Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pesantren dan Pengembangan Studi Islam Berwawasa Gender Rahmat Fauzi; Ali Marzuki Zebua
Hikmah Vol. 17 No. 1 (2020): Januari-Juni 2020
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Sumatera Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (562.622 KB) | DOI: 10.53802/hikmah.v17i1.39

Abstract

This article discusses efforts and strategies for developing Islamic studies in Islamic boarding schools that have gender insight. Previous studies on gender and Islamic boarding schools focused more on the socio-cultural dimensions of gender, power relations, women's empowerment, the image of women in the yellow book, figures and agencies. However, there are several studies that have tried to examine efforts to develop gender-based pesantren education at the formal institutional level. Very few have analyzed efforts to develop gender-based Islamic studies in the world of pesantren. This is more due to the difficulty in accepting some pesantren caregivers of the concept of gender equality, which according to them does not come from an Islamic scientific body. Using the integration-interconnection approach developed by Amin Abdullah and Jasser Auda, this paper explains that the development of Islamic studies in pesantren is urgently carried out by utilizing relevant concepts from other sciences such as cultural, social, economic, psychological and so on. Through the so-called scientific interconnections, new Islamic gender insights can be developed and understood more holistically and contextually in the academic environment of the pesantren.
Peningkatan Kapasitas dan Manajemen Guru TPQ Berantas Rendahnya Literasi al-Qur'an di Aur Duri, Surantih Oktari Kanus; Halomoan Halomoan; Rahmi Wiza; Rahmat Fauzi; Ahmad Saerozi; Nazwa Fitria Habibah
ABDI: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 7 No 4 (2025): Abdi: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat
Publisher : Labor Jurusan Sosiologi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/abdi.v7i4.1395

Abstract

Permasalahan utama di Kenagarian Aur Duri, Kecamatan Surantih, Pesisir Selatan, adalah rendahnya literasi al-Qur'an yang dipicu oleh kualitas pembelajaran TPQ yang belum memadai. Guru-guru TPQ masih menerapkan proses pembelajaran yang sederhana dan kurang efektif, tanpa didukung media, kurikulum, dan bahan ajar yang terstruktur. Secara empiris, kondisi ini terkonfirmasi dari asesmen awal yang menunjukkan bahwa 75% guru belum memiliki kompetensi mengajar yang layak dan diperparah oleh ketiadaan lembaga manajemen yang menaungi perkumpulan guru TPQ di nagari tersebut. Menanggapi permasalahan ini, Program pengabdian masyarakat ini menyelenggarakan Pelatihan Peningkatan Kapasitas dan Manajemen Guru TPQ. Metode Kegiatan yang digunakan meliputi seminar, sesi praktik (simulasi mengajar), dan diskusi terfokus mengenai teknik pembelajaran al-Qur'an modern, penyusunan bahan ajar, serta perintisan struktur manajemen lembaga TPQ. Hasil dari kegiatan ini membuktikan peningkatan kompetensi guru secara signifikan. Peningkatan ini ditunjukkan dengan kenaikan rata-rata skor post-test sebesar 30 poin dan keberhasilan 90% peserta dalam menyusun rencana pembelajaran yang terstruktur. Selain itu, kegiatan ini berhasil meningkatkan kesadaran peserta mengenai urgensi pembentukan lembaga manajemen TPQ. Kesimpulan dari pengabdian ini adalah bahwa intervensi melalui pelatihan yang didukung data empiris merupakan strategi efektif untuk meningkatkan kualitas guru dan manajemen lembaga TPQ, yang menjadi fondasi utama untuk memberantas rendahnya literasi al-Qur'an di Kenagarian Aur Duri secara berkelanjutan.