Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Peran Perkumpulan Petani Pemakai Air (P3A) terhadap Kinerja Jaringan Irigasi pada Daerah Irigasi Bissua Kabupaten Gowa Siti Maizarah Cindy; Ratna Musa; Hanafi Ashad
Jurnal Konstruksi : Teknik, Infrastruktur dan Sains Vol. 1 No. 7 (2022): Jurnal Konstruksi : Teknik, Infrastruktur dan Sains
Publisher : Program Pascasarjana UMi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Terbentuknya P3A diharapkan mampu meningkatkan pengelolaan irigasi yang akan meningkatkan produksi pertanian. Namun, dalam pelaksanaannya, fungsi-fungsi tersebut tidak sepenuhnya dapat dilaksanakan dengan baik. Salah satunya adalah konflik dalam pembagian air irigasi ke petak-petak sawah petani. Kurangnya partisipasi pengguna air pada pengambilan keputusan, manajemen, dan pemeliharaan saluran irigasi adalah alasan utama rendahnya tingkat efisiensi air di negara-negara berkembang. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis serta mengetahui peran P3A terhadap kinerja jaringan irigasi di daerah irigasi (DI) Bissua Kabupaten Gowa. Metode analisis yang digunakan adalah pengukuran tingkat kinerja serta peran P3A terhadap kinerja jaringan irigasi di daerah irigasi (DI) Bissua Kabupaten gowa menggunakan Metode Skala Likert atau summated rating scale yakni metode skala bipolar yang mengukur baik tanggapan positif ataupun negatif terhadap suatu pernyataan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peran P3A terhadap kinerja jaringan irigasi di daerah irigasi (DI) Bissua Kabupaten Gowa untuk kelembagaan mendapatkan index sebesar 3,63 dari skala 4,00 dan untuk SDM P3A di Daerah Irigasi (DI) Bissua Kabupaten Gowa mendapatkan index sebesar 3,63 dari skala 4,00. Sehingga kinerja rata-rata Jaringan Irigasi Pada Daerah Irigasi Bissua Kabupaten Gowa mendapatkan nilai Index 3,63 (Kategori Sangat MemBerperani)
Analisa Durabilitas Pemanfaatan Polyvinyl Chloride Sebagai Bahan Tambah Pada Lapisan Aspal Porous dengan Variasi Waktu Rendaman Iman, Yuslifah Nurul; Cindy, Siti Maizarah; Hafran, St. Maryam; Aminuddin, Muliadi; Gecong, Alimin
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Teknik Sipil Vol. 1 No. 2 (2019): JILMATEKS (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Teknik Sipil) April 2019
Publisher : Program Studi Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/98mnyz48

Abstract

Faktor yang mempengaruhi ketahanan atau durabilitas pada perkerasan aspal porous adalah faktor genangan air. Hal ini disebabkan karena kondisi lingkungan, kemiringan, kelandaian jalan, dan sistem drainase yang buruk. Penelitian ini bertujuan yaitu untuk mengetahui tingkat durabilitas aspal porous terhadap variasi waktu rendaman dengan menggunakan Polyvinyl Chloride (PVC) sebagai bahan tambah, untuk nilai Indeks Kekuatan Sisa (IKS), Indeks Durabilitas Pertama (IDP), dan Indeks Durabilitas Kedua (IDK). Dengan Proporsi bahan tambah Polyvinyl Chloride (PVC) 2%, 4%, 6%, 8% dan 10%. Adapun dari hasil penelitian menunjukkan bahwa komposisi 2%, 4%, 6%, 8%, dan 10% Polyvinyl Chloride (PVC), didapatkan nilai Stabilitas tertinggi yaitu sebesar 558,07 kg, Flow 2,47 mm, Marshall Quotient (MQ) 247,665 kg/mm, Cantabro Loss 17,81%, Binder Drain Down 0,13%, Permeability 30,22 cm/dtk pada kadar aspal 5,25%, sehingga didapatkan kadar bahan tambah optimum sebesar 5,2%. Nilai Indeks Kekuatan Sisa pada hari pertama sebesar 96,13%, dan terus mengalami penurunan hingga pada hari kedelapan yaitu sebesar 83,97%. Hasil ini menunjukkan bahwa Polyvinyl Chloride (PVC) tidak dapat meningkatkan durabilitas campuran aspal porous.
Pendampingan Kelompok Tani Dalam Perencanaan Pembangunan Jaringan Irigasi Tersier Partisipatif Di Desa Pallangga, Kabupaten Gowa Nursafanah Dzakiyah Almakassari; Siti Maizarah cindy; Indah Nur Afiah
JUPAMU: Jurnal Pengabdian Masyarakat Multidisiplin Vol. 1 No. 3: Mei 2026
Publisher : Ihsan Cahaya Pustaka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66031/jupamu.v1i3.339

Abstract

Ketersediaan jaringan irigasi tersier yang efektif menjadi factor kunci dalam meningkatkan produktivitas pertanian, khususnya pada Tingkat usaha tani. Namun perencanaan yang kurang partisipatif seringkali menyebabkan rendahnya keberlanjutan infrastruktur yang dibangun. Kegiatan pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuanĀ  untuk meningkatkan kapasitas kelompok tani dalam merencanakan Pembangunan jaringan irigasi tersier secara partisipatif di Desa Pallangga Kab. Gowa. Metode yang digunakan meliputi sosialisasi, pelatihan teknis, diskusi kelompok terarah (FGD), serta pendampingan langsung dalam penyusunan rencana teknis sederhana. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman petani terkait konsep irigasi partisipatif, kemampuan dalam mengidentifikasi kebutuhan jaringan irigasi, serta tersusunnya dokumenĀ  rencana Pembangunan irigasi tersier berbasis kebutuhan lokal. Selain itu, keterlibatan aktif Masyarakat dalam proses perencanaan mendorong rasa memiliki dan komitmen terhadap pemeliharaan infrastruktur. Dengan demikian, pendekatan partisipatif terbukti efektif dalam mendukung perencanaan Pembangunan irigasi yang berkelanjutan dan berbasis komunitas. Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi model repikasi bagi wilayah lain karakteristik serupa.