Claim Missing Document
Check
Articles

Found 27 Documents
Search

ANALISIS PERFORMA MIXER MIDAS M32 UNTUK STUDIO RECORDING: DI PREGINA ART & SHOWBIZ Sitepu, Solideo Tanmamana; Ardini, Ni Wayan; Irawan, Ricky
MELODIOUS : JOURNAL OF MUSIC Vol 3 No 2 (2024): Melodious : Journal of Music
Publisher : UPT Pusat Penerbitan LP2MPP ISI Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59997/melodious.v3i2.3167

Abstract

Audio mixer have an important role in the operation of an audio sound system to process it in such a way and obtain the desired results. One type of audio mixer that is often used in the modern music industry is a digital mixer, namely the MIDAS type M32 mixer. This research aims to analyze the performance of the MIDAS mixer in the recording studio at Pregina Art Showbiz. The type of research data is qualitative data used to determine the performance of the MIDAS M32 mixer at Pregina Art & Showbiz Bali regarding the channels used in the MIDAS M32 mixer, types of input and output, sound quality, ease of use, size and portability of the MIDAS M32 mixer in recording studios. at Pregina Art Showbiz.The research results show that the performance of the MIDAS M32 mixer in recording studios has high sound quality and advanced features that meet the needs of professionals in the audio industry. MIDAS M32 provides high flexibility for studio recording needs. Sound quality analysis highlights the advantages of the microphone preamp, ADC conversion, and digital signal processing (DSP) system in creating recordings that are sharp, clear, and accurate while having the size and portability to be transported with relative ease thanks to the rugged design. MIDAS M32 is a comprehensive solution for studio recording needs that combines superior sound quality, advanced features, and ease of use at Pregina Art & Showbiz.
PROSES PRODUKSI LAGU “PEACE” DI CITRANALA ART STUDIO Halawa, Apostolikum Kristian Halawa; Wiyati, Wahyu Sri; Irawan, Ricky
MELODIOUS : JOURNAL OF MUSIC Vol 3 No 2 (2024): Melodious : Journal of Music
Publisher : UPT Pusat Penerbitan LP2MPP ISI Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59997/melodious.v3i2.3445

Abstract

This research aims to find out the procedures, processes and utilization of tools in the production process of the song "Peace" at Citranala Art Studio. According to Sawyer and Golding, music production has 3 general stages, namely: (1) Pre-production (2) Production, (3) Post-production is the last stage which includes the process of editing, balancing, mixing-mastering so that it can present a song that is ready to be presented. The method in this research uses qualitative methods and the data collection techniques are observation, interviews, and documentation. All stages that have been described can be integrated with each other, so that the production completion mechanism on Peace music can be completed properly.
Jazz in Lampung: Community’s Perspective, Social Practices, Cultural Performance, Organization, and Consequences Hidayatullah, Riyan; Irawan, Ricky; Alam, Pandu Watu; Mazlan, Chamil Arkhasa Nikko
Resital: Jurnal Seni Pertunjukan Vol 25, No 2 (2024): Agustus 2024
Publisher : Institut Seni Indonesia Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24821/resital.v25i2.13664

Abstract

This article attempts to reveal the perspectives of the Lampung jazz community members dealing with organizational issues related to members’ perceptions or administrators. The cause is an extramusical issue that leads to the ulun Lappung (indigenous Lampung people) social characteristics. In general, problems uncommon in the jazz community arise in this communal setting. This article focuses on the Lampung jazz community’s perspective, cultural performances, social practices, and consequences. The data for this study came from immersive fieldwork conducted in Lampung jazz circles between 2017 and 2021. In addition to in-person data collection, field sites and apps were used. The research participants include senior musicians with over 20 years of experience, music scholars, music entrepreneurs, and jazz activists. Each participant has a unique perspective on group organization, jazz culture and knowledge, and socially musical practices. The significance of Lampung’s musical sense of community is discussed.
Proses Penciptaan Karya Komposisi Mind Chaos Situmorang, Jazz Baldwin Parluhutan; Prasetyo, Guntur Eko; Irawan, Ricky
MELODIOUS : JOURNAL OF MUSIC Vol 4 No 1 (2025): Melodious : Journal of Music
Publisher : UPT Pusat Penerbitan LP2MPP ISI Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59997/melodious.v4i1.5063

