Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Kurikulum Merdeka Sebagai Upaya Mengatasi Learning Loss yang Terjadi di Indonesia Sofyan Iskandar; Primanita Sholihah Rosmana; Delia Apriliani; Mufidatul Husna; Resa Azahra; Vanny Nurulita Zahra
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 3 No. 2 (2023): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v3i2.741

Abstract

Pandemi yang terjadi pada akhir tahun 2019 sangat berdampak pada kehidupan yang terjadi bahkan sampai saat ini. Artikel ini bertujuan mendeskripsikan Kurikulum Merdeka Sebagai Upaya Mengatasi Learning Loss yang terjadi di Indonesia. Artikel ini dibuat untuk memberikan informasi yang jelas tentang kualitas yang ditawarkan oleh Kurikulum Merdeka kepada para pemangku kepentingan pendidikan seperti orang tua, siswa, dan satuan pendidikan mengenai perencanaan, implementasi dan evaluasi disediakan oleh kurikulum otonom, yang membandingkan K-13 untuk menawarkan solusi bagi tantangan yang dihadapi dunia pendidikan krisis pembelajaran yang terjadi saat ini. Artikel ini menggunakan metode kualitatif melalui membaca dan mencatat, mengolah bahan penelitian, dan sejumlah tindakan yang terkait dengan prosedur pengumpulan data perpustakaan membentuk sebuah studi literatur (Zed, 2008:3). Hasil penelitian ini yaitu cara mengatasi learning loss merdeka dapat dilakukan dengan menata kembali kurikulum yang sudah ada. Dengan adanya Kurikulum
Kegiatan Ekstrakurikuler Seni Angklung sebagai Upaya Pelestarian Budaya Lokal di SDN 5 Nagrikaler Wina Mustikaati; Delia Apriliani; Uni Nurnikmah; Ade Wikarya; Sarah Nabilah
ENGGANG: Jurnal Pendidikan, Bahasa, Sastra, Seni, dan Budaya Vol. 6 No. 2 (2026): JUNI:ENGGANG: Jurnal Pendidikan, Bahasa, Sastra, Seni, dan Budaya
Publisher : FKIP, Universitas Palangka Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37304/enggang.v6i2.27210

Abstract

In the current era of globalization, foreign cultures can enter society easily and influence the values, habits, and cultural awareness of younger generations. One effort that schools can undertake as educational institutions to prevent the possible erosion of local culture is organizing extracurricular activities based on traditional arts. This article aims to explain the efforts made by SDN 5 Nagrikaler Purwakarta to preserve the local culture of West Java, particularly angklung art, through angklung extracurricular activities. The research employed a field research approach, with data collected through interviews and observations involving participants in the extracurricular program. The findings were analyzed and presented descriptively to provide an account of the implementation and contribution of the activity. The results show that angklung extracurricular activities at SDN 5 Nagrikaler can serve as an effective solution for introducing, maintaining, and preserving angklung as part of local cultural heritage among students. Through participation, students gain direct experience in recognizing and practicing traditional musical art. The students also demonstrated high enthusiasm, active participation, and interest during the angklung extracurricular sessions. Therefore, this activity contributes positively to strengthening students’ cultural awareness and encouraging the continuous preservation of angklung art within the school environment and the wider community.