Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

Peningkatan Penguasaan Guru di Sulawesi Barat Pada Kompetensi Dasar Peran Tokoh Nasional Daerah Memperjuangkan Kemerdekaan Bahri Bahri; Andi Dewi Riang Tati; Asmunandar Asmunandar; Khaeruddin Khaeruddin; Ahmad Subair; Andi Dody May Putra Agustang; Ibrahim Arifin
Joong-Ki : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 2: Mei 2023
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/joongki.v2i2.1644

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sebab renndahnya penguasaan guru-guru sejarah di Propinsi Sulawesi Barat pada kompetensi dasar peran tokoh-tokoh nasional dan daerah dalam mempertahankan kemerdekaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hal tersebut terjadi karena guru tidak mampu menjelaskan secara kronolis peristiwa yang terjadi dalam upaya mempertahankan kemerdekaan, termasuk peristiwa dalam tingkat lokal. Penyebab lainnya adalah guru belum mengintegrasikan sejarah lokal dalam pembelajaran. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskrptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebelum dilaksanakannya perlakukan, guru yang menguasai kompetensi tersebut adalah 42%, sedangka setelah diadakannya perlakuan adalah 84,5%
Peningkatan Penguasaan Guru di Sulawesi Barat Pada Kompetensi Dasar Peran Tokoh Nasional Daerah Memperjuangkan Kemerdekaan Bahri Bahri; Andi Dewi Riang Tati; Asmunandar Asmunandar; Khaeruddin Khaeruddin; Ahmad Subair; Andi Dody May Putra Agustang; Ibrahim Arifin
Joong-Ki : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 2: Mei 2023
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/joongki.v2i2.1644

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sebab renndahnya penguasaan guru-guru sejarah di Propinsi Sulawesi Barat pada kompetensi dasar peran tokoh-tokoh nasional dan daerah dalam mempertahankan kemerdekaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hal tersebut terjadi karena guru tidak mampu menjelaskan secara kronolis peristiwa yang terjadi dalam upaya mempertahankan kemerdekaan, termasuk peristiwa dalam tingkat lokal. Penyebab lainnya adalah guru belum mengintegrasikan sejarah lokal dalam pembelajaran. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskrptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebelum dilaksanakannya perlakukan, guru yang menguasai kompetensi tersebut adalah 42%, sedangka setelah diadakannya perlakuan adalah 84,5%
ANALISIS PENYEBAB ANAK PUTUS SEKOLAH (STUDI DI DESA LANTAGI KECAMATAN KULISUSU KABUPATEN BUTON UTARA) Ibrahim Ibrahim; M Ridwan Said Ahmad; Andi Dody May Putra Agustang; Andi Sadriani
Social Landscape Journal Vol 5, No 1 (2024): March
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56680/slj.v5i1.59650

Abstract

This research aims to analyze the causes of children dropping out of school in Lantagi Village, Kulisusu District, North Buton Regency. The phenomenon of children dropping out of school is a common phenomenon that often occurs in both urban and rural communities. This research uses symbolic interaction theory from Hebert Blumer to examine more deeply the phenomenon of children dropping out of school. This research uses descriptive qualitative research methods. Data collection techniques in this research used observation, interview and documentation techniques. The research location is located in Lantagi Village, Kulisusu District, North Buton Regency. The data collection technique in this research used a purposive sampling technique with 12 informants. The data analysis technique in this research uses data reduction techniques, data presentation and drawing conclusions. The data validation technique in this research uses the Member Check technique, which is a data collection technique by re-interviewing informants so that it is said to be valid. The results of the research show that the cause of children dropping out of school in Lantagi Village, Kulisusu District, North Buton Regency is caused by several factors, namely economic factors, family factors, internal desire factors and children's mindset about school.
Peningkatan Penguasaan Guru di Sulawesi Barat Pada Kompetensi Dasar Peran Tokoh Nasional Daerah Memperjuangkan Kemerdekaan Bahri Bahri; Andi Dewi Riang Tati; Asmunandar Asmunandar; Khaeruddin Khaeruddin; Ahmad Subair; Andi Dody May Putra Agustang; Ibrahim Arifin
Joong-Ki : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 2: Mei 2023
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/joongki.v2i2.1644