Abstract

Mind Chaos merupakan komposisi yang terinspirasi dari keresahan yang dialami oleh penulis. Karya ini menginterpretasikan keresahan penulis tentang pikirannya yang kacau. Pikiran yang kacau ini tidak disebabkan oleh orang lain, namun berasal dari dalam diri penulis sendiri. Penulis merasa perfeksionis sehingga sering mengulang sesuatu agar terkesan sempurna. Apabila sesuatu tersebut masih belum terkesan sempurna, maka pikirannya akan semakin terbebani oleh hal yang bahkan sangat sederhana tersebut. Selain dari diri sendiri, penyebab lainnya juga berdampak terhadap keresahan ini seperti trauma yang mendalam pasca kecelakaan. Hal ini menimbulkan bangkitnya rasa ketidakpercayaan terhadap orang lain ketika sedang mengendarai kendaraan. Ditambah dengan kebingungan tentang masa depan yang semakin mendekat yang membuat pikiran penulis semakin kacau. Proses dari pembuatan komposisi ini berhubungan erat dengan pengembangan ide musikal. Penulis menggunakan konsep musik minimalis, yang dimana memilikki satu pola benang merah dengan jumlah 3 bar yang memilikki banyak repetisi. Pola tersebut akan dimodifikasi sesuai dengan kebutuhan per bagian. Bagian pertama yang memperkenalkan pola benang merahnya secara berulang dan modifikasi pola yang diperlukan pada setiap bagian. Bagian dua menggunakan konsep aleatorik, yaitu musik yang tidak pasti. Seperti dadu ketika dikocok lalu kita akan memainkan frasa yang sesuai dengan hasil kocokan dadu tersebut. Bagian tiga yang merupakan antiklimaks dan resolusi dimana dijelaskan dalam bentuk musik bagaimana keresahan ini dapat teratasi. Karya ini diciptakan menggunakan metode Alma Hawkins, dimana metode ini terdapat eksplorasi, improvisasi, dan pembentukan. Hasil dari karya ini adalah karya musik minimalis yang menggunakan banyak modifikasi seiring berjalannya waktu dan masalah.
Proses Penciptaan Dan Bentuk Karya Musik Ilu Ni Tao Simarmata, Natalius; Irawan, Ricky
MELODIOUS : JOURNAL OF MUSIC Vol 4 No 1 (2025): Melodious : Journal of Music
Publisher : UPT Pusat Penerbitan LP2MPP ISI Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59997/melodious.v4i1.5120

Abstract

ILU NI TAO merupakan sebuah karya komposisi musik hybrid yang terinspirasi dari keresahan penulis atas fenomena kerusakan alam di danau Toba yang diakibatkan oleh ulah manusia. Proses penciptaan karya ILU NI TAO menggunakan metode Panca Sthiti Ngawi Sani yang terdiri dari 5 tahapan yaitu: Ngawirasa (Inspirasi), Ngawacak (Eksplorasi), Ngarencana (Konsepsi), Ngewangun (Eksekusi), Ngebah (Produksi). Karya ini terbagi menjadi 3 bagian yaitu: bagian I Pamungka, bagian II Hasegaon, dan bagian III Arsak. Pola permainan karya ini terinspirasi dari permainan ansambel gondang hasapi dan andung-andung. Alat musik yang digunakan adalah alat musik modern yaitu: bass elektrik, piano, drum, violin, cello, contrabass, dan grandcassa, dan dipadukan dengan alat musik tradisional Batak Toba yaitu: taganing, sulim, dan hasapi. Pada karya ini terdapat teknik permainan yang dikembangkan dalam permainan bass elektrik dengan cara dipukul.
Melihat Ulang Kontribusi Pendidikan Seni Bagi Kehidupan Anak (Survei Laporan Kaori Iwai ‘The Contribution of Arts Education to Children’s Live’) Irawan, Ricky; Kuswanto, Anggil Viyantini
Al-Athfaal: Jurnal Ilmiah Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 3 No. 2 (2020): Al-Athfaal: Jurnal Ilmiah Pendidikan Anak Usia Dini
Publisher : Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24042/ajipaud.v3i2.7513

Abstract

Dipresentasikan pada konferensi UNESCO untuk regional Eropa, Kanada dan Amerika Serikat di tahun 2003, makalah Kaori Iwai yang berjudul „The Contribution of Arts Education to Children’s Live“ merangkum berbagai landasan rasional arti penting pendidikan seni bagi kehidupan anak. Makalah yang merupakan laporan penelitan di bawah proyek internasional untuk mempromosikan pendidikan seni di lingkungan sekolah ini, memperlihatkan sisi lain konstribusi seni bagi anak-anak di luar stereotype, yakni seni sebagai media pengembangan estetis dan keterampilan seni  semata. Menggunakan metode studi literatur, tulisan ini hendak mendiskusikan berbagai kontribusi seni yang ditunjukan Iwai dalam laporan penelitiannya tersebut, sekaligus momotret konteks dunia pendidikan yang melatarbelakangi penelitian Iwai tersebut. Meski laporan tersebut telah berselang 17 tahun, artikel diharapkan dapat menjadi sumber ide, landasan konseptual bagi stakeholder dan elemen-elemen dalam dunia pendidikan dalam menyusun arah, metode dan strategi penerapan seni di lingkungan sekolah.
Capturing Resonance: Mapping Regional Music Research of Lampung for Culture-Based Educational Policy Irawan, Ricky; Hidayatullah, Riyan
JASSP Vol. 2 No. 2 (2022)
Publisher : LPPM Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jassp.v2i2.64

Abstract

Music research in Lampung is expanding in a variety of ways. The abundance of local music data promotes basic notions regarding music research to be developed further. This page looks into research literature sources focusing on Lampung music and cultural research. Journal library sources and conference presentations are employed to develop research proposals carried out. The goal is to map out music research concerning cultural promotion and education strategies based on Lampung culture. Mapping regional music is a preliminary study used to select the next level of research. The literature study revealed several opportunities for regional music research, both within the frameworks of music education, musicology and ethnomusicology. Music research is a broad area that can be tackled from various perspectives. The more significant the impact on music literacy in Lampung, the broader academics' perspective identifies potential music study themes. Lampung is home to many social and musical phenomena that have yet to be thoroughly investigated.