Wakhida Nurhayati
Aya Sophia Islamic School, Indonesia

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Delayed Gratification: Menahan Sedikit Kesenangan untuk Kebahagiaan Besar Jangka Panjang Sri Rahayu; Masduki Asbari; Wakhida Nurhayati
Literaksi: Jurnal Manajemen Pendidikan Vol. 1 No. 02 (2023): Literaksi: Jurnal Manajemen Pendidikan
Publisher : Yayasan Aya Sophia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.1111/literaksi.v1i02.64

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui perspektif Sri Rahayu dari channel youtube 1 Hari Sukses yang berjudul “Delayed Gratification Seberapa Lama Kamu Bisa Menahannya?”. Dalam penelitian ini peneliti menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan mencatat karena sumber data diperoleh dengan mendengarkan narasi lisan. Hasil penelitian ini menjelaskan bahwa orang yang memiliki kesabaran dapat memperoleh apapun yang dia inginkan. Studi ini juga menyebutkan bahwa delayed gratification melibatkan kemampuan untuk menahan diri dari kepuasan instan demi mendapatkan manfaat yang lebih besar di masa depan. Artikel ini menggambarkan bagaimana penundaan kepuasan dapat mempengaruhi pengelolaan keuangan, pendidikan, dan berbagai aspek kehidupan lainnya. Penelitian dimulai dengan pertanyaan seberapa lama kamu bisa menahannya. Ketika Anda mampu menilai diri sendiri tanpa harus melihat nilai orang lain lebih tinggi dari Anda, tentunya Anda akan fokus untuk bisa memperbaiki diri sendiri sehingga Anda akan melakukan lebih lagi dalam berkorban untuk sebuah pencapaian.
Dopamine Detox: Teknik Mengendalikan Kecanduan? Hilwan Azhar Sukma; Masduki Asbari; Wakhida Nurhayati
Literaksi: Jurnal Manajemen Pendidikan Vol. 1 No. 01 (2023): Literaksi: Jurnal Manajemen Pendidikan
Publisher : Yayasan Aya Sophia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.1111/literaksi.v1i01.125

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui dan mempelajari tentang “Dopamine Detox” dari channel youtube “1 Hari Sukses” yang berjudul “Kendalikan Dirimu Dari Segala Kecanduan”. Pada penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif yaitu metode yang dilakukan dengan teknik simak dan catat karena sumber informasi yang diambil dengan menyimak narasi lisan. Dopamine detox bisa menjadi salah satu cara untuk mengurangi atau membatasi aktivitas yang dianggap menyenangkan tetapi bisa berdampak buruk bila dilakukan secara berlebihan. Misalnya menggunakan gadget, bermain video game, atau bahkan makan camilan. Tujuan dari dopamine detox adalah mengurangi kecanduan dengan mengubah kebiasaan buruk agar lebih produktif. Pada dasarnya dopamine tidak bisa di hilangkan dari tubuh, tetapi kita dapat mengontrol kadar dopamine dengan cara menghilangkan sejenak hiburan yang tidak sehat dan memiliki dopamine dengan kadar tinggi. Kadar dopamine yang terlalu tinggi dapat mengurangi konsentrasi sehingga kita kehilangan focus. Orang yang membutuhkan dopamine detox orang yang memiliki kecanduan dari hal-hal negatif, sehingga istilah dopamine detox sesungguhnya tidak benar-benar bertujuan untuk mengurangi dopamine, namun lebih mengarahkan agar dopamine dapat dihasilkan dengan cara yang lebih sehat, bermanfaat, tidak merusak kesehatan, tidak mengganggu produktifitas serta tidak membuat kita menjadi malas.