Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

Pemberdayaan Kelompok Difabel “Argodadi Pinilih” Berbasis Usaha Tani Jamur Istiyanti, Eni; Sarjiyah; Widiyantono, Didik
Warta LPM WARTA LPM, Vol. 26, No. 3, Juli 2023
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/warta.v26i3.1862

Abstract

Disabled group "Argodadi Pinilih" has 40 active members. The COVID-19 pandemic has caused some members to lose their jobs. Members of the disabled group began to try to cultivate oyster mushrooms in their homes and they also carried out their own maintenance. Some “baglog” cannot grow mushrooms because the environment where the mushrooms grow does not meet the requirements. The problems faced by the disabled group "Argodadi Pinilih" are low quantity and quality of oyster mushrooms, limited skills in making processed food from mushrooms and mushroom marketing is still limited. The objectives of this community empowerment activity are (a) increasing the quantity and quality of mushroom production (b) improving skills in the manufacture of processed food made from mushrooms, (c) expanding the mushroom market share. The methods used in the implementation of empowerment activities are (a) counseling on oyster mushroom cultivation and marketing strategies (b) training on processing food from oyster mushrooms, (c) facilitation house of mushroom and baglog. The results of the empowerment show that the training, mentoring and facilitation of mushroom house and “baglog” can increase the quantity and quality of oyster mushroom production, improve the skills in making processed food from mushrooms and expand the market share of oyster mushrooms. The knowledge and skills of the disabled group members about mushroom farming and processing increased as evidenced by the pre-test score of 79.23 and post-test of 86.00 with an increase 8.54%.
Peran Penyuluh Pertanian Lapangan Dalam Meningkatkan Produksi Padi Varietas IR-64 (Studi Kasus Pada Kelompok Tani Ngudi Lestari Desa Kuwukan Kecamatan Ngombol Kabupaten Purworejo) Nurcahyati, Elysia; Widiyantono, Didik; Kusumaningrum, Arta
Surya Agritama: Jurnal Ilmu Pertanian dan Peternakan Vol. 14 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Muhammadiyah Purworejo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37729/suryaagritama.v14i2.6909

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: 1) Mengetahui karakteristik petani padi varietas IR64 di kelompok tani Ngudi Lestari desa Kuwukan kecamatan Ngombol kabupaten Purworejo, 2) Mengetahui peran penyuluh pertanian lapangan sebagai pembimbing petani, organisator dan dinamisator, serta sebagai penghubung antara peneliti dengan kelompok tani Ngudi Lestari desa Kuwukan kecamatan Ngombol kabupaten Purworejo, 3) Mengetahui hubungan peran penyuluh pertanian lapangan terhadap peningkatan produksi padi varietas IR64 kelompok tani Ngudi Lestari. Metode yang digunakan dalam penelitian ini metode survey. Pengambilan sampel petani menggunakan metode sampel jenuh dengan jumlah sampel sebanyak 29 orang petani. Analisis data yang digunakan analisis korelasi Rank Spearman dan Skala Likert. Hasil analisis deskriptif diketahui bahwa 1) karakteristik petani padi varietas IR64 kelompok tani Ngudi Lestari didasarkan atas beberapa identifikasi yaitu umur petani produktif usia tua, sebagian besar petani lulusan SMA, jenis kelamin didominasi laki-laki, memiliki pengalaman bertani kurang dari10 tahun, memiliki 1- 3 jumlah anggota keluarga, status lahan didominasi lahan sakap, dan luas lahan yang dimiliki masuk dalam kategori sempit, 2) peran penyuluh pertanian lapangan dalam meningkatkan produksi padi varietas IR64 kelompok tani Ngudi Lestari yaitu sebesar 45,82 masuk dalam kategori berperan, 3) peran penyuluh pertanian lapangan dalam meningkatkan produksi padi varietas IR-64 kelompok tani Ngudi Lestari diketahui bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara peran penyuluh pertanian lapangan sebagai pembimbing petani diperoleh nilai koefisien korelasi sebesar 0,747 masuk kategori hubungan kuat.