Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

ANALISIS SAFETY PENGANGKUTAN PETIKEMAS DALAM PERSFEKTIF PERATURAN PENGANGKUTAN PETIKEMAS MENGGUNAKAN TRUK PETIKEMAS DI PELABUHAN SOEKARNO HATTA DAN TANJUNG PRIOK Ahmad Fauzi; Jumardin; Nurwahidah; Siti Zulaikah
JURNAL VENUS Vol. 8 No. 1 (2020): Maret
Publisher : PIP Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (458.531 KB) | DOI: 10.48192/vns.v8i1.274

Abstract

Pemerinah melalui (i) Undang-Undang No.22 Tahun 2009 tentang lalulintas angkutan darat di jalan dan angkutan jalan (ii) Peraturan Menteri Perhubungan Nomor : KM 14 Tahun 2007 tentang kendaraan pengangkut petikemas di jalan (iii) Keputusan Menteri Perhubungan Nomor : KM 74 Tahun 1990 tentang angkutan petikemas di jalan (iv) Keputusan Direktur Jenderal Perhubungan Darat Nomor : AJ.306/1/15/DRPD/1992 tentang penyempurnaan petunjuk pelaksanaan angkutan petikemas di jalan (v) Surat Edaran Direktur Jenderal Perhubungan Darat Nomor: SE.02/AJ.208/DRJB/2008 telah mengatur penggunaan twistlock bagi truk peti kemas. Penelitian ini menganalisa bagaimana penerapan Peraturan Menteri (PM) No. 14 Tahun 2007 tentang pengangkutan petikemas menggunakan truk petikemas dan bagaimana gambaran kelengkapan twistlock pada truk petikemas yang beroperasi di Pelabuhan Utama di wilayah timur Indonesia. Untuk mengkaji permasalahan dalam penelitian ini maka dilakukan pengolahan data hasil score capaian responden yang didasarkan pada hasil dari masing-masing indicator yaitu jumlha twistlock yang terpasang pada truk petikemas dengan formulasi rumus persentasi. Selanjutnya persyaratan perangkat pengunci peti kemas (twistlock) berdasarkan hasil pengolahan data menunjukkan hasil yang sangat rendah yakni hanya sebesar 29%. Kondisi ini terjadi karena 98 % pengemudi truk tidak membaca persyaratan dalam inqury form yang diberikan sehingga tidak memahami atau tidak mengetahui dengan baik persyaratan yang ditetapkan.
ANALISIS IMPLEMENTASI CROWD DAN CRISIS MANAGEMENT PADA KAPAL PENUMPANG DI PELABUHAN MAKASSAR DAN TERNATE Ahmad Fauzi; Arlizar Djamaan; Prolin Tarigan; Aries Allolayuk; Siti Zulaikah
JURNAL VENUS Vol 6 No 12 (2018): Desember
Publisher : PIP Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (554.122 KB) | DOI: 10.48192/vns.v12i06.381

Abstract

Pengangkutan penumpang dengan kapal penumpang merupakan urat nadi kehidupan ekonomi, politik, sosial budaya, pertahanan keamanan, sarana untuk memperkokoh persatuan dan kesatuan. Kesuksesan transportasi laut.Mengatur penumpang pada kapal penumpang menghadapi kedaan darurat agar terhindar dari terjadinya kepanikan pada saat kapal menghadapi situasi darurat seperti kebakaran atau kecelakaan yang mengakibatkan kapal harus ditinggalkan atau abandon ship.Crisis and Human Behavior Management merupakan salah satu kompetensi awak kapal yang dengan seksama dan tindakan yang tepat dapat mengatasi penumpang yang mengalami kepanikan yang luar biasa yang ditunjukkan dengan berebut atau berkelahi, sehingga penumpang dapat dikondisikan kembali dalam keadaan tenang. Seperti dicontohkan dalam Film Tetanic dimana seluruh penumpang mengalami kepanikan yang luar biasa, dalam film tersebut jelas terlihat perilaku berbeda dari setiap penumpang dalam menghadapi keadaan crisis, misalnya ada yang loncat dari atas kapal ke laut, ada yang depresi, berebut, berkelahi, dan sebagainya. Menghadapi kedaan demikian di kapal maka sangat penting bagi seluruh awak kapal penumpang untuk memiliki komptensi dalam CCM.
PERANAN ECDIS DALAM MENUNJANG KEAMANAN NAVIGASI DAN KESELAMATAN PELAYARAN Meti Kendek; Nurwahidah; Aries Allo Layok; Siti Zulaikah
JURNAL VENUS Vol 5 No 9 (2017): Juni
Publisher : PIP Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (651.573 KB) | DOI: 10.48192/vns.v5i9.652

