Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

IMPLEMENTASI PELATIHAN PEMASARAN DIGITAL BAGI WARGA BELAJAR PAKET C DI PKBM GENERASI MANDIRI Afrinda Rizky Fadilla; A. Ismail Lukman; Muhamad Alisalman
Learning Society: Jurnal CSR, Pendidikan dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 3 No 2 (2022): Desember
Publisher : Program Studi Pendidikan Masyarakat, Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/ls.v3i2.2177

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji lebih mendalam pelaksanaan program pelatihan pemasaran digital dan faktor yang mempengaruhi keberhasilan proses pelatihan. Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian kualitatif dan jenis penelitian deskriptif. Pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan teknik wawancara dengan informan penelitian yaitu instruktur pelatihan, warga belajar paket C dan pengelola PKBM Generasi Mandiri. Analisis data dengan menggunakan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Teknik pengecekan keabsahan data menggunakan triangulasi sumber dan triangulasi teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelatihan pemasaran digital marketing dilaksanakan dengan tahapan persiapan dengan memberikan apersepsi untuk meningkatkan motivasi belajar peserta pelatihan atau warga belajar paket C. Selanjutnya pelaksanaan pelatihan dengan proses pembelajaran yang menggunakan metode ceramah untuk penyampaian materi dan praktek. Penggunaan metode praktek dilaksanakan untuk membekali peserta pelatihan pengalaman langsung keterampilan yang dilatihkan. Tahapan terakhir adalah evaluasi untuk menilai tingkat keterserapan materi pembelajaran.
PELATIHAN PENGGUNAAN INSTAGRAM SEBAGAI MEDIA PEMASARAN BAGI PENDIDIK PENDIDIKAN NONFORMAL DI SKB 2 SAMARINDA Syamsul Anwar; Muhamad Alisalman; Sri Wahyuni
Konferensi Nasional Pengabdian Masyarakat (KOPEMAS) #5 2024 Konferensi Nasional Pengabdian Masyarakat (KOPEMAS) #4 & International Community Service 2023
Publisher : Konferensi Nasional Pengabdian Masyarakat (KOPEMAS) #5 2024

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Program pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan dengan melaksanakan pelatihan. Pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan dalam memanfaatkan Instagram untuk pemasaran. Pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan dengan beberapa tahapan kegiatan. Tahapan awal dimulai dengan persiapan untuk perizinan dan menjalin kesepakatan untuk penentuan jadwal kegiatan. Tahapan penyusunan perangkat pembelajaran untuk memudahkan proses pelatihan. Tahapan pelaksanaan merupakan tahapan inti untuk memberikan pengetahuan dan keterampilan melalui pelatihan. Kegiatan pelatihan dilaksanakan dengan menggunakan metode ceramah untuk penyampaian materi tentang pemasaran di era digital. Selanjutnya pelaksanaan kegiatan pelatihan ini dilaksanakan dengan praktek pemanfaatan instragam untuk pemasaran. Pada kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini peserta kegiatan antusias dalam mengikuti kegiatan, hal ini dilihat dengan keaktifan mengikuti kegiatan terutama ketika diskusi dan praktek mandiri.
Kesadaran Masyarakat Perkotaan dalam Memahami dan Mewujudkan Kesejahteraan Sosial: Perspektif Pedagogi Kritis Paulo Freire A. Ismail Lukman; Muhamad Alisalman; Mustangin; Irza Mahendra
Diklus: Jurnal Pendidikan Luar Sekolah Vol. 10 No. 1 (2026)
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/diklus.v9i2.96119

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kesadaran masyarakat Kota Samarinda dalam memahami dan mewujudkan kesejahteraan sosial. Adapun teori yang digunakan adalah tahapan kesadaran (Consientizasi) Paulo Freire. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, studi dokumentasi dan studi pustaka. Teknik analisis data menggunakan triangulasi sumber. Hasil penelitian menunjukkan pada tahap kesadaran magis, masyarakat masih memahami bahwa kesejahteraan sosial sebagai sesuatu yang sulit dicapai karena masyarakat hanya memikirkan kebutuhan sehari-hari dan hanya melihat masalah sebagai hal yang inheren dalam kehidupan sehari-hari. Pada tahapan kesadaran naif, masyarakat memahami bahwa kesejahteraan sosial adalah sesuatu yang dapat dicapai dengan fokus pada peran masing-masing dan menerima sistem yang sudah ada. Perubahan bergantung pada kemampuan individu. Pada tahap kesadaran kritis masyarakat memahami bahwa kesejahteraan sosial hanya dapat dicapai oleh masyarakat yang berpikir kritis melihat masalah sebagai sesuatu yang bersifat kompleks dan saling berkaitan, masyarakat melakukan upaya untuk berubah, dengan berwirausaha, berani mengambil risiko, dan berani melakukan kritikan terhadap sistem yang menghambat perkembangan. Pemerintah harus memberikan ruang dan memfasilitasi masyarakat non skill dan pengangguran sehingga dapat bekerja dan mencapai kesejahteraan sosial. Kata Kunci: analisis kesadaran, masyarakat perkotaan, kesejahteraan sosial, pedagogi kritis   Urban Community Consciousness in Understanding and Realizing Social Welfare: Paulo Freire's Critical Pedagogy Perspective   Abstract This study aims to analyze the awareness of the people of Samarinda City in understanding and realizing social welfare. The theory used is Paulo Freire's stages of consciousness (Conscientization). The research method used is a qualitative approach. Data collection techniques through interviews, observations, documentation studies and literature studies. Data analysis techniques use source triangulation. The results of the study show that at the magical consciousness stage, people still perceive social welfare as something difficult to achieve because they only think about daily needs and only see problems as inherent in everyday life. At the naive consciousness stage, people understand that social welfare is something that can be achieved by focusing on their respective roles and accepting the existing system. Change depends on individual abilities. At the critical consciousness stage, people understand that social welfare can only be achieved by people who think critically and see problems as something complex and interconnected, people make efforts to change, by becoming entrepreneurs, daring to take risks, and daring to criticize systems that hinder development. The government must provide space and facilitate unskilled and unemployed people so they can work and achieve social welfare.. Keywords: analysis of consciousness, urban society, social welfare,  critical pedagogy