Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

DESAIN DIDAKTIS TERHADAP MATERI BILANGAN BERPANGKAT SMA BERDASARKAN LEARNING OBSTACLE (ONTOGENI OBSTACLE) Sri Wahyuni; Anggita Maharani
Jurnal Lebesgue : Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika, Matematika dan Statistika Vol. 4 No. 1 (2023): Jurnal Lebesgue : Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika, Matematika dan Statistik
Publisher : LPPM Universitas Bina Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46306/lb.v4i1.216

Abstract

This research is a Didactic Design Research (DDR) using qualitative methods. The subject of this study was 1 (one) student of grade X-2 SMA Negeri % Cirebon. The purpose of this study is to 1) know the didactic design to overcome the existing Ontogenic obstacles related to the Rank Number material, 2) find out the students' response in implementing didactic designs related to the power number material. The results of this study suggest that: 1) the didactic design made by the researcher consists of; Hypothetical didactic design 1 (contains materials, examples, and practice questions about power numbers), hypothetical didactic design 2 (contains materials, examples and practice questions about power numbers). 2) Students respond well to the implementation of didactic design, empirical didactic design is a combination of material and analysis of hypothetical didactic designs 1 and 2 that are successfully implemented well
Pengaruh Kepemimpinan Work Life Balance, dan Komunikasi Terhadap Kepuasan Kerja Karyawan Generasi Z pada Perusahaan Manufaktur di Majalengka Intan Kharisma Dewi; Diana Putri; Diana Nopiar Fitriani; Sri Wahyuni
Journal of Innovative and Creativity (Joecy) Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v6i2.13062

Abstract

Abstract Job satisfaction is one of the key factors determining an organization's success in maintaining employee productivity and loyalty. In today's increasingly dynamic work environment, particularly within manufacturing companies employing Generation Z workers, factors such as leadership, work-life balance, and communication are believed to play significant roles in enhancing employee job satisfaction. Generation Z is recognized for having characteristics that differ from previous generations, particularly regarding expectations of the work environment, work-life balance, and open, collaborative communication patterns. This study aims to examine the influence of leadership, work-life balance, and communication on the job satisfaction of Generation Z employees in manufacturing companies located in Majalengka Regency. The research adopts a quantitative approach using a survey method by distributing questionnaires to Generation Z employees working in manufacturing companies in Majalengka. The sampling technique employed is purposive sampling, with the number of respondents determined based on the requirements of the research analysis. The data are analyzed using multiple linear regression with the assistance of statistical software and supported by validity and reliability tests of the research instruments. The findings are expected to indicate that leadership, work-life balance, and communication have a positive effect on the job satisfaction of Generation Z employees. This study is expected to contribute to the development of human resource management knowledge and serve as a reference for manufacturing companies in designing strategies to improve employee job satisfaction. Abstrak Kepuasan kerja merupakan salah satu faktor penting yang menentukan keberhasilan organisasi dalam mempertahankan produktivitas dan loyalitas karyawan. Dalam lingkungan kerja yang semakin dinamis, khususnya pada perusahaan manufaktur yang mempekerjakan karyawan Generasi Z, berbagai faktor seperti kepemimpinan, work-life balance, dan komunikasi diduga memiliki peran penting dalam meningkatkan kepuasan kerja karyawan. Generasi Z dikenal memiliki karakteristik yang berbeda dibandingkan generasi sebelumnya, terutama dalam hal ekspektasi terhadap lingkungan kerja, keseimbangan kehidupan kerja, serta pola komunikasi yang terbuka dan kolaboratif. Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh kepemimpinan, work-life balance, dan komunikasi terhadap kepuasan kerja karyawan Generasi Z pada perusahaan manufaktur di Kabupaten Majalengka. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei melalui penyebaran kuesioner kepada karyawan Generasi Z yang bekerja pada perusahaan manufaktur di Majalengka. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling dengan jumlah responden yang disesuaikan dengan kebutuhan analisis penelitian. Data dianalisis menggunakan regresi linear berganda dengan bantuan perangkat lunak statistik serta didukung oleh uji validitas dan reliabilitas instrumen penelitian. Hasil penelitian diharapkan menunjukkan bahwa kepemimpinan, work-life balance, dan komunikasi berpengaruh positif terhadap kepuasan kerja karyawan Generasi Z. Temuan penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi bagi pengembangan ilmu manajemen sumber daya manusia serta menjadi bahan pertimbangan bagi perusahaan manufaktur dalam merancang strategi peningkatan kepuasan kerja karyawan.
Pengaruh Work Pressure, Kelelahan Kerja terhadap Kinerja Karyawan dengan Stres Kerja sebagai Mediasi, Sektor Farmasi Syifa Aulia; Nadia Hamidah Putri; Zain Atikah Pramudita; Sri Wahyuni
MAMEN: Jurnal Manajemen Vol. 4 No. 4 (2025): Oktober 2025
Publisher : Yayasan Literasi Sains Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55123/mamen.v4i4.6122

