Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Pelatihan Building Information Modeling (BIM) Bagi Pelaku Usaha Jasa Konstruksi Di Gorontalo Rifaldo Pido; Yohanes P. Erick A; Fendy Faizal Gobel; Wawan Rauf; Mohamad Rifal; Rahmad Hidayat Boli; Sahional Ishak; Novriyanti Talango; Rahman Abdul Djau; Sartan Nento; Eko Adityawan Tumenggung Zees; Nurhayati Doda
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Vol. 4 No. 1 (2023): Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara (JPkMN)
Publisher : Cv. Utility Project Solution

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1010.374 KB)

Abstract

Perkembangan teknologi saat ini telah berkembang pesat, dimana perkembangannya sangat bermanfaat yang tidak terhingga bagi kehidupan manusia. Perkembangan teknologi tersebut telah mencakup di segala bidang aspek kehidupan siswa. Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (IPTEK) merupakan salah satu perkembangan yang sangat pesat, di mana era ini membawa iklim yang semakin terbuka untuk saling bekerja sama dan saling melengkapi. Di sisi lain, era ini juga membawa persaingan yang sangat kompetitif. Proses Perancangan bangunan pada sebuah infrastruktur di Indonesia menggunakan beberapa metode, seperti metode berbasis konvensional dan metode berbasis Building Information Modelling (BIM). Kegiatan ini dilakukan selama 5 hari, yaitu pada tanggal 26 – 30 September 2022. Lokasi kegiatan di Auditorium Universitas Gorontalo. Peserta kegiatan sosialisasi Building Information Modelling (BIM) berasal dari perwakilan konsultan, alumni dan mahasiswa. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat telah dilakukan oleh tim pengabdian dari Fakultas Teknik dalam bentuk sosialisasi dan pelatihan Building Information Modelling dengan Tekla Structures di Auditorium Universitas Gorontalo, yang dihadiri oleh 50 peserta. kegiatan ini telah memberikan pengenalan tentang Building Information Modelling (BIM) dan memberikan keterampilan dasar dalam penggunaan aplikasi teknologi BIM khususnya menggunakan aplikasi Tekla Structures
PENGARUH JENIS ELEKTRODA PENGELASAN SMAW TERHADAP KEKUATAN LAS BAJA KARBON RENDAH Nurmala Shanti Dera; Idris Sahidu; Sahionl Ishak; Novriyanti Talango; Wawan Rauf
Journal of Vocational Education and Automotive Technology Vol 7 No 2 (2025): Journal of Vocational Education and Automotive Technology
Publisher : Ivet University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31331/joveat.v7i2.4321

Abstract

Low carbon steel such as ST 37 is widely used in manufacturing and construction industries due to its ease of fabrication and cost-effectiveness. However, one of its main drawbacks is its relatively low hardness and wear resistance, especially after welding processes. The Shielded Metal Arc Welding (SMAW) method is highly influenced by the type of electrode used, which significantly affects the mechanical properties of the weld joint. This study aims to investigate the effect of electrode variation (E6010, E6013, and E7018) on the mechanical properties of ST 37 low carbon steel after undergoing thermochemical treatment using the pack carburizing method. An experimental quantitative approach was used in this research. ST 37 steel samples were welded using three different types of electrodes, followed by pack carburizing at 950°C for two hours using coconut shell charcoal as the carbon source, and then quenched in oil. Mechanical properties were evaluated through tensile and hardness tests, including calculations of strain and elastic modulus. The results showed that the E6010 electrode provided the best performance, with the highest average tensile strength of 25.835 MPa and the highest strain value of 0.2667, indicating strong and ductile weld joints. In contrast, the E7018 electrode yielded the highest elastic modulus at 104.363 MPa, reflecting a stiffer but less ductile material. These findings confirm that electrode selection plays a critical role in determining the mechanical behavior of welds, particularly when combined with surface hardening treatments like pack carburizing. This study contributes to scientific understanding and offers practical recommendations for improving weld quality in both industrial and academic contexts.
PENINGKATAN KOMPETENSI SISWA SMK MELALUI PENGENALAN SISTEM MESIN DAIHATSU XENIA Rahmad Hidayat Boli; Rifaldo Pido; Novriyanti Talango; Sahional Ishak
Masyarakat: Jurnal Pengabdian Vol. 2 No. 4 (2026)
Publisher : Yayasan Pendidikan Dan Pengembangan Harapan Ananda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58740/m-jp.v2i4.618

Abstract

Rendahnya pemahaman siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) terhadap komponen dan sistem kerja mesin kendaraan masih menjadi permasalahan mendasar dalam pendidikan vokasi di Indonesia. Kondisi ini menyebabkan keterbatasan siswa dalam menguasai keterampilan otomotif yang sesuai dengan kebutuhan dunia industri, khususnya pada bidang perawatan dan perbaikan mesin. Ketidakseimbangan antara teori dan praktik nyata menjadi penyebab utama rendahnya kompetensi lulusan SMK, terutama di daerah yang memiliki keterbatasan sarana pembelajaran. Oleh karena itu, diperlukan pendekatan pembelajaran kontekstual berbasis praktik langsung menggunakan media yang relevan dan mudah diakses. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan kompetensi siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri 1 Mootilango pada bidang otomotif melalui pelatihan pengenalan komponen dan sistem kerja mesin mobil Daihatsu Xenia. Program ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kemampuan praktik siswa dalam memahami hubungan antar sistem mesin yang disebabkan oleh keterbatasan sarana belajar nyata. Kegiatan dilaksanakan di SMK Negeri 1 Mootilango, Kabupaten Gorontalo, selama satu hari dengan metode pelatihan praktik langsung (hands-on training), demonstrasi komponen mesin, diskusi interaktif, observasi aktivitas belajar dan evaluasi berbasis pre-test dan post-test. Peserta kegiatan berjumlah 19 siswa dari program keahlian Teknik Kendaraan Ringan (TKR). Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan signifikan terhadap rerata nilai siswa dari 56,3 pada pre-test menjadi 86,3 pada post-test, hal ini mengalami peningkatan kompetensi sebesar 50,2%. Pelaksanaan pelatihan ini memberikan dampak positif berupa peningkatan kemampuan kognitif, psikomotorik serta motivasi belajar siswa terhadap bidang otomotif. Kegiatan ini memperkuat hubungan antara perguruan tinggi, sekolah vokasi dan industri otomotif, sekaligus memberikan kontribusi nyata terhadap peningkatan mutu pendidikan vokasi dan kesiapan kerja lulusan SMK di daerah.