Abstract

Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui peranan ECDIS dalam menunjang keamanan Navigasi dan keselamatan kapal. Subjek penelitian adalah 30 perwira yang menggunakanan kapal yang memiliki ECDIS. Metode pengumpulan data menggunakan angket pertanyaan. Data yeng terkumpul dianalisis dengan teknik analisis deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan ECDIS memiliki peranan dalam menunjang keamanan navigasi dan keselamatan pelayaran. Hal ini dapat deskripsikan bahwa terdapat 28 atau sekitar 93,33 persen subjek yang berada pada kategori tinggi,yang menjelaskan bahwa ECIDS mempunyai peranan penting dalam perencanaan pelayaran; terdapat 28 atau sekitar 93,33 persen subjek yang berada pada kategori tinggi,menjelaskan bahwa ECIDS mempunyai peranan penting dalam koreksi peta; terdapat 27 atau sekitar 90 persen subjek yang berada pada kategori tinggi yang menjelaskan bahwa ECIDS mempunyai peranan penting dalam kedalaman laut; terdapat 30 atau sekitar 100 persen subjek yang berada pada kategori tinggi yang menyimpulkan bahwa ECIDS mempunyai peranan penting dalam tampilan informasi.
Prevention of Ballast Water Tank Leakage on the SPOB Toto XIV: Pencegahan Kebocoran Tangki Air Ballast di SPOB. Toto XIV Rachmat Tjhajanto; Siti Zulaikah; Eva Susanti; Fajrur Rahman
JURNAL VENUS Vol. 13 No. 2 (2025): September
Publisher : PIP Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.48192/vns.v13i2.808

Abstract

Ballast tanks are essential for maintaining a ship’s stability, trim, and draught, but their wet and corrosive environment makes them among the areas of the hull most susceptible to corrosion, coating breakdown, and leakage. Leakage of a ballast tank can reduce stability, cause contamination of adjacent tanks, and, if neglected, endanger the structural integrity and seaworthiness of the ship. This study analyses the causes of ballast tank leakage on the self-propelled oil barge (SPOB) Toto XIV and the measures taken to prevent and repair it. A qualitative descriptive design was used, with data collected through observation of the condition of the ballast tanks, interviews with the crew, and documentation of the logbook, maintenance reports, and technical data during the authors’ sea practice from January 2022 to January 2023. The results show that the leakage was caused by corrosion and thinning of the tank plating, which resulted from two main factors: the limited knowledge and experience of the crew in carrying out hull and tank maintenance, together with insufficient supervision by the officers; and the irregular docking schedule of the ship, which the company postponed because of limited operating funds and changing operating routes. Leaks found during routine inspection were closed temporarily with a steel plate, rubber packing, and a clamp screw and then repaired by welding a steel plate over the cleaned area. Stricter selection and job orientation training of crew members, routine inspection of the ballast tanks and piping, correct filling of the tanks to avoid overpressure, effective supervision, regular docking in accordance with the survey requirements, and corrosion protection by coating and sacrificial anodes are recommended.
OPTIMALISASI PENANGANAN MUATAN UNTUK MENCEGAH KENAIKAN TEKANAN PADA TANGKI MUATAN DI KAPAL LPG/C GAS CATALINA Kaharuddin; Rusman; Siti Zulaikah
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 12 No. 3 (2026): Volume 12 No. 3, September 2026 Produce
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v12i3.18044

Abstract

This study aims to identify the causes and handling efforts of increasing tank pressure during the LPG loading process on board LPG/C Gas Catalina. The method used is descriptive qualitative through observation, interviews, and documentation, supported by the use of NVivo 12 Pro software for data analysis. The results show that the increase in tank pressure is caused by high cargo temperature, suboptimal performance of the cargo compressor, the influence of hot weather, as well as the lack of crew experience and monitoring. The handling efforts include conducting safety meetings, monitoring temperature and pressure regularly, optimizing equipment, and improving crew competence.
Analisis Ketidaksiapan Cargo Pump dalam Menunjang Kelancaran Operasional pada Kapal SPOB Buana Energy Kadek Desy Wira Kartika; Rusman Rusman; Siti Zulaikah
Populer: Jurnal Penelitian Mahasiswa Vol. 5 No. 2 (2026): Juni: Populer: Jurnal Penelitian Mahasiswa
Publisher : Universitas Maritim AMNI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58192/populer.v5i2.4326

Abstract

The cargo unloading process is a critical stage in tanker ship operations, including SPOB Buana Energy which is used for fuel distribution. One of the issues encountered during sea practice was the cargo pump’s inability to generate optimal suction, particularly during the final stage of unloading. This condition caused the unloading process to stop and disrupted the overall distribution flow. This study was conducted to identify the factors causing cargo pump unpreparedness during unloading and to formulate corrective measures to prevent similar incidents in the future. This research employs a descriptive qualitative method with data collection techniques consisting of direct observation, interviews, documentation, and literature study. The unit of analysis focuses on the discharge system and cargo pump operating procedures on SPOB Buana Energy, with causal factors assessed based on the aspects of Man, Machine, Method, Material, and Environment. The data were analyzed qualitatively to identify the relationship between operator competence, SOP implementation, and cargo pump performance during discharge operations. The results indicate that the cargo pump’s unpreparedness did not originate from technical damage but from three main causes: insufficient maintenance, human error in monitoring cargo levels, and non-compliance with unloading SOP. Corrective measures include improving crew competency, conducting safety briefings, and implementing a planned maintenance system (PMS). When applied consistently, these actions can ensure an efficient unloading process and prevent the recurrence of loss of suction.