Claim Missing Document
Check
Articles

Found 8 Documents
Search

Pengembangan Kamus Istilah Komputer dan Jaringan Berbasis Android Sebagai Media Bantu Belajar Bagi Siswa Muh. Yasyfin Farhan; Amiruddin; Muliadi
Journal of Computers, Informatics, and Vocational Education Volume 1 Issue 3, November (2024)
Publisher : Jurusan Teknik Informatika dan Komputer

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hasil dari pengembangan dan tanggapan pengguna kamus istilah komputer dan jaringan berbasis android sebagai media bantu belajar bagi siswa kelas X kompetensi TKJ (Teknik Komputer dan Jaringan). Jenis penelitian yang digunakan ialah R&D (Research and Development) dan untuk model pengembangan menggunakan model pengembangan ADDIE. Pengumpulan data menggunakan teknik wawancara, dokumentasi, survei, dan tes. Hasil dari penelitian berupa sebuah produk aplikasi kamus istilah komputer dan jaringan sebagai alat bantu belajar yang praktis, efektif dan juga layak untuk digunakan. Pengujian kelayakan aplikasi ini diuji langsung oleh ahli media dan ahli materi dengan hasil pengujian menunjukkan kategori layak. Pengujian kepraktisan dari aplikasi ini dilakukan menggunakan sistem pengujian kelompok kecil dan kelompok besar, yang di mana menunjukkan kategori yang sangat praktis. Pengujian keefektifan aplikasi menunjukkan adanya peningkatan nilai siswa. Serta untuk tanggapan pengguna mendapatkan tanggapan sangat baik. Sehingga dapat disimpulkan bahwa aplikasi ini dapat dijadikan sebagai alat bantu belajar bagi siswa kompetensi Komputer dan Jaringan (TKJ) di SMK Negeri 3 Luwu. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hasil dari pengembangan dan tanggapan pengguna kamus istilah komputer dan jaringan berbasis android sebagai media bantu belajar bagi siswa kelas X kompetensi TKJ (Teknik Komputer dan Jaringan). Jenis penelitian yang digunakan ialah R&D (Research and Development) dan untuk model pengembangan menggunakan model pengembangan ADDIE. Pengumpulan data menggunakan teknik wawancara, dokumentasi, survei, dan tes. Hasil dari penelitian berupa sebuah produk aplikasi kamus istilah komputer dan jaringan sebagai alat bantu belajar yang praktis, efektif dan juga layak untuk digunakan. Pengujian kelayakan aplikasi ini diuji langsung oleh ahli media dan ahli materi dengan hasil pengujian menunjukkan kategori layak. Pengujian kepraktisan dari aplikasi ini dilakukan menggunakan sistem pengujian kelompok kecil dan kelompok besar, yang di mana menunjukkan kategori yang sangat praktis. Pengujian keefektifan aplikasi menunjukkan adanya peningkatan nilai siswa. Serta untuk tanggapan pengguna mendapatkan tanggapan sangat baik. Sehingga dapat disimpulkan bahwa aplikasi ini dapat dijadikan sebagai alat bantu belajar bagi siswa kompetensi Komputer dan Jaringan (TKJ) di SMK Negeri 3 Luwu.
Peranan Pembelajaran Inkuiri Terbimbing Terhadap Keterampilan Proses Sains dan Kemampuan Kognitif Peserta Didik Amiruddin; Helmi; Muhammad Arsyad
Jurnal Penelitian Pendidikan IPA Vol 11 No 10 (2025): October
Publisher : Postgraduate, University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppipa.v11i10.12694

Abstract

This experimental study aimed to analyze the science process skills and cognitive abilities of students taught through inquiry and hands-on learning. The independent variables were guided inquiry and hands-on learning, while the dependent variables were students' science process skills and cognitive abilities. The results of the descriptive analysis showed that the average KPS score in the guided inquiry group was 19.96 with a standard deviation of 2.01, while the direct learning group was 15.41 with a standard deviation of 4.04. For cognitive abilities, the average score in the guided inquiry group was 18.56 with a standard deviation of 4.18, while the direct learning group was 14.74 with a standard deviation of 3.40. These results indicate a difference in learning outcomes between the two groups, which can be used as a basis for further analysis. Based on the t-test results, there was a significant difference in cognitive abilities between the experimental and control classes (p = 0.001, where p < α = 0.05). Similarly, the difference in science process skills (SPS) was also significant (p = 0.000). These results indicate that guided inquiry learning plays a significant role in improving science process skills and provides a positive contribution to students' cognitive abilities compared to direct learning.
Pengembangan Sistem Informasi Akademik Sekolah Berbasis Web Pada SMP Negeri 22 Makassar Nurul Ainun; Muhammad Yahya; Amiruddin
Information Technology Education Journal Vol. 3, No. 1, Januari (2024)
Publisher : Jurusan Teknik Informatika dan Komputer

