Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Aplikasi SIG Sebagai Media dalam Mengkonstruksi Spatial Thinking Siswa I Gede Made Yudi Antara; I Gede Putu Eka Suryana; Wayan Eka Paramartha
Jurnal Bimbingan dan Konseling Indonesia Vol 7 No 3 (2022): Jurnal Bimbingan dan Konseling Indonesia
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jurnal_bk.v7i3.1838

Abstract

Dalam kaitannya dengan ruang, peta merupakan representasi ruang di permukaan bumi baik dua maupun tiga dimensi yang memuat simbol-simbol geografis lainnya. Peta disajikan dalam bentuk peta konvensional hingga peta digital yang tampil di layar komputer. Dengan menggunakan teknologi SIG memungkinkan untuk mengelola data kemudian diolah menjadi sebuah peta digital yang mampu menyimpan lebih banyak informasi geografis sehingga analisis ruang dilakukan dengan lebih kompleks. Pengenalan sistem informasi geografis dalam pembelajaran masih pada tahap teori dan siswa tidak mengenal langsung jenis aplikasi yang digunakan dalam sistem informasi geografis. Tujuan dari tulisan ini adalah memberikan gambaran pentingnya pengenalan aplikasi/software SIG bagi siswa untuk membantu dalam membangun cara berpikir keruangan (spatial thinking). Metode yang digunakan adalah dengan mengkaji atau melakukan interpretasi bahan tertulis berdasarkan konteksnya. Bahan tersebut bisa berupa catatan yang terpublikasikan, buku teks, artikel, dan sejenisnya sehingga menghasilkan gagasan mengenai pentingnya pengenalan aplikasi sistem informasi geografis dalam mengkonstruksi cara berpikir keruangan siswa.
The Impact of El Nino on Rainfall Variability in Buleleng Regency (Case Study: Period 1995-2004) Made Dwipayana; I Gede Putu Eka Suryana; I Gede Yudi Wisnawa
Tunas Geografi Vol 12, No 1 (2023): JURNAL TUNAS GEOGRAFI
Publisher : Department of Geography Education, Faculty of Social Sciences, Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/tgeo.v12i1.46586

Abstract

The climate in Indonesia usually runs yearly; there are times when a decrease in rainfall results in drought, and at other times, the rainfall increases resulting in flooding. One of the causes of changes in precipitation in Indonesia, including in most parts of the world, is ENSO (El Nino-Southern Oscillation), often called El Nino. This study aimed to determine the relationship between ENSO index data (SST Nino 3.4 anomaly) and monthly rainfall data in Buleleng Regency. This study uses secondary data, namely monthly rainfall data at 16 rain posts in Buleleng Regency and ENSO Index data from BMKG Region III Denpasar. Data were collected through observation, document recording and analyzed using statistical correlation methods. Furthermore, the results are processed spatially, namely by the Isohyet method. The research results show that the impact of El Nino on rainfall in Buleleng varies spatially and depends on the intensity of El Nino. In June-July-August (JJA/dry season) and September-October-November (SON/transition season), the impact of El Nino on rainfall variability in Buleleng Regency is more significant than other months, strong El Nino causes a decrease in rainfall in the majority of the Buleleng region with the characteristic of Below Normal rain (30% decrease in precipitation from the average), El Nino of weak - moderate intensity causes a reduction in rainfall in a small part of the Buleleng area with the dominant rain characteristic of Below Normal.Keywords: El Nino, Precipitation Variability, and Correlation Index.
Dampak Sosial Budaya Perubahan Tutupan Lahan terhadap Eksistensi Masyarakat Agraris di Desa Kerobokan Oscar Ibrena Sinuhaji; I Gede Budiarta; I Gede Putu Eka Suryana
Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial, Hukum & Politik Vol 4 No 4 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/alz.v4i4.7520

Abstract

Perubahan tutupan lahan tidak sekadar merombak bentang fisik kewilayahan, melainkan turut membawa implikasi mendalam terhadap tatanan sosial, ekonomi, dan budaya masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara mendalam dampak sosial kultural dari dinamika perubahan tutupan lahan yang terjadi di Desa Kerobokan, Kecamatan Sawan, Kabupaten Buleleng pada rentang periode tahun 2020 hingga 2025. Pendekatan yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif, di mana data keruangan hasil analisis tumpang susun (overlay) Sistem Informasi Geografis (SIG) diposisikan sebagai instrumen empiris dasar untuk menelusuri realitas sosial masyarakat melalui tahapan reduksi data dari hasil wawancara mendalam dan observasi lapangan. Hasil analisis spasial membuktikan terjadinya perubahan tutupan lahan yang sangat masif, ditandai dengan bergesernya 15,00 hektar kawasan lahan pertanian menjadi lahan terbangun. Konversi fisik tersebut secara langsung memicu transformasi struktural di masyarakat, yakni bergesernya orientasi mata pencaharian menuju sektor non-pertanian dan menurunnya minat generasi muda terhadap profesi agraris. Secara kultural, hilangnya basis material berupa hamparan sawah berdampak pada degradasi sistem nilai komunal masyarakat. Hal ini terwujud dalam memudarnya tradisi gotong royong yang kini tergantikan oleh sistem kerja upah yang individualis, serta melemahnya eksistensi dan fungsi sosial kelembagaan adat pengatur tata air (Subak). Kesimpulan dari penelitian ini menegaskan bahwa perubahan tutupan lahan berimplikasi serius terhadap tergerusnya identitas kebudayaan dan terdesaknya tatanan sosial masyarakat pedesaan akibat masifnya arus modernisasi ruang.
Efektivitas Model Pembelajaran Case Based Learning Berbantuan Google Earth terhadap Hasil Belajar Geografi Siswa SMA Ida Bagus Gede Sanjaya Putra Wanashara; I Putu Sriartha; I Gede Putu Eka Suryana
DIAJAR: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 5 No. 3 (2026): Juli 2026
Publisher : Yayasan Pendidikan Penelitian Pengabdian Algero

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54259/diajar.v5i3.7774

Abstract

This study aims to analyze the effectiveness of the Case Based Learning (CBL) model assisted by Google Earth on students’ geography learning outcomes at SMA Negeri 2 Singaraja. This study employed a quantitative approach with a quasi-experimental design using a non-equivalent control group design. The research sample consisted of class X7 as the experimental class and class X10 as the control class, which were determined after an equivalence test and selected through random sampling. Data were collected through observation, learning outcome tests, and student response questionnaires. The test and questionnaire instruments were validated and tested for reliability before use. Data were analyzed using normalized gain scores, the Wilcoxon Signed Rank Test, the Mann-Whitney U Test, and Likert-scale questionnaire analysis. The results showed that the experimental class experienced a higher improvement in learning outcomes than the control class, with an N-Gain score of 44.10 in the experimental class and 5.04 in the control class. The Wilcoxon test indicated a significant difference between pretest and posttest scores in the experimental class, while the control class showed no significant difference. The Mann-Whitney test also showed a significant difference in learning outcome improvement between the two classes. In addition, students’ responses to the learning model were categorized as very good, with a percentage of 93.58%. Therefore, the Google Earth-assisted CBL model is moderately effective in improving students’ geography learning outcomes and can be used as an alternative innovative learning model for the topic of lithosphere dynamics.