31537/jecie.v8i2.1685

Abstract

Kehadiran media pembelajaran sangat penting untuk mendukung proses belajar mengajar. Tujuan penelitian ini mengetahui bagaimana pembelajaran menggunakan aplikasi media sosial WhatsApp sebagai media pembelajaran. Data diperoleh dengan menggunakan observasi, wawancara, kuesioner dan dokumentasi. Penelitin ini merupakan penelitian lapangan dengan menggunakan metode kualitatif pendekatan Studi Naratif. Informan penelitian ini yaitu kepala sekolah, guru dan wali murid. Adapun kesimpulan dari penelitian ini adalah  Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses pembelajaran diawali oleh wali kelas dengan dengan mengirimkan pesan melalui grup WhatsApp mengenai mata pelajaran yang akan dilaksanakan. Guru menggunakan fitur foto, video, dokumen, Group WhatsApp, dan call (telpon) secara langsung. Kemudahan dirasakan dengan kehadiran fitur whatsApp dan juga penggunaannya yang mudah dan dapat digunakan oleh berbagai kalangan. Hal ini juga didukung oleh sebagian besar wali murid yang menunjukkan respon positif terhadap penggunaan WhatsApp sebagai media pembelajaran. Indikator untuk menentukan keefektifan WhatsApp sebagai media pembelajaran antara lain: 1) mudah digunakan; 2) meningkatkan minat belajar siswa; 3) membantu siswa dalam memahami konsep dengan benar; dan 4) mudah mengakses materi pelajaran. Berdasarkan keempat indikator tersebut, penggunaan WhatsApp sebagai media pembelajaran terhadap proses belajar mengajar di RA Darussalam Asshiddiqi dikatakan efektif.
Analisis Klasifikasi Musa acuminata L. dengan CNN dalam RBL-STEM untuk Metaliterasi Gita, Rina Sugiarti Dwi; Komaria, Nurul
Bioma : Jurnal Biologi dan Pembelajaran Biologi Vol. 10 No. 1 (2025): BIOMA: JURNAL BIOLOGI DAN PEMBELAJARAN BIOLOGI
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/bioma.v10i1.2994

Abstract

Research Based Learning (RBL) yang terintegrasi dengan STEM (Science, Technology, Engineering, and Mathematics) menjadi pendekatan inovatif dalam pendidikan untuk mempersiapkan mahasiswa menghadapi dunia yang semakin maju dan berbasis teknologi. Dalam konteks ini, metaliterasi memiliki peran yang sangat penting. Metaliterasi meliputi kemampuan untuk mengelola, mengevaluasi, dan memahami literasi digital, informasi, dan media, yang sangat krusial bagi mahasiswa untuk mengembangkan keterampilan berpikir kritis dan analitis terhadap informasi, terutama yang berasal dari teknologi digital. Penelitian ini mengeksplorasi penerapan Research Based Learning (RBL) yang terintegrasi dengan STEM (Science, Technology, Engineering, and Mathematics) untuk meningkatkan metaliterasi mahasiswa, khususnya dalam klasifikasi tanaman menggunakan Convolutional Neural Networks (CNN). Penelitian deskriptif kualitatif ini menggambarkan kerangka RBL dengan pendekatan STEM yang dirancang untuk mahasiswa pendidikan biologi dalam mengklasifikasikan Musa acuminata L. (pisang). Hasil menunjukkan bahwa kerangka pembelajaran konseptual RBL dengan pendekatan STEM yang dihasilkan memberikan pedoman untuk penerapan analisis klasifikasi Musa acuminata L. di kelas, menekankan pentingnya literasi digital, media, dan informasi dalam konteks teknologi modern.
Pengaruh Phet ‘Graphing Lines’ terhadap Pemahaman Konsep dan Motivasi Belajar Matematika SMP Mulyono Dwi Prasojo; Gita, Rina Sugiarti Dwi; Adhim, Fauzan
Gammath : Jurnal Ilmiah Program Studi Pendidikan Matematika Vol. 11 No. 1 (2026): Gammath : Jurnal Ilmiah Program Studi Pendidikan Matematika
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini memiliki tujuan untuk menganalisis pengaruh penggunaan simulasi interaktif PhET Graphing Lines terhadap pemahaman konsep dan motivasi belajar siswa dengan materi kemiringan garis. Walaupun berbagai penelitian telah menunjukkan efektivitas PhET dalam pembelajaran, sebagian besar masih berfokus pada aspek kognitif atau dilakukan pada materi dan jenjang yang berbeda. Penelitian yang secara simultan mengkaji pemahaman terhadap konsep dan motivasi belajar siswa dalam materi kemiringan garis di tingkat SMP masih terbatas. Berdasarkan hal tersebut, penelitian ini berperan dalam mengisi kesenjangan yang ada. Dalam penelitian ini digunakan metode kuasi eksperimen dengan rancangan pretest-posttest control group. Instrumen penelitian berupa tes pemahaman konsep dan angket motivasi belajar berbasis model ARCS. Analisis data dilakukan menggunakan uji independent sample t-test dan perhitungan effect size. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan signifikan pada pemahaman konsep (p = 0,022) dan motivasi belajar (p = 0,002) antara kelompok eksperimen dan kontrol. Nilai effect size pada pemahaman konsep sebesar 0,59 (kategori sedang), sedangkan pada motivasi belajar sebesar 0,81 (kategori besar), yang menunjukkan bahwa penggunaan PhET memberikan pengaruh yang bermakna secara praktis. Dengan demikian, penggunaan PhET Graphing Lines efektif memberi peningkatan dalam pemahaman konsep dan motivasi belajar siswa. Penelitian ini memberikan implikasi bahwa integrasi simulasi interaktif dapat menjadi alternatif pembelajaran yang inovatif dan bermakna, khususnya pada materi matematika yang bersifat abstrak.
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN MATEMATIKA BERDIFERENSIASI BERBASIS ANDROID Purwanto, Ageng Jelly; Gita, Rina Sugiarti Dwi
Prismatika: Jurnal Pendidikan dan Riset Matematika Vol. 5 No. 2 (2023): Prismatika: Jurnal Pendidikan dan Riset Matematika
Publisher : Universitas Insan Budi Utomo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Learning in the Kurikulum Merdeka is more focused on differentiated learning. There are three differentiated learning strategies, namely, content differentiation, process differentiation, and product differentiation. Learning in the Kurikulum Merdeka other than differentiation can also be supported by information technology. As technology develops, android application developers create android based learning media which are then distributed through the google play store. However, none of them are in accordance with differentiated learning so it is necessary to develop an application that suits the needs of students and is in line with the Kurikulum Merdeka. The learning media development design used is the ADDIE model with 5 stages, namely Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation and produces products in the form of android-based differentiated mathematics learning media which contains material, comics, games, calculators and practice questions. The material used is single interest and compound interest (exponential on number elements) in accordance with the learning outcomes in phase E of the Kurikulum Merdeka. Based on implementation results, students feel comfortable with the application because user friendly