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian bertujuan menghasilkan sistem infromasi akademik sekolah berbasis web di SMP Negeri 22 Makassar menggunakan model pengembangan yang digunakan dalam penelitian ini adalah model pengembangan prototype. Prosedur pengembangan  terdiri dari 7 langkah yaitu analisis dan pengumpulan data sistem, membangun prototyping, evaluasi prototyping, pengkodean sistem, menguji sistem, evaluasi sistem, dan menggunakan sistem. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik instrumen. Teknik analisis data yang diuji menggunakan standar pengujian ISO/IEC 25010 yang meliputi aspek Functional Suitability, Performance Efficiency, Reliability, Usability, Portability, Security, Maintability dan Compatibility.Berdasarkan Hasil penelitian maka dihasilkan sebuah. Sistem Informasi Akademik (SIA) sekolah di SMP Negeri 22 Makassar. Pengujian menggunkan standar kelayakan ISO 25010, dalam pengujian functionality suitability dengan kategori baik, pengujian usability dengan kategori sangat baik, pengujian portability dengan kategori baik dan pengujian Performance Efficiency memperoleh nilai yang baik. Berdasarkan hasil penilitian dapat disimpulkan bahwa SIA (Sistem Informasi Akademik) Layak untuk digunakan di SMP Negeri 22 Makassar sesuai dengan standar kelayakan ISO 25010.
PENGEMBANGAN BUKU AJAR MATA KULIAH MEDIA PEMBELAJARAN DAN TI PADA PROGRAM STUDI PENDIDIKAN VOKASIONAL MEKATRONIKA FAKULTAS TEKNIK Nur Afifah Putri; Amiruddin; Mustamin
Jurnal Elektronika Telekomunikasi & Computer Vol 9 No 2 (2024): September
Publisher : Jurusan Teknik Elektronika & Teknologi Informasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui cara mengembangkan buku ajar Media Pembelajaran dan TI serta mengetahui tingkat kelayakan dari buku ajar tersebut. Menggunakan metode penelitian dan pengembangan (R&D) dengan model 4D yang mencakup 4 tahap pengembangan yakni define, design, develop, dan disseminate. Teknik pengumpulan data yang digunakan diantaranya wawancara, observasi, dan kuesioner, dengan penggunaan instrumen validasi ahli media dan ahli materi serta melibatkan 30 orang mahasiswa. Hasil penelitian yang dilakukan adalah: (1) hasil uji kelayakan media (desain) memperoleh skor 80,5 dengan hasil persentase 95,8% dan berada pada kategori “sangat layak”, (2) hasil uji kelayakan materi (konten) memperoleh skor 75 dengan hasil persentase 92,6% dan berada pada kategori “sangat layak”, (3) tanggapan dari mahasiswa memperoleh skor 71 dengan hasil persentase 88,8% dan berada pada kategori “sangat baik”.
Peningkatan Pemahaman Warga Desa Sokkolia Tentang Pengolahan Ubi Jalar Menjadi Produk Kripik Berbagai Rasa Andika Isma; Amiruddin; Dewi Fatmarani Surianto; M Miftach Fakhri; Asri Ismail; Asis Nojeng; Rosidah
Vokatek : Jurnal Pengabdian Masyarakat Volume 1: Issue 1 (Februari 2023)
Publisher : Sakura Digital Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61255/vokatekjpm.v1i1.26

Abstract

Ubi jalar merupakan salah satu produk pangan yang memiliki kandungan gizi yang cukup lengkap dan memberikan banyak manfaat bagi tubuh. Mitra kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah Desa Sokkolia, Kecamatan Bontomarannu, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan. Desa Sokkolia memiliki potensi yang sangat besar untuk dimanfaatkan dan diolah menjadi berbagai produk lain, seperti roti, biskuit, kiripik, dan sebagainya. Kegiatan Pengabdian dilaksanakan pada Bulan Agustus – November 2022 di Desa Sokkolia, Kabupaten Gowa. Metode Pengabdian terdiri dari ceramah, diskusi, praktek, dan evaluasi. Dari hasil evaluasi, diperoleh simpulan bahwa pengetahuan serta keterampilan warga Desa Sokkolia meningkat utamanya dalam pemanfaatan ubi jalar menjadi kripik berbagai rasa.
PKM Pelatihan Implementasi Kurikulum Merdeka Pada SMK Amiruddin; Muhammad Hasim; Wirawan Setialaksana; Aminuddin; Nur Fadhilah Umar
Vokatek : Jurnal Pengabdian Masyarakat Volume 1: Issue 3 (Oktober 2023)
Publisher : Sakura Digital Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61255/vokatekjpm.v1i3.261

