Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Pengembangan Kamus Istilah Komputer dan Jaringan Berbasis Android Sebagai Media Bantu Belajar Bagi Siswa Muh. Yasyfin Farhan; Amiruddin; Muliadi
Journal of Computers, Informatics, and Vocational Education Volume 1 Issue 3, November (2024)
Publisher : Jurusan Teknik Informatika dan Komputer

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hasil dari pengembangan dan tanggapan pengguna kamus istilah komputer dan jaringan berbasis android sebagai media bantu belajar bagi siswa kelas X kompetensi TKJ (Teknik Komputer dan Jaringan). Jenis penelitian yang digunakan ialah R&D (Research and Development) dan untuk model pengembangan menggunakan model pengembangan ADDIE. Pengumpulan data menggunakan teknik wawancara, dokumentasi, survei, dan tes. Hasil dari penelitian berupa sebuah produk aplikasi kamus istilah komputer dan jaringan sebagai alat bantu belajar yang praktis, efektif dan juga layak untuk digunakan. Pengujian kelayakan aplikasi ini diuji langsung oleh ahli media dan ahli materi dengan hasil pengujian menunjukkan kategori layak. Pengujian kepraktisan dari aplikasi ini dilakukan menggunakan sistem pengujian kelompok kecil dan kelompok besar, yang di mana menunjukkan kategori yang sangat praktis. Pengujian keefektifan aplikasi menunjukkan adanya peningkatan nilai siswa. Serta untuk tanggapan pengguna mendapatkan tanggapan sangat baik. Sehingga dapat disimpulkan bahwa aplikasi ini dapat dijadikan sebagai alat bantu belajar bagi siswa kompetensi Komputer dan Jaringan (TKJ) di SMK Negeri 3 Luwu. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hasil dari pengembangan dan tanggapan pengguna kamus istilah komputer dan jaringan berbasis android sebagai media bantu belajar bagi siswa kelas X kompetensi TKJ (Teknik Komputer dan Jaringan). Jenis penelitian yang digunakan ialah R&D (Research and Development) dan untuk model pengembangan menggunakan model pengembangan ADDIE. Pengumpulan data menggunakan teknik wawancara, dokumentasi, survei, dan tes. Hasil dari penelitian berupa sebuah produk aplikasi kamus istilah komputer dan jaringan sebagai alat bantu belajar yang praktis, efektif dan juga layak untuk digunakan. Pengujian kelayakan aplikasi ini diuji langsung oleh ahli media dan ahli materi dengan hasil pengujian menunjukkan kategori layak. Pengujian kepraktisan dari aplikasi ini dilakukan menggunakan sistem pengujian kelompok kecil dan kelompok besar, yang di mana menunjukkan kategori yang sangat praktis. Pengujian keefektifan aplikasi menunjukkan adanya peningkatan nilai siswa. Serta untuk tanggapan pengguna mendapatkan tanggapan sangat baik. Sehingga dapat disimpulkan bahwa aplikasi ini dapat dijadikan sebagai alat bantu belajar bagi siswa kompetensi Komputer dan Jaringan (TKJ) di SMK Negeri 3 Luwu.
Peranan Pembelajaran Inkuiri Terbimbing Terhadap Keterampilan Proses Sains dan Kemampuan Kognitif Peserta Didik Amiruddin; Helmi; Muhammad Arsyad
Jurnal Penelitian Pendidikan IPA Vol 11 No 10 (2025): October
Publisher : Postgraduate, University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppipa.v11i10.12694

Abstract

This experimental study aimed to analyze the science process skills and cognitive abilities of students taught through inquiry and hands-on learning. The independent variables were guided inquiry and hands-on learning, while the dependent variables were students' science process skills and cognitive abilities. The results of the descriptive analysis showed that the average KPS score in the guided inquiry group was 19.96 with a standard deviation of 2.01, while the direct learning group was 15.41 with a standard deviation of 4.04. For cognitive abilities, the average score in the guided inquiry group was 18.56 with a standard deviation of 4.18, while the direct learning group was 14.74 with a standard deviation of 3.40. These results indicate a difference in learning outcomes between the two groups, which can be used as a basis for further analysis. Based on the t-test results, there was a significant difference in cognitive abilities between the experimental and control classes (p = 0.001, where p < α = 0.05). Similarly, the difference in science process skills (SPS) was also significant (p = 0.000). These results indicate that guided inquiry learning plays a significant role in improving science process skills and provides a positive contribution to students' cognitive abilities compared to direct learning.
Pengembangan Sistem Informasi Akademik Sekolah Berbasis Web Pada SMP Negeri 22 Makassar Nurul Ainun; Muhammad Yahya; Amiruddin
Information Technology Education Journal Vol. 3, No. 1, Januari (2024)
Publisher : Jurusan Teknik Informatika dan Komputer

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian bertujuan menghasilkan sistem infromasi akademik sekolah berbasis web di SMP Negeri 22 Makassar menggunakan model pengembangan yang digunakan dalam penelitian ini adalah model pengembangan prototype. Prosedur pengembangan  terdiri dari 7 langkah yaitu analisis dan pengumpulan data sistem, membangun prototyping, evaluasi prototyping, pengkodean sistem, menguji sistem, evaluasi sistem, dan menggunakan sistem. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik instrumen. Teknik analisis data yang diuji menggunakan standar pengujian ISO/IEC 25010 yang meliputi aspek Functional Suitability, Performance Efficiency, Reliability, Usability, Portability, Security, Maintability dan Compatibility.Berdasarkan Hasil penelitian maka dihasilkan sebuah. Sistem Informasi Akademik (SIA) sekolah di SMP Negeri 22 Makassar. Pengujian menggunkan standar kelayakan ISO 25010, dalam pengujian functionality suitability dengan kategori baik, pengujian usability dengan kategori sangat baik, pengujian portability dengan kategori baik dan pengujian Performance Efficiency memperoleh nilai yang baik. Berdasarkan hasil penilitian dapat disimpulkan bahwa SIA (Sistem Informasi Akademik) Layak untuk digunakan di SMP Negeri 22 Makassar sesuai dengan standar kelayakan ISO 25010.