Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

Proses Pencatatan dan Pengelolaan Kas Kecil menggunakan Metode Imprest Fund pada PT Top Silver Deck Febrianti, Rizkia Triannisa; Ariescy, Reiga Ritomiea
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.4923

Abstract

Kas kecil merupakan dana operasional yang digunakan untuk membiayai pengeluaran rutin bernilai relatif kecil dengan frekuensi yang tinggi, sehingga memerlukan sistem pengelolaan yang tertib, akurat, dan terkendali guna mendukung kelancaran aktivitas operasional perusahaan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan metode Imprest Fund dalam pengelolaan kas kecil pada PT Top Silver Deck serta mengevaluasi peran pencatatan manual dan sistem digital dalam mendukung efektivitas pengendalian internal perusahaan. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif melalui observasi langsung selama kegiatan magang serta wawancara dengan pihak akuntansi yang bertanggung jawab atas pengelolaan kas kecil. Hasil penelitian menunjukkan bahwa PT Top Silver Deck telah menerapkan metode Imprest Fund dengan penetapan saldo kas kecil yang bersifat tetap, penggunaan bukti transaksi sebagai dasar setiap pengeluaran, serta mekanisme pengisian kembali dana berdasarkan batas saldo minimum yang telah ditentukan. Proses pencatatan kas kecil dilakukan secara kombinasi antara pencatatan manual melalui buku kas dan pencatatan digital menggunakan Bachtera Software sebagai sistem pendukung administrasi keuangan. Penerapan metode ini terbukti mampu meningkatkan transparansi, akuntabilitas, dan pengendalian internal perusahaan dalam mengelola pengeluaran operasional. Namun demikian, masih terdapat beberapa keterbatasan, khususnya pada fleksibilitas koreksi data dalam sistem digital yang digunakan, sehingga memerlukan penyesuaian prosedur tambahan apabila terjadi kesalahan input data. Secara keseluruhan, pengelolaan kas kecil di PT Top Silver Deck telah berjalan secara efektif, namun optimalisasi melalui penguatan fitur digitalisasi dan integrasi sistem masih diperlukan guna meningkatkan efisiensi administrasi serta kualitas informasi keuangan perusahaan
Analisis Lingkungan Kerja Terhadap Kepuasan Karyawan di PT Tiga Bintang Electric Permana, Vocca Vocsillia Fanda; Ariescy, Reiga Ritomiea
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.5046

Abstract

Kepuasan karyawan merupakan faktor krusial dalam menjaga daya saing industri elektronik yang dituntut memiliki tingkat produktivitas dan efisiensi kerja yang tinggi. Dalam konteks ini, lingkungan kerja menjadi salah satu determinan utama kepuasan kerja, baik yang bersifat fisik maupun nonfisik. Lingkungan kerja fisik mencakup kondisi suhu ruangan, pencahayaan, kebersihan, tata letak, serta ketersediaan fasilitas kerja yang memadai. Sementara itu, lingkungan kerja nonfisik berkaitan dengan hubungan antar rekan kerja, pola komunikasi antara atasan dan bawahan, serta iklim kerja yang terbentuk dalam organisasi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh lingkungan kerja fisik dan nonfisik terhadap kepuasan karyawan di PT Tiga Bintang Electric serta mengidentifikasi faktor-faktor yang paling signifikan memengaruhi kepuasan tersebut. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan populasi karyawan administrasi tetap yang memiliki pengalaman kerja minimal satu tahun. Teknik pengambilan sampel dilakukan secara purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi partisipan, dan dokumentasi visual, sedangkan analisis data menggunakan model interaktif Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa lingkungan kerja fisik secara umum telah mendukung kenyamanan kerja melalui kebersihan ruangan, kelengkapan fasilitas, serta sirkulasi udara yang cukup baik, meskipun masih terdapat kendala pada kestabilan suhu ruangan. Di sisi lain, lingkungan kerja nonfisik dinilai sangat positif, ditandai dengan hubungan kerja yang harmonis dan komunikasi  terbuka, meskipun program pelatihan karyawan masih terbatas. Secara keseluruhan, kedua aspek lingkungan kerja tersebut berkontribusi positif terhadap kepuasan dan produktivitas karyawan. Penelitian ini merekomendasikan penambahan pendingin ruangan serta penyelenggaraan program pelatihan rutin guna meningkatkan retensi dan kinerja karyawan secara optimal.