Abstract

The Merdeka Curriculum Implementation Training was carried out at one of the Vocational High Schools (SMK) in the city of Makassar. The problem faced by this partner is a lack of knowledge related to the implementation or implementation of the Merdeka curriculum, considering that the partner is a school that has just implemented the Merdeka curriculum, especially related to the implementation of the Teaching Factory  in schools, the new partner will implement the Merdeka curriculum in 2023 (first year) so still lacking and needs strengthening from related parties. In this activity we provide training in implementing the Teaching Factory  to support the implementation of the Merdeka Curriculum in Vocational Schools. Starting from implementation strategies, improving facilities, building collaboration with industry and Teaching Factory  activities in learning.
Self-Determined Learning, Digital Competence, and Learning Styles as Predictors of Students' Attitudes toward Flipped Learning Muhammad Haristo Rahman; Amiruddin; Nurlaela
Indonesian Technology and Education Journal Vol 4 No 1 (2026): April
Publisher : Sakura Digital Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61255/itej.v4i1.1116

Abstract

Flipped learning effectiveness depends heavily on student attitudinal acceptance, yet prior research has typically examined its determinants in isolation focusing separately on technology acceptance, self-regulation, or learning preferences. This study proposes and tests an integrated structural model linking Self-Determined Learning (SDL), Digital Competence (DC), and Learning Style (LS) to students' attitudes toward flipped learning (SFLIPP) among undergraduates in Indonesian higher education. A cross-sectional survey was administered to 395 students, and data were analyzed using Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLS SEM). The measurement model demonstrated robust reliability and validity (AVE > .50; CR > .838; HTMT < .90). Results showed that Learning Style was the strongest direct predictor of attitudes (β = .413, p < .001), followed by Digital Competence (β = .190, p < .001) and Self-Determined Learning (β = .164, p < .001). SDL exerted a substantial total effect on SFLIPP (β = .535), with approximately 69.3% of this effect mediated indirectly predominantly through LS (71.4% of the mediated portion) rather than DC (28.6%). The model explained 42.7% of the variance in attitudes. These findings indicate that fostering positive attitudes toward flipped learning requires a holistic approach that simultaneously strengthens student agency, cultivates responsible digital competence, and ensures pedagogical preference alignme.
PENGARUH PENGALAMAN PRAKTIK KERJA LAPANGAN (PKL), MOTIVASI KERJA, KEMAMPUAN SOFT SKILL TERHADAP TINGKAT KESIAPAN KERJA SISWA TEKNIK KOMPUTER DAN JARINGAN DI SMK KABUPATEN MAMASA Amalia; Amiruddin; Riana Tangkin Mangesa
UNM Journal of Technology and Vocational Volume 10, Issue 2, May (2026)
Publisher : Program Studi S2 Pendidikan Teknologi dan Kejuruan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/sh65mp89

Abstract

Pendidikan vokasi pada jenjang Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) memiliki peran strategis dalam menyiapkan tenaga kerja terampil yang relevan dengan kebutuhan dunia usaha dan dunia industri. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pengalaman praktik kerja lapangan (PKL), motivasi kerja, dan kemampuan soft skill terhadap kesiapan kerja siswa Jurusan Teknik Komputer dan Jaringan di empat SMK Negeri di Kabupaten Mamasa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian eksplanansi desain ex-post facto, penelitian ini melibatkan 86 siswa kelas XII sebagai sampel. Teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya, kemudian dianalisis menggunakan bantuan SPSS melalui analisis regresi sederhana dan regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengalaman PKL berpengaruh positif dan signifikan terhadap kesiapan kerja siswa, dengan nilai R² sebesar 0, 235 yang berarti kontribusinya sebesar 23,5% terhadap kesiapan kerja. Sementara itu, kemampuan soft skill berpengaruh positif dan sangat signifikan serta menjadi variabel yang paling dominan dalam meningkatkan kesiapan kerja. Secara simultan, pengalaman PKL, motivasi kerja dan kemampuan soft skill berpengaruh signifikan terhadap kesiapan kerja dengan kontribusi sebesar 43,8%. Dapat disimpulkan bahwa untuk mencapai kesiapan kerja yang ideal, diperlukan kolaborasi antara penguatan kurikulum berbasis industri oleh lembaga, pengembangan karakter mandiri oleh siswa, serta pemahaman mendalam terhadap berbagai variabel psikologi teknik yang mempengaruhinya.