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sebab renndahnya penguasaan guru-guru sejarah di Propinsi Sulawesi Barat pada kompetensi dasar peran tokoh-tokoh nasional dan daerah dalam mempertahankan kemerdekaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hal tersebut terjadi karena guru tidak mampu menjelaskan secara kronolis peristiwa yang terjadi dalam upaya mempertahankan kemerdekaan, termasuk peristiwa dalam tingkat lokal. Penyebab lainnya adalah guru belum mengintegrasikan sejarah lokal dalam pembelajaran. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskrptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebelum dilaksanakannya perlakukan, guru yang menguasai kompetensi tersebut adalah 42%, sedangka setelah diadakannya perlakuan adalah 84,5%
UPAYA GURU SEKOLAH DASAR DALAM MENGATASI PROBLEMATIKA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN DARING DI KECAMATAN PANGKAJENE KABUPATEN PANGKAJENE DAN KEPULAUAN Indriani; Andi Dody May Putra Agustang
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 04 (2025): Volume 10 No. 04 Desember 2025 Terbit
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v10i04.35046

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan mendeskripsikan upaya guru sekolah dasar dalam mengatasi problematika pelaksanaan pembelajaran daring di Kecamatan Pangkajene Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, dengan lima guru kelas sebagai informan utama dan 75 peserta didik sebagai responden pendukung. Data diperoleh melalui teknik wawancara, observasi, angket, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model interaktif Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru melaksanakan pembelajaran daring melalui media sederhana seperti WhatsAppdan Google Form dengan menyesuaikan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) daring, alokasi waktu, dan materi esensial. Sebagian besar siswa (98,7%) menilai guru telah menyiapkan pembelajaran dengan baik, meskipun kendala utama masih ditemukan pada keterbatasan jaringan, kuota internet, serta keterampilan teknologi guru dan peserta didik. Upaya yang dilakukan guru untuk mengatasi kendala tersebut meliputi kolaborasi dengan orang tua, penggunaan media belajar kontekstual, serta inovasi pembelajaran berbasis kemandirian siswa. Penelitian ini menegaskan bahwa keberhasilan pembelajaran daring di daerah kepulauan tidak hanya bergantung pada teknologi, tetapi lebih pada adaptabilitas, kreativitas, dan komitmen guru dalam menciptakan pengalaman belajar yang bermakna di tengah keterbatasan sumber daya.
PENERAPAN STRATEGI GUIDED NOTE TAKING DALAM MENINGKATKAN HASIL BELAJAR IPS SISWA KELAS V SD INPRES RAPPOCINI MAKASSAR Indriani; Andi Dody May Putra Agustang; Hudayah Sulaiman; Ramdani Sidik; A Hardiyanti
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 11 No. 02 (2026): Volume 11 Nomor 02, Juni 2026 Published
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v11i02.45137

Abstract

This study aims to analyze the application of the Guided Note Taking learning strategy in improving student learning outcomes in Social Studies (IPS) at the elementary school level. The study employed a qualitative approach using a classroom action research (CAR) design, conducted over two cycles, each consisting of planning, implementation, observation, and reflection stages. The research subjects were 19 fifth-grade students at SD Inpres Rappocini in Makassar. Data collection techniques included observation, testing, and documentation, while data analysis was conducted using both qualitative and quantitative descriptive methods. The results of the study indicate that the implementation of the Guided Note Taking strategy was able to significantly improve student learning activities and learning outcomes. Teachers’ instructional activities improved from the “adequate” category to “good,” followed by an increase in students’ learning activities, who became more active in note-taking, discussion, and understanding the material. Additionally, students’ learning outcomes improved from the “very low” category in Cycle I to the “very high” category in Cycle II, with the majority of students achieving the Minimum Competency Criteria (KKM). These findings indicate that the Guided Note Taking strategy is effective in improving the quality of the social studies learning process and outcomes. This study contributes to the development of learning strategies oriented toward active student engagement and provides practical implications for teachers in designing more interactive and effective learning experiences. Keywords: Guided Note Taking, learning outcomes, social studies learning, elementary school, classroom action research