Mochamad Achyarsyah
Politeknik Manufaktur Bandung

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Mindset kewirausahaan, kapabilitas organisasi usaha mikro dan pelatihan kewirausahaan terhadap strategi inovasi Meriza Hendri; Heny Hendrayati; Mochamad Achyarsyah; Suryana Suryana
JPPI (Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia) Vol 9, No 1 (2023): JPPI (Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia)
Publisher : Indonesian Institute for Counseling, Education and Theraphy (IICET)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29210/020232224

Abstract

Perkembangan kewirausahaan yang pesat telah mendorong pemerintah Indonesia untuk mengembangkan kewirausahaan dan berkomitmen meningkatkan daya saing sehingga wirausaha bisa mengembangkan bisnis dari skala mikro, kecil, menengah dan besar terutama di Jawa Barat. Para wirausahawan baru di Jawa Barat diketahui memiliki kinerja usaha yang kurang optimal meskipun telah mengikuti pelatihan kewirausahaan. Wirausahawan di Jawa Barat juga menunjukkan keterbatasan mindset dan kapabilitas usaha yang rendah. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui hubungan antara mindset kewirausahaan, kapabilitas organisasi, dan pelatihan kewirausahaan terhadap strategi inovasi. Penelitian ini berfokus kepada wirausahawan baru di Jawa Barat yang berbisnis makanan dan minuman dan telah mendapatkan pelatihan dari Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah Jawa Barat melalui program UMKM Juara yang berjumlah 1.149 orang. Sample yang diambil secara proportionate stratified sampling berjumlah 203 responden. Analisis data dilakukan dengan Structural Equation (SEM) menggunakan program AMOS 16.0. Hasil penelitian menunjukan bahwa variabel mindset kewirausahaan, kapabilitas organisasi, dan pelatihan kewirausahaan memiliki pengaruh positif secara parsial maupun simultan terhadap strategi inovasi. Maka dengan diadakannya penelitian ini bisa mendorong pengusaha untuk memiliki pola pikir kewirausahaan, dengan meningkatkan kapabilitas, dan mengoptimalkan pelatihan kewirausahaan sehingga strategi inovasi dalam kewirausahaan bisa berjalan dengan optimal.
Millennial Workers in Ride-Hailing Start-Ups: Preferences, Work-Life Balance, and Retention Raisa Hillia Aini Syifa; Ari Arisman; Heny Hendrayati; Mochamad Achyarsyah; Herdiyanti Herdiyanti; Mahardi Mahardi; Krisztina Taralik; Hayatuk Safrah Salleh
Image : Jurnal Riset Manajemen Vol. 13 No. 1 (2025): November 2024 - April 2025
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/18qn0322

Abstract

Millennial workers, as the majority of the workforce in Indonesia, possess unique characteristics such as quick adaptation to technology, a preference for work flexibility, and a high need for work- life balance. However, they also have weaknesses, such as high mobility, dependency on technology, and vulnerability to stress due to high expectations. This study aims to analyze the characteristics of millennial workers in start-up companies, particularly in the ride-hailing sector. A survey method was employed, involving 404 respondents from Go-Jek, Grab, and Maxim. The data were analyzed descriptively to describe demographics, educational levels, tenure, and work preferences. The results show that millennial workers prioritize flexibility, innovation, and technology but tend to have short tenures. These findings provide recommendations for companies to adopt management strategies based on technology, flexibility, and approaches that support employee engagement to enhance retention and productivity.