Abstract

The increasingly competitive job market has heightened work pressure faced by employees, particularly in the pharmaceutical sector. Unmanaged work pressure can lead to stress and job burnout, ultimately resulting in decreased employee performance. This study aims to analyze the effects of work pressure, job stress, and job burnout on employee performance in a pharmaceutical company. A quantitative method was employed, using a semi-structured questionnaire distributed to 50 purposively selected respondents. The study focused on testing seven hypotheses that include both direct and mediating relationships among the variables. Literature review indicates that work pressure and job stress have direct impacts on job burnout and employee performance. Furthermore, job burnout acts as a mediating variable in the relationship between work pressure, job stress, and performance. These findings highlight the importance of managing work pressure and stress to maintain optimal employee performance, as well as the need for leadership and organizational support in fostering a healthy work environment.
Peran Konflik Konstruktif dalam Mendorong Inovasi Organisasi Studi Kualitatif pada UMKM Resto MHIMHI Indramayu sefita juliahtati; Muhammad Husni Ardine Eldziesyah; Pratiwi Ayu Liesnawati; Sri Wahyuni
Jurnal Ekonomi, Akutansi dan Manajemen Nusantara Vol. 5 No. 1.1 (2026): SPECIAL ISSUE — AUGUST 2026
Publisher : Utiliti Project Solution

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Konflik merupakan bagian yang tidak dapat dipisahkan dari dinamika organisasi dan tidak selalu memberikan dampak negatif. Apabila dikelola secara tepat, konflik dapat menjadi sarana evaluasi yang mendorong inovasi organisasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bentuk konflik yang terjadi, menganalisis pengelolaan konflik konstruktif, serta mengkaji peran konflik konstruktif dalam mendorong inovasi organisasi pada UMKM Resto MHIMHI Indramayu. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi terhadap owner, kepala unit, bagian pemasaran, bagian keuangan, dan karyawan operasional. Analisis data menggunakan model Miles, Huberman, dan Saldaña yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konflik yang terjadi didominasi oleh konflik operasional, seperti perbedaan pembagian tugas, koordinasi, dan pelaksanaan SOP. Konflik tersebut dikelola melalui komunikasi yang terbuka, pembagian wewenang yang jelas, serta evaluasi SOP secara berkala sehingga mampu menghasilkan perbaikan sistem kerja dan peningkatan kualitas pelayanan. Penelitian juga menemukan bahwa inovasi organisasi masih didominasi oleh owner, sedangkan partisipasi karyawan dalam menghasilkan ide inovatif masih relatif rendah. Dengan demikian, konflik konstruktif berperan sebagai proses pembelajaran organisasi yang mendorong inovasi melalui evaluasi dan penyempurnaan sistem kerja. Kebaruan penelitian ini terletak pada penggunaan pendekatan kualitatif yang mengungkap secara langsung proses konflik konstruktif dalam aktivitas operasional harian UMKM sektor food and beverage, serta mengidentifikasi pola dominasi peran owner dalam proses inovasi yang belum banyak diungkap oleh penelitian kuantitatif sebelumnya. Secara praktis, hasil penelitian ini dapat menjadi acuan bagi pelaku UMKM dalam merancang mekanisme pengelolaan konflik yang mendorong partisipasi karyawan dalam proses inovasi organisasi.