Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Reinforcement positif : Teknik untuk Meningkatkan Academic Engagement Siswa pada Pandemi Covid-19 Permata Sari; Ferisa Prasetyaning Utami; Agung Prasetyo; Ilham Khairi Siregar; Ryan Hidayat Rafiola
Bulletin of Counseling and Psychotherapy Vol. 4 No. 3 (2022): Bulletin of Counseling and Psychotherapy
Publisher : Kuras Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51214/bocp.v4i3.307

Abstract

Academic engagement is important for the smooth learning process. However, in fact the involvement of students in the learning process is minimal. This study aims to determine the effectiveness of positive reinforcement to increase student academic engagement. This study is a single case experimental design, with an A-B-A design research involving one student at Global Madani Junior High School who has low academic engagement. The instrument used in this intervention is an academic engagement rating scale based on the research of Schreiner & Louis. Analysis of the data used is statistical analysis and clinical analysis. The results showed a significant increase in academic engagement through positive reinforcement on scores at baseline A1, intervention, and baseline A2. Teachers and counselors can use various kinds of positive reinforcement to make students actively involved in the learning process.
Membangun Desa Wisata Arum Jeram Berkelanjutan: Optimalisasi Potensi dan Pemberdayaan Masyarakat di Desa Poduwoma, Gorontalo Suprianto Kadir; Agung Prasetyo; Moh. Rivai Nakoe; I Kadek Suardika; Abdul Karim Hulopi Karim Hulopi; Moh. Alwy L. Gaib
ABDI: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 7 No 4 (2025): Abdi: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat
Publisher : Labor Jurusan Sosiologi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/abdi.v7i4.1744

Abstract

Desa Poduwoma, Gorontalo, memiliki potensi arum jeram yang strategis namun belum berkembang akibat keterbatasan infrastruktur, sumber daya manusia, dan kelembagaan. Program pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memberdayakan komunitas lokal dalam mengelola potensi tersebut secara berkelanjutan. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan partisipatif, yang meliputi (1) identifikasi dan pemetaan potensi bersama masyarakat, (2) pelatihan intensif bagi calon pemandu wisata dan manajemen keselamatan, (3) pembangunan infrastruktur pendukung berupa jalur akses sepanjang 1 km dan pos informasi, serta (4) pendirian dan penguatan Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) yang dilatih dalam administrasi dan pemasaran digital. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan kapasitas 15 pemandu bersertifikat, kelembagaan Pokdarwis yang aktif, dan tersedianya fasilitas dasar. Dampak nyata terlihat dari peningkatan kunjungan wisatawan sebesar 40% dalam triwulan pertama operasi, yang langsung berkontribusi pada peningkatan pendapatan keluarga. Program ini menyimpulkan bahwa transformasi potensi alam menjadi produk wisata yang kompetitif memerlukan intervensi holistik yang memadukan peningkatan kapasitas SDM, penyediaan infrastruktur minimal, dan penguatan kelembagaan berbasis komunitas. Keberlanjutan program dijamin melalui komitmen pemerintah desa dan kabupaten dalam integrasi program serta dukungan